
Brak...
"Apa! Kau bertanding memperebutkan lahan ini dengan anak tuan duke Edward! Yang benar saja! Kau tahu kan apa yang terjadi jika tanah ini bisa direbut olehnya apalagi pendukungnya bukan main-main Aileena!" Teriak Nova ia terkejut ketika mendengar cerita Aileena, Aileena hanya tersenyum saja sedari tadi Nova mengomel.
"Aku tahu tapi tenang saja aku juga sudah mempuyai ide dan modal untuk membangun perusahaan!" Ucap Aileena dengan penuh semangat sedangkan Nova ketakutan jika Aileena tak bisa melakukannya.
Krek...
"Baiklah tetapi kalau kau punya ide diskusikan dulu kepadaku! Ok! Aku pergi dulu." Ucapnya yang sebenarnya sangat menghawatirkan Aileena.
(Informasi pengguna)
Nama: Aileena
Operator Dipegang Oleh : Dewi Lyra
Mendapatkan Sistem : PERTANIAN
Julukan: Gadis petani istimewa
Level: 36
Exp: 10.000
Skill: -Kekuatan fisik
-Tangan pertumbuhan
-Penunggang kuda handal
"Aku baru tahu kalau aku mendapatkan skil baru. Aku ingin meminta bantuan kepada dewa Lennox." Gumam Aileena
(Sistem obrolan)
Aileena: Dewa Lennox apakah bisa ajarkan saya untuk melatih kekuatan fisik saya? Agar saya sedikit lebih kuat?
Dewa Lennox: (Senang) "Dengan senang hati! Tetapi sepertinya kita harus mengubah beberapa fitur-fitur sistem dirimu, tetapi kami akan segera mengubahnya nanti.
Aileena: Saya akan terus menunggu fitur barunya!
Dewa Lennox: Tidak perlu tunggu lihat sudah diperbarui cek saja di informasi pengguna.
Aileena: Baiklah!
Aileena segera membuka informasi pengguna dan membulatkan matanya.
(Informasi pengguna)
Nama: Aileena
Operator Dipegang Oleh : Dewi Lyra
Mendapatkan Sistem : PERTANIAN
Julukan: Gadis petani istimewa
Level: 36
Exp: 10.000
Poin: 35.000
Skill:
[Kekuatan fisik level 50]
__ADS_1
[Tangan pertumbuhan level 45]
[Penunggang kuda level 23]
"Wah jadi ada levelnya setiap kemampuan? Tetapi bukannya akan menyusahkanku saat melakukan misi dari sistem ya?" Gumam Aileena ia menekan tombol 'shop'.
(Toko sistem)
Tersedia dua pilihan
[Peralatan pertanian / Alat bantu skill]
[Alat bantu skill]
-Tombak level 30 (30.000 poin)
-Pedang level 45 (50.000 poin)
-Tongkat level 20 (30.000 poin)
-Bujur Panah level 46 (35.000 poin)
-Botol energi sihir 50% (30 poin)
-Obat pemilihan stamina (10 poin)
-Obat penyembuhan (10 poin)
(Nantikan skill lainnya)
[Peralatan Pertanian]
-Pakaian gadis petani (10 poin)
-Alat produksi
(Nantikan alat-alat lainnya)
"Jadi tambah banyak, aku ingin sekali punyaku pedang tetapi level mereka tidak sampai full?" aileena berfikir sejenak lalu ia pun segera bertanya dengan Lennox.
(Sstem obrolan)
Aileena: Dewa Lennox, mengapa setiap pedang mempuyai level tertentu?
Dewa Lennox: Iya karena senjata hanya alat bantu, semua kemungkinan agar bisa 100% adalah tergantung penggunanya sendiri, jika mereka harus benar-benar menguasai skill yang mereka punya, memperkuatnya agar lebih stabil lagi.
Aileena: Jadi ini semua tergantung penggunanya sendiri alat bantu hanya memberikan sebagian levelnya ya? Saya mengerti! (Senang)
Dewa Lennox: Syukurlah kau mengerti.
Aileena: Tetapi bagaimana dengan misi sistem?
Dewa Lennox: Kami akan membuat misi agar penggunanya juga bisa meningkatkan level skill mereka sehingga mereka cenderung untuk bisa semangat menaikan level skill, dan hadiahnya masih tetap sama setiap misi kami akan berikan bonus skill dilevel tertentu.
Aileena: Tetapi dimana dewi Lyra dan Alma? Saya tidak melihat mereka?
Dewa Lennox: Mereka sedang keruangan senior, biasa mereka melakukan hal aneh lagi kali ini. Jadi aku akan memberi tahu skill yang harus kau punya, ku harap kau bisa melakukannya Aileena.
Aileena: Baik! Saya akan berlatih setiap subuh! Tapi anda harus menjadi guru saya ok! (Semangat)
Dewa Lennox: Bagus!
(Pemberitahuan Sistem)
[Dewa Lennox memberikan anda hadiah skill 'Kecepatan' level dimulai saat latihan]
__ADS_1
"Kecepatan!? Jadi senjata apa yang cocok dengan kecepatan?" Gumam Aileena ia melihat toko alat bantu skill, Aileena seketika terlena dengan pedang.
"Pedang!" Ucap Aileena ia tersenyum lalu seketika matanya membulat. "Tapi harga poinnya tidak cuku dengan poinnya! Tidak!" Teriak histeris Aileena.
(Pesan dari sistem obrolan)
Dewa Lennox: Sepertinya kau ingin sekali pedang ya Aileena? Padahal tidak ada seorang gadis yang ingin memegang pedang?
Aileena: Karena saya pernah bermain pedang kayu waktu dimasa lalu saya, tapi itu terbuat dari kayu. (Cemberut)
Dewa Lennox: Apakah kau berfikir Aileena?
Aileena: Tentu! Kenapa saya tidak buat pedang dari kayu saja!? Lalu saya berusaha mengumpulkan poin untuk membeli pedang yang asli! (Senang)
Aileena: Terima kasih Dewa Lennox. (Tersenyum)
Beberapa hari kemudian Arthur terlihat batang hidungnya lagi kali ini dia sepertinya akan serius dengan tantangan yang diberikan oleh Aileena. Sedangkan Aileena tengah memetik kentang, ubi dan bawang dari pagi-pagi sekali.
"Astaga lihat wajahmu, kau terlihat sepertinya kelelahan ya? Bagaimana nanti kau bisa merencanakan produk? Hahahaha." Ucap tawa Arthur, Aileena hanya berjalan kedalam lumbungnya saja.
Ternyata banyak sekali kentang, ubi dan bawang merah serta putih yang ia tanam sehingga sebagian besar lumbung terlihat cukup banyak. "Kau menanam tanaman umbi-umbian ya, cukup bagus karena mereka tidak terlalu membutuhkan perhatian lebih, jadi kau sudah membuat rencana dengan semua umbi-umbian ini?" Tanya Nova yang juga pergi kelumbung.
"Aku sudah membuat rancangan tadi malam, aku ingin mengolah sebuah makanan hahahaha, nanti siang aku akan siap-siap pergi ketempat pabrikku." Ucap Aileena sombongnya seketika Nova yang mendengarnta pun terkejut.
"Apa pa-pabrik? Sejak kapan kau membeli pabrik!?" Teriak Nova ia barusan mimpi apa semalam. Kenapa ia bisa tinggal dengan gadis aneh dan jenius ini.
"Barusan hahahaha tenang saja aku sudah membuat rancangan, aku juga sekali ingin meminta para pedagang sayur untuk membeli sayur-sayuranku, aku akan merekrut orang yang mempuyai kemampuan kepemimpinan bagus agar bisa menjadi tangan kananku nanti." Ucap Aileena dengan gampangnya.
Memang gampang bagi Aileena tetapi itu sedikit merepotkan dengan Nova. "Kau sangat gila? Astaga aku saja belum membuat obat vaksinnya, astaga masih dalam tahap pengembangan, belum pengujian." Teriak Nova.
"Baiklah sebaiknya aku pergi dulu!" Teriak Aileena dengan semangat tak lelah, padahal dia sudah mengangkat semua hasil panen kedalam lumbung tetapi ia tidak merasa kelelahan. "Astaga kau memang tidak kelelahan? Kau kau sudah bekerja cukup banyak dari subuh loh?" Teriak Nova yang sedikit khawatir juga, tetapi Aileena menggelengkan kepalanya.
(Misi Sistem)
-Menangkat benda berat [hadiah: 2.000 exp dan 35.000 poin]
-Meningkatkan level skill [hadiah: 3.000 exp dan 20.000 poin]
-Menjual sebagian hasil panen [hadiah: 3.000 exp dan 2.000 poin]
(Informasi pengguna)
Nama: Aileena
Operator Dipegang Oleh : Dewi Lyra
Mendapatkan Sistem : PERTANIAN
Julukan: Gadis petani istimewa
Level: 41
Exp: 55.000
Poin: 40.000
Skill:
[Kekuatan fisik level 56]
[Tangan pertumbuhan level 45]
[Penunggang kuda level 32]
[Kecepatan level 20]
__ADS_1
"Jadi bagaimana? Apakah kau mendengar pembicaraan mereka dilumbung itu?" Tanya Arthur kepada seorang penyihir yang sangat ahli dari menara sihir. "Saya mendengarnya tuan, tetapi anda harus tepati janji anda membayarnya?" Ucap penyihir itu.