GAIRAH TERLARANG

GAIRAH TERLARANG
PEMBUKAAN BUTIK AUREL DAN RANI


__ADS_3

"Aaaa!!!" teriak Irawan.


Di tempat lain tentu saja Rani dan Aurel tertawa terbahak-bahak setelah mereka mengalihkan begitu banyak uang ke salah satu rekening yang tidak dikenal. terlihat Aurel menatap Rani dengan tatapan mata yang penuh tawa.


"Seperti inilah yang seharusnya kita lakukan, dia dulu merampok Mbak Rani kan? sekarang kita harus merampok pria itu sedikit demi sedikit, lumayan kan satu miliar sudah masuk ke dalam tabungan tak berpenghuni itu." ucap Aurel yang membuat Rani tersenyum.


"Bagaimana kamu mempunyai rencana selicik Ini, Aurel?" tanya Rani.


"Sebenarnya sih aku tidak ingin melakukan hal ini, tapi karena sifatnya yang begitu licik itu membuatku juga ingin melakukannya." jawab Aurel.


"Kamu benar sekali, Aurel. dia selalu saja berbuat licik, Bahkan dia selalu membuat kita seperti orang bodoh yang selalu dia bohongi." jawab Rani.


"Sekarang pria itu tidak akan bisa melakukan sesuatu kepada kita, ingin melaporkan kepada polisi pun itu tidak akan berguna. Memangnya dia mau melaporkan kepada siapa? dia tidak akan pernah mendapatkan apapun sama sekali." jawab Aurel.


"Tentu saja kita tidak boleh berdiam diri terus seperti ini, kita akan membuatnya seperti orang bodoh sama seperti yang dia lakukan kepada kita." Rani yang benar-benar tidak ingin melepaskan Irawan begitu saja.


"Oh ya Mbak, Bagaimana dengan wanita itu? apakah kita akan melakukan sesuatu?" tanya Aurel.


"tentu saja kita akan melakukan sesuatu, kita akan membuka bisnis baru kita secepat mungkin. kita buat dia tidak mempunyai pelanggan sama sekali, kita buat dia kehilangan pelanggan seutuhnya." jawab Rani.


"Cocok sekali, dengan begitu mereka berdua akan kehilangan segalanya. Siapa suruh mereka melakukan hal ini, mereka selalu menaburkan racun kepada orang lain sekarang mereka harus merasakan diri mereka sendiri." Aurel yang benar-benar sudah tidak sabar untuk menghancurkan Tania.


"Kita harus bersabar sedikit, kita buat semuanya seperti rencana yang sederhana. kita akan buat beberapa ide cemerlang agar pria itu kehilangan beberapa kekuatannya." jawab Aurel.


"Kalau masalah itu tenang saja Mbak, kita serahkan rencana untuk menghancurkan Irawan kepada suamiku dan mas Alan. sedangkan kita berdua saatnya menghancurkan wanita kutu rambut itu." jawab Rani.


Kabar mengenai Aurel dan Rani yang akan membuka butik dan toko perhiasan itu benar-benar membuat Tania sangat kebingungan. wanita itu takut jika tiba-tiba Rani akan mengambil investasi yang ada di butiknya, investasi yang akan membuat Tania kehilangan segalanya. nominal uang yang digelontorkan oleh Rani waktu itu tidaklah sedikit, mungkin Tania akan menjual segalanya untuk mengembalikan uang Rani jika wanita itu benar-benar ingin mengambil uangnya.


DUA HARI KEMUDIAN

__ADS_1


Acara pembukaan butik itu telah dibuka, acara pembukaan itu benar-benar sangat meriah. beberapa tamu yang diundang oleh Rani membuat para tamu yang ada di sana melongo tidak percaya, apalagi Aurel