GAIRAH TERLARANG

GAIRAH TERLARANG
KENYATAAN PAHIT


__ADS_3

"Aaaaa!!!" teriak Aurel ketika dirinya mengetahui kalau dia telah kehilangan anak yang ada di kandungannya.


"Tenanglah." pinta Rani.


"Tidak! tidak!!!" teriak Aurel kembali.


PLAKKK...


Satu tamparan keras mendarat di pipi Aurel, Rani sengaja melakukan hal itu untuk membuat Aurel tenang.


Tak ada kata yang keluar dari mulut Aurelia, wanita itu hanya meneteskan air mata. sesaat kemudian salah satu tangannya nampak meraba wajahnya.


"Ada apa dengan wajahku?" tanya Aurel yang wajahnya diperban.


"Wajahmu rusak akibat kena tebing batu saat kamu di dorong oleh pria itu." jawab Rani.


Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah yang sekarang di rasakan oleh Aurel.


"Teganya mas Irawan melakukan hal itu padaku!" seru Aurel.


Rani dan Lisa nampak terdiam, tatapan matanya tidak mampu mengatakan apapun. Rani berusaha untuk memperingatkan wanita muda tersebut, namun sayangnya dia telah buta dengan cinta palsu Irawan.


"Ada apa?" tanya Rani.


"Kenapa aku ada di sini?" tanya Aurel.


"Wanita ini telah menyelamatkan dirimu, dia tidak tega melihatmu terus di permainkan oleh Irawan. bahkan pria itu ternyata memiliki pemikiran untuk membunuhmu." Lisa yang berbicara panjang lebar.


"Aku tidak pernah menyangka kalau dia akan melakukan hal ini, mas Irawan berusaha untuk membunuhku." ucap Aurel sembari menangis.


"Dia jahat, mas Irawan jahat." ucap Aurel.


"Dia jahat bukan hanya padamu, bahkan dua berulang kali berusaha untuk membunuhku." jawab Rani.


Aurel benar-benar tidak percaya kalau pria itu mempunyai pikiran untuk membunuh Isterinya sendiri. bahkan Rani juga menceritakan mengenai kehidupannya.


"Aku akan membantumu untuk membalas dendam kepada pria itu." ucap Rani.


"Kenapa kamu harus membantuku?" tanya Aurel sembari menatap wajah Rani.


"Karena kita sama-sama wanita yang sudah di khianati oleh pria itu, kita berdua sama-sama hampir kehilangan nyawa." jawab Rani.


Dendam di hati Aurel begitu besar, cita-citanya untuk menjadi seorang ibu telah kandas akibat ulah Irawan.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menerima pertolonganmu." Aurel yang sudah bertekad untuk membalas dendam kepada Irawan.


Di tempat lain terlihat Irawan sedang bersama dengan Tania, pria itu sedang bersenang-senang dengan Tania.


"Hufff...," helaan nafas Irawan.


"Ada apa?" tanya Tania.


"Kenapa mayat wanita itu belum ketemu juga." Irawan yang penasaran karena belum mendapatkan kepastian mengenai kematian Aurel.


"Mungkin mayatnya sudah di makan hewan laut." jawab Tania.


"Hufff..., aku benar-benar kesal dengan wanita itu." Irawan mulai mengingat Aurel.


"Sudahlah, ini sudah beberapa bulan, pastinya mayatnya sudah jadi makanan ikan." jawab Tania.


Kehidupan Aurel perlahan-lahan harus berubah, wanita itu memutuskan untuk membalas dendam kepada Irawan. Rani meminta Aurel untuk melakukan operasi plastik karena wajah Aurel sudah rusak.


"Kamu harus membalas dendam kepada pria itu." ucap Rani.


"Iya, aku pasti akan membunuh pria itu." jawab Aurel.


Waktu mulai berjalan, terlihat Aurel harus menyembuhkan dirinya dari rasa sakit dan trauma. dari hari ke hari Rani membantu Aurel untuk belajar mengurus bisnis bersama dengan Lisa.


Waktu mulai berjalan, Aurel mendapatkan kekokohan hati yang begitu luar biasa. hatinya seolah membantu dengan kata yang selalu beraromakan cinta, wanita itu akan selalu membenci pria yang bernama Irawan karena itu Aurel tidak akan pernah menghentikan semua kebenciannya tersebut.


TIGA TAHUN KEMUDIAN


Waktu mulai berjalan, 3 tahun telah berlalu. Aurel kini sudah berusia 25 tahun Wanita itu sudah memiliki seorang suami, Rani memperkenalkan salah satu teman bisnisnya kepada Aurel. wanita itu menceritakan mengenai siapa Aurel wanita yang sudah dibodohi oleh seorang pria yang begitu dia cintai.


Kondisi Rani dari hari ke hari semakin memburuk, kedua putranya selalu menemani Rani di Korea. sedangkan Irawan sendiri jarang sekali memperhatikan kondisi sang istri.


"Wanita itu sekarang menjadi wanita yang sangat berbeda, dia akan selalu mempermainkan semua pria. dia akan membuat para pria itu bertekuk lutut kepadanya." ucap Rani.


"Tentu saja, Bahkan konglomerat seperti Saga Husein Kemal saja bertekuk latut padanya. pria itu adalah pria yang begitu sulit ditaklukkan, dalam satu tahun Aurel sudah membuat pria itu menjadi pria yang begitu tergila-gila padanya. Bahkan dia menikahi Aurel dengan semua kemeriahan yang tidak bisa kita perkirakan." jawab Lisa.


"Dari hari ke hari kesehatanku semakin menurun, Aku tidak ingin pria itu menyingkirkan kedua anakku untuk menguasai seluruh hartaku." ucap Rani.


"Kamu tidak boleh seperti ini, kamu harus sembuh. kamu jangan menyerah, kamu membuat Aurel menjadi wanita tangguh tapi dirimu sendiri saja menyerah dengan kondisimu." jawab Lisa.


"Bagaimana aku tidak menyerah, pria itu memberiku racun yang tidak pernah aku ketahui. selama 10 tahun dia membuatku seperti wanita bodoh." jawab Rani.


"Karena itu kamu tidak boleh menyerah kamu harus memperjuangkan kehidupan ini, Apa kamu tidak ingin melihat putramu menjadi pria luar biasa?" tanya Lisa yang membuat Rani tersenyum.

__ADS_1


"Aku akan menitipkan kedua anakku itu padamu dan Aurel, aku yakin kalian berdua akan menjaganya." jawab Rani.


"Aku sudah membicarakan hal ini kepada suamiku, Kami mempunyai keinginan untuk mengadopsi kedua putramu." ucap Lisa.


"Aku akan senang jika kamu melakukan hal itu, Aku tidak tahu kapan ajal menjemputku." jawab Rani.


Tak berselang lama terlihat Aurel datang ke rumah sakit dengan membawa beberapa bingkisan buah dan bunga beserta membawa dua putra Rani.


"Sudah Kakak bilang kan kalian Jangan melakukan hal itu, masa kalian ini selalu saja membuat Kak Aurel pusing mencari kalian." Aurel yang terlihat marah kepada anak kembar dari Rani.


"Dias, Dicky. apa yang kalian lakukan sama Kak Aurel?" tanya Rani yang melihat kedua putranya datang bersama Aurel.


"Ini lho Mbak, kedua putramu ini..., masa mereka meminta diantarkan untuk membeli sepatu baru, saat mereka sudah berada di depan toko sepatu mereka tidak masuk mereka malah pergi ke toko elektronik." jawab Aurel.


Sebuah senyum ditunjukkan oleh Rani.


"Apa kamu tidak ada pekerjaan hingga kamu bisa kemari, Aurel?" tanya Rani.


"Suamiku sedang ada rapat di sekitar tempat ini, jadi dia memperbolehkan aku untuk ke sini sendiri." jawab Aurel.


"Tentu saja suami bucinmu itu benar-benar sungguh keterlaluan, dia tidak bisa melihat wanita lebih cantik darimu. apa di dunia ini masih ada banyak wanita cantik loh." cibir Lisa yang membuat Aurel nampak mencibir Lisa dengan semua kata-katanya itu.


"Wanita mana yang bisa menjauhkan pria itu dariku, ke toilet restoran saja aku dibuntuti apalagi ke tempat lain." jawab Aurel yang terlihat memakan buah apel yang tadi dia bawa.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


__ADS_2