GAIRAH TERLARANG

GAIRAH TERLARANG
AWAL KEHIDUPAN BARU


__ADS_3

BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN


"Mama!!!" teriak seorang bocah berusia 10 tahun.


"Kamu jahat!" seru bocah yang lain.


Sepuluh tahun setelah lahirnya keturunan dari Saga dan Aurel. kelahiran dari bocah kembar tiga yang begitu membuat Saga kebingungan.


- Salim Husein kemal.


- Malik Husein kemal


- Faruq Husein Kemal


tiga putra dari Saga dan Aurel, 3 anak kembar yang benar-benar membuat Saga dan Aurel dibuat kebingungan. 10 tahun sudah berlalu kehidupan Aurel begitu bahagia, wanita itu benar-benar mendapatkan anugerah yang begitu indah. walaupun Aurel menginginkan seorang putri namun apalah daya jika bayi tabung yang kedua itu tidak berhasil, Saga selalu meminta sang istri untuk selalu tegar apalah daya manusia berusaha jika Tuhan tidak menghendaki.


Akhirnya Aurel bisa menerima takdirnya, dia selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan tuhan kepadanya. setelah semuanya berakhir Masa lalu yang kelam itupun telah sirna. Aurel dan Saga kini tidak tinggal di Indonesia, mereka berpindah ke salah satu tempat yang ada di Britania raya, Hiruk pikuk kota London yang begitu melelahkan, tiga bocah berusia 10 tahun itu benar-benar membuat gempar seluruh isi rumah Aurel dan Saga. sepasang suami isteri itu hanya bisa memijit kepalanya, wanita itu selalu dibuat pusing oleh tiga anak kembarnya.


"Kalian bisa diam tidak, Mama kan sudah bilang kalau jangan terus berteriak. kepala mama pusing Mama mau istirahat sebentar." pinta Aurel.


"Mama, kenapa Mama sesantai ini? Apakah mama tidak mendengar mengenai rumor tentang Papa?" tanya Salim kepada mamanya.


"Maksud kamu apa, Salim? kepala Mama sudah pusing jangan dibuat tambah pusing." jawab Aurel yang membuat Salim tersenyum.


"Mama tidak membaca informasi yang ada di salah satu media sosial ya?" tanya Salim yang membuat Aurel seketika terduduk dengan benar. padahal tadi dia merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu.


"Memangnya ada apa?" tanya Aurel.


"Apa Mama tidak tahu, kalau papa sekarang itu sedang bekerjasama dengan salah satu pengusaha wanita yang sangat cantik." jawab Salim.


"Lalu?" tanya Aurel.


"Apa Mama tidak takut kalau papa tertarik sama wanita itu?" tanya Faruq.


"Kalian berdua ini memang api menyala yang ada di dekat minyak." ucap Malik.

__ADS_1


"Maksudmu?" tanya Salim.


"Tentu saja, karena kalian itu bahan bakar yang membakar." jawab Malik.


Perdebatan yang selalu didengar oleh Aurel dari ketiga anak kembarnya membuat suasana di rumah itu semakin terdengar begitu ramai. Saga yang mempunyai ketegasan luar biasa, Aurel yang begitu penyayang membuat sepasang suami istri itu terkadang berdebat mengenai ketiga putra mereka.


"Sudah-sudah, lebih baik kalian belajar yang benar ngapain juga kalian harus melihat sosial media. umur kalian itu masih kecil tidak pantas melihat hal itu." ucap Aurel yang kemudian meminta ke-3 putranya untuk kembali ke kamar mereka masing-masing.


"Mama tidak percaya sih.., lihat aja pasti Mama nanti marah-marah kalau lihat sendiri." Salim dan Faruq yang terus memprovokasi mama mereka. si kembar memang tidak suka jika Papa mereka dekat dengan wanita manapun, Karena itu jika ada seorang wanita yang mencoba untuk mendekati Papa mereka Maka mereka akan langsung memberitahu kepada mamanya.


Aurel mengambil ponselnya wanita itu memang selalu percaya dengan suaminya, kata-kata yang diucapkan oleh si kembar membuat Aurel sedikit penasaran dengan informasi tersebut.


