
"Sekarang Mbak Rani telepon pria itu, bilang padanya kalau kita sudah menunggunya di rumahmu." ucap Aurel.
"Tunggu sebentar, aku mau menelpon wanita itu dulu. aku akan mengundangnya ke acara kita." ucap Rani.
"itu rencana yang sangat bagus, Mbak. kita akan lihat apa yang akan dilakukan oleh pria itu." Aurel yang kemudian berdiri dan pergi.
"Oh ya nanti Apakah jadi kalau pria itu bertemu dengan pria itu?" tanya Rani.
"Tentu saja suamiku akan bertemu dengan dia, Mbak. aku yakin dia akan mulai menjalankan rencananya, lagi pula di pesta kamu nanti kita akan lihat bagaimana rencananya." jawab Aurel.
"Lalu, apakah kamu tidak mau membalas dendam? Apakah kamu tidak ingin membuat perhatian seluruh orang-orang yang ada di tempat itu tertuju padamu?" tanya Rani kepada Aurel.
"Tentu saja Mbak, Tentu saja aku pasti akan membuat pria itu seperti berada di neraka, aku akan menyebarkan gosip-gosip yang sangat panas, lagi pula mas Alan bilang dia akan membuat sesuatu yang sangat spesial." jawab Aurel.
Rani benar-benar menunggu apa yang akan dilakukan Aurel, wanita itu sekarang mempunyai semangat hidup yang luar biasa. dia berjanji kepada dirinya tidak akan menyerah. dia akan mengambil seluruh hartanya kembali Karena itu adalah harta yang harus dimiliki oleh anak-anaknya.
"Baiklah kalau begitu, aku akan menelpon wanita itu dan mengundangnya ke pesta." ucap Rani yang kemudian menelpon Tania.
Tania yang sedang berada di apartemennya terlihat wanita itu menatap sebuah lukisan yang selalu membuatnya tenang, sesaat kemudian suara ponsel mulai berdering. Tania yang sedang duduk termenung itu menatap ponselnya, tatapan mata wanita itu menatap ponselnya yang bertuliskan nama Rani.
"Ada apa wanita itu telepon." ucap Tania yang kemudian menjawab panggilan telepon dari Rani.
"Iya Nyonya Rani." ucap Tania kepada Rani.
"Oh ya Tania, hari ini kan aku ulang tahun Bisakah kamu datang ke pestaku? aku akan menggelar acara pesta ini dan mengundang beberapa klien bisnis dan teman-temanku." jawab Rani.
Ketika mendapatkan undangan seperti itu tentu saja Tania sangat senang, dia dari tadi memikirkan cara Bagaimana mendapatkan undangan dari Rani, namun sekarang Rani sendiri yang mengundangnya.
"Kamu bisa datang kan?" tanya Rani kepada Tania.
"Saya akan mengusahakannya, Nyonya Rani. karena saya hari ini tidak terlalu sibuk mungkin saya bisa." jawab Tania sembari tersenyum senang. terlihat wanita itu tersenyum begitu bahagia ketika mendapatkan undangan dari Rani, dia tidak tahu apa yang akan menunggunya. dia tidak tahu kalau seekor harimau lapar sudah menunggu dirinya.
Entah mengapa ponsel Tania masih ada di tangannya, padahal perampok itu sudah mengambil semua barang-barangnya. ternyata ponsel Tania tertinggal di apartemen sedangkan milik Irawan sudah diambil oleh orang-orang suruhan Rani.
"Yes." Tania yang terlihat begitu bahagia.
"Aku benar-benar tidak pernah menyangka kalau wanita itu akan mengundangku." ucap Tania yang kemudian ingin menelpon Irawan namun dia lupa kalau ponsel Irawan dicuri.
Irawan sendiri tentu saja pria itu harus kembali dengan kondisi yang benar-benar sangat kacau, seluruh yang dia miliki sudah diambil oleh para perampok itu kecuali mobil yang dia pakai. langkah kaki Irawan memasuki rumah super megah tersebut, tatapan mata pria itu menatap dekorasi pesta yang sangat luar biasa.
__ADS_1
Rani yang berada di tempat itu terlihat menatap wajah Irawan yang benar-benar tidak bisa terkatakan, kelihatannya pria itu sangat kesal karena dia tadi dirampok.
"Kamu sudah kembali Mas?" tanya Rani kepada Irawan.
Terlihat Irawan menganggukkan kepalanya sembari menunjukkan senyum jahatnya, senyum penuh kepalsuan yang selama ini ditunjukkan oleh Irawan untuk sang istri.
"Mana barang yang aku minta?" tanya Rani kepada Irawan.
Sesaat kemudian Irawan menundukkan kepalanya sembari memegang tangan istrinya.
"Maafkan aku sayang, karena aku tidak bisa membelikan kamu barang-barang itu." jawab Irawan.
"Memangnya ada apa Mas?" tanya Rani kepada Irawan.
"Tadi aku mengalami kesialan." jawab Irawan
"Kesialan? Memangnya kesialan apa?" tanya Rani.
"Kamu tahu tidak, aku tadi dirampok oleh 4 orang. tadi aku hampir ditembak oleh orang-orang itu." jawab Irawan.
"Lalu?" tanya Rani.
"Maksudku itu apakah kamu baik-baik saja? mereka tidak menyakitimu?" tanya Rani yang berakting begitu sedih dan takut jika terjadi sesuatu kepada suaminya.
"Tentu saja aku tidak apa-apa, mereka mengambil ponsel jam tangan dan dompetku." jawab Irawan.
"Lalu, bagaimana caramu kembali ke sini?" tanya Rani.
"Untungnya mereka hanya mengambil itu semua, setelah merampok ku mereka langsung pergi." jawab Irawan.
"Kok aneh ya Mas, kalau mereka merampok itu seharusnya mengambil mobilmu juga. Lalu kenapa mobilmu tidak diambil?" tanya Rani yang membuat Irawan menggelengkan kepalanya. tentu saja dalam hati Rani tertawa terbahak-bahak karena semua rencananya sudah berhasil.
"Aku juga tidak tahu." jawab Irawan.
"Ya sudah kalau begitu kamu masuk dulu Mas, kamu mandilah setelah itu kita harus menunggu para tamu datang." ucap Rani.
Terlihat Irawan begitu lesu, bukannya apa-apa Irawan hanya kebingungan karena dompet yang dicuri oleh para perampok itu isinya sangat luar biasa. Rani tahu betul kode PIN ATM milik suaminya, karena itu Rani akan membuat suaminya itu merasakan apa yang harus dia rasakan.
Beberapa jam kemudian akhirnya pesta yang diadakan Rani di rumahnya sudah mulai berjalan, terlihat wanita itu menerima para tamu yang hadir di sana para pengusaha muda Putri pengusaha teman-teman Rani dan beberapa rekan bisnis Rani juga sudah datang.
__ADS_1
"Selamat malam Nyonya Rani." Aurel yang datang bersama sang suami.
"Selamat datang Nyonya Aurel." jawab Rani yang mempersilahkan Aurel untuk masuk.
Tatapan mata Aurel nampak menatap Rani. "Kamu sangat cantik Mbak." ucap Aurel.
"Tentu saja." jawab Rani.
Para tamu yang ada di tempat itu nampak mendatangi Saga yang memang jarang mau datang ke pesta orang yang tidak terlalu dia kenal. namun hari ini dia datang ke pesta Rani karena Rani adalah teman dari istrinya.
"Tumben sekali Tuan Saga mau datang ke pesta seperti ini." ucap beberapa pengusaha.
"Apa kamu tidak tahu kalau istri dari Tuan Saga itu temannya nyonya Rani lho. katanya Mereka akan bekerja sama untuk membuka butik dan toko perhiasan." ucap istri salah satu pengusaha.
"Kamu ini ketinggalan berita sekali ya, butik itu akan dibuka dalam minggu ini. katanya brand yang di bawa oleh nyonya Rani dan nyonya Aurel itu brand terkenal. Bahkan mereka juga mengambil desainer dari luar negeri lho." jawab Salah satu istri pengusaha yang membuat mereka sangat antusias.
"Apa kamu yakin?" tanya salah satu wanita.
"Tentu saja." jawab wanita yang lain.
Tak berselang lama datanglah Tania yang memakai pakaian yang begitu membuat orang-orang yang ada di pesta itu memandang dirinya dengan tatapan mata yang wow.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
__ADS_1
- Isteri bayaran tuan Presdir