
Ting!
[Sistem telah diperbarui!]
Seketika Aileena yang melihat notifikasi dari sistem pun menghentikan tangisannya.
(Informasi pengguna)
Nama: Aileena
Operator Dipegang Oleh : Dewi Lyra
Mendapatkan Sistem : PERTANIAN
Julukan: Gadis petani master
Level: 75
Exp: 61.600
Poin: 1.590
Skill:
[Kekuatan fisik level 80]
[Tangan pertumbuhan level 60]
[Penunggang kuda level 70]
[Kecepatan level 65]
[Apoteker level 10
[Ahli pedang level 100]
"Baiklah sepertinya orang-orang yang terkena dampak penyakit, kalian bisa bawah ketempat ku, ada para dokter disana yang akan membantu mengerti!? Kami harus segera kembali, jaga diri kalian." Ucap Ciro semua orang mengantar mereka sampai gerbang desa tersebut.
Sebelum hari benar-benar gelap mereka pun sampai dengan selamat tanpa hambatan, tetapi keadaan berubah drastis sekarang. Kediaman tiba-tiba saja sunyi banyak orang tetapi mereka seperti bisu tak berbicara.
"Ada apa ini? Mengapa kalian diam saja?" Tanya Ciro kepada salah satu pengawal yang menjaga kediaman. Tak ada satuan dari mereka, mereka hanya menunduk hormat lalu Aileena mengerutkan keningnya.
"Seperti kita harus kedalam." Ucap Aileena, Ciro menganggukan kepalanya lalu paes rombongan yang datang diberikan pengobatan, akhirnya bantuan dari kaisar datang tepat waktu.
Sesampainya mereka didepan pintu ruang kerja sang ayah, Ciro mengetuk pintu lalu Nova, Bion serta Duchess sendiri berada disana dengan wajah serius mereka.
"Nova, ada apa sebenar-" Ucap Aileena ia penasaran sehingga ia pun berbisik kepada Nova tetapi Nova sontak langsung menutup mulutnya dan menyuruhnya tak bersuara kali ini.
Ciro berjalan mendekati Duchess, seketika Duchess menangis melihat putranya datang lalu memeluknya, saat itu Ciro kebingungan apa yang terjadi disini. "Mengapa Duchess menangis? Lalu dimana tuan Duke? Bukanya seharusnya dia ada disini?" Tanya Ciro tetapi sang ibu hanya menangis dalam pelukan putranya itu.
__ADS_1
"Maaf kami akan keluar Ciro, ayo Nova sekalian bawa temanmu." Ucap Bion yang baru saja pulih da masih tahapan penyembuhan, saat itu ruangan hanya diisi oleh 2 orang saja.
Sunyi tak ada suara, hanya suara isak tangis yang menemani ruangan itu, sang Duchess pun terjatuh karena seluruh tubuh melemas, lalu Ciro dengan sigap menangkap Duchess dan duduk dikursi.
"Mengapa? Apa yang terjadi? Aku tidak mengerti?" Tanya Ciro. "Akan ibu ceritakan." Ucap Duchess Ciro terus menatapnya.
"Ada surat dari ayahnu, dan ini isi suaranya kau baca sendiri." Ucap Duchess, saat itu Ciro mengambil surat itu dan membacanya. Disaat itu juga kita akan kembali dimasa tuan Duke menulis surat itu.
Isi surat
Ini surat untukmu Ciro atau pun istriku yang kucintai. Kalian jangan terkejut jika tiba-tiba rombongan kekaisaran datang kekediaman karena itu adalah bantuan belas kasih kaisar untuk menyelamatkan wilayah kita.
Dan aku sangat berpesan untukmu Duchess, tolong berkati Ciro. Berikan dia julukan tuan Duke diwilayah kita. Karena aku sedang ada didalam penjara kekaisaran dan aku yang menggantikan hukuman Arthur sebelum Arthur ditemukan atau ditanggkap.
Lalu untukmu Ciro... Maafkan ayahmu yang bodoh ini, ayah terlalu berharap besar kepada kak Nur sehingga tidak menoleh kearahmu, dan memberikan kesempatan untuk menjadi penerus duke. Ayah harap kau bisa memimpin julukan Duke ini, wilayah ini apapun yang terjadi!
Ingatlah ayah tak bisa menobatkanmu menjadi Duke sekarang, tetapi ayah menyerahkannya kepada Duchess. Kuharap kau bisa membuat perubahan lebih wilayah ini. Ayah telah melepas julukan sebagai duke.
Sekarang kau resmi menjadi penerus wilayah ini... Ayah ingin melihat perubahan terhadap wilayah ini...
Salam dari mantan Duke Edward...
Lalu seketika Ciro membulatkan matanya, ia memegang erat kertas itu. "Tuan Duke didalam penjara!? Menggantikan posisi kak!?" Ucap Ciro, Duchess menganggukan kepalanya lalu menangis tak tega melihat suaminya dipenjara.
Grep!
"Kalau sedari awal kak tidak melakukan hal konyol untuk mendapat lahan Aileena! Tak mungkin akan seperti ini kejadiannya!" Ucap marah Ciro ia langsung melempar kertas itu ia sangat tak peduli dengan posisinya sekarang meskipun dia seorang duke ia sekarang dengan marah dengan kak nya itu.
"Sekarang waktunya anda minum obat tuan Bion.) " Ucap Nova dengan senyuman liciknya. "Argh! Tidak lagi!" Ucapnya dengan kesal, Nova memberikannya dan menatapnya seolah-olah seperti seorang monster menyeramkan.
"Jadi tuan Ciro menjadi tuan duke ya? Wah... Kan sudah kuduga dia akan menjadi penerus duke!" Ucap Aileena ia menatap jendela terlihat banyak sekali para kesatria ahli dibawah sana.
"Kau jangan senang dulu, sekarang kekaisaran, diambang maut! Banyak monster dimana-mana dan untungnya kaisar mempercayai vaksin buatanku, sehingga para dokter ahli dan para penyihir dari menara sihir ikut membantu membuat vaksin itu." Ucap Nova ia menujukan name tag dijas putihnya itu.
Aileena memutar bola matanya, jelas sekali name tag itu bertuliskan 'Master Apoteker' Nova tertawa melihat wajah temannya itu. Disaat pars kesatria bergilir terus untuk bertarung dengan monster itu disisi lain Aileena tak bisa tidur padahal besok adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu.
Tap-tap-tap...
"Ah... Sepertinya aku ingin berlatih meskipun tanpa melihat waktu." Ucap Aileena bergumam sendiri ia melihat lahan miliknya yang bertumbuh subur.
Ting! Ting!
(Misi sistem)
-Belanjakan poin ditoko poin [hadiah: 1.000 exp dan 1.000 poin]
-Belajar melakukan herbal dasar [hadiah: kenaikan level 2x lipat]
-Selalu berkata 'YA/SETUJU' satu hari penuh [hadiah: 500 exp dan 500 poin]
__ADS_1
[Berhasil anda kerjakan, hadiah akan dimasukan kedalam akun anda]
Aileena melihat layar itu dengan cepat seksama. "Akhirnya! Poin ku akan bertambah!" Teriak Aileena senang.
(Pemberitahuan Sistem)
[Hadiah telah ditambah kedalam akun]
+500 exp
+500 exp
+500 exp
+500 poin
+500 poin
+500 poin
+Kenaikan level 2x lipat!
[Level 75 menjadi level 80]
"Level 80! Aku tidak menyangka!" Ucap Aileena dalam hati.
(Misi sistem)
[Kerjakan misi tepat waktu!]
-Menjadi bagian kesatria kekaisaran [hadiah: 1.000 poin dan 500 poin]
-Mengalahkan 500 monster dalam 1 hari [hadiah: Obat stamina 2 botol dan obat pemulihan 1 botol]
-Meningkatkan level apoteker [hadiah 500 poin dan 500 exp]
Aileena seketika mengerutkan keningnya dan terkejut dengan misi kali ini. "Me-menjadi bagian kesatria!? Yang benar saja! Menjadi bagian kesatria kekaisaran! Apakah misi ini bodoh! Sistem laknat!!" Teriak Aileena ia tak mau berurusan lagi dengan kekaisaran justru dia malah terlilit misi gila ini.
"Kenapa aku harus menjadi kesatria!? Padahal aku tidak ingin bertemu dengan kaisar bodoh itu maupun dengan prince-prince lainya!! Argh! Gila!" Teiak Aileena ia menjerit ditengah malam.
(Pesan dari sistem obrolan)
Dewa Lennox: Tenang saja Aileena aku akan memberikan berkat untukmu. Asalkan kau ingin membantu dunia ini.
Dewi Alma: Aku tahu kau pasti merasa kesal padahal seharusnya kau mengurus bisnismu, tetapi kau terlibat dalam hal ini. Tetapi kami memohon kepadamu agar kau menerimanya tolong bantu dunia ini.
Dewi Lyra: Maaf aku jarang muncul Aileena, aku tahu kau pasti bisa melakukannya! Kau pasti bisa membantu kekaisaran ini... Aku pun akan memberkatimu Aileena. Kumohon bantu dunia ini agar tidak hancur, karena kami tahu kau berpotensi melakukannya.
Aileena: Mengapa? Padahal akhu hanya seorang gadis berumur 18 tahun!? Mengapa aku harus menjadi kesatria dan aku hanya seorang perempuan biasa!?
__ADS_1
Apakah Aileena akan menyetujuinya!? Bagaimana kisah selanjutnya? Terus ikuti cerita ini. Akhirnya author up lagi hahaha...