"Memangnya seperti apa sih wanita itu." ucap Aurel yang kemudian mencari informasi seperti yang dikatakan oleh ketiga putranya. tak berselang lama tatapan mata Aurel menatap foto suaminya bersama dengan beberapa rekan bisnisnya. foto seorang wanita yang berpakaian begitu cantik namun tidak seperti wanita yang lainnya, wanita itu sedikit sopan pakaiannya juga tertutup tidak seperti para wanita yang selama ini dilihat oleh Aurel.


"Jadi ini ya wanita yang dikatakan oleh anak-anak." ucap Aurel yang kemudian menyimpan foto tersebut.


Sesaat kemudian Aurel mematikan ponselnya, wanita itu membaringkan tubuhnya lagi di sofa yang ada di ruang tengah. si kembar yang menatap mamanya begitu santai nampak mereka benar-benar tidak terima dengan hal itu.


"Kenapa Mama melakukan hal itu? Kenapa mama diam saja." ucap Faruq yang terlihat kesal.


"Memangnya apa yang salah?" tanya Malik.


"Tentu saja itu salah, Mama harus mempunyai sedikit kecurigaan kepada Papa. dia tidak boleh terlalu percaya dengan papa, Jika dia terlalu percaya maka nanti papa menyalahgunakan kepercayaan mama." jawab Salim.


"Kamu itu terlalu memikirkan sesuatu yang belum terjadi," Malik yang kemudian mengambil salah satu buku cerita yang selalu dia sukai.


"Kamu ini kalau dikasih tahu nggak percaya sih, kamu tahu beberapa novel dan cerita yang aku baca itu pasangan suami istri Kalau terlalu percaya malah suaminya itu sering selingkuh." Faruq benar-benar seperti seorang pria dewasa yang menasehati saudara kembarnya.


"Kamu jangan mengatakan sesuatu yang aneh-aneh ya." ucap Malik.


"Kita itu masih kecil, kenapa kamu harus bilang seperti itu aku benar kan kalau aku takut jika Papa tiba-tiba melirik wanita lain." Salim yang terus-menerus mencerca Malik.


"Buat apa kamu memikirkan hal itu, Mama bilang kalau mama percaya sama papa kan. Mama tidak akan pernah dilukai oleh Papa, jika mama terluka oleh Papa Mama mempunyai pasukan yang siap untuk melawan papa kan?" tanya Malik yang membuat Salim dan Faruq saling menatap satu sama lain.


"Maksudmu?" tanya Salim kepada Malik.

__ADS_1


"Tentu saja kita ini adalah pasukan Mama, jika Papa berani melakukan sesuatu yang membuat Mama menangis, maka kita beri Papa pelajaran." jawab Malik yang membuat Salim dan Faruq saling menatap satu sama lain.


"Kamu benar sekali, kita tidak akan pernah membiarkan Papa menghianati mama!" seru Faruq yang kemudian memeluk Malik.


"Jangan peluk-peluk Aku, tidak suka dipeluk." Malik yang kemudian mendorong Faruk dan meninggalkan saudara kembarnya itu.


Di salah satu ruangan terlihat Aurel menatap beberapa pakaiannya, sesaat kemudian dia melihat perhiasan serta barang-barang bermerek yang ada di kamarnya.


"Baiklah kalau begitu Ini sudah waktunya aku keluar dan menyapa orang-orang yang ada di luar sana." ucap Aurel yang kemudian memilih salah satu gaun kasual kemudian memakai blazer serta tas dan barang-barang branded miliknya.


Beberapa menit kemudian Aurel sudah keluar dari kamarnya, wanita itu melangkahkan kakinya keluar dari kamar sembari memakai kacamata hitamnya. tidak peduli apapun yang terjadi walaupun sekarang usia Aurel sudah 35 tahun namun Aurel tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mendekati suaminya.


"Nyonya mau ke mana?" tanya salah satu pembantu.


"Tolong Panggil anak-anak dan minta mereka untuk segera turun." pinta Aurel yang membuat salah satu pembantu langsung bergegas untuk memanggil si kembar untuk segera menemui Mama mereka.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


__ADS_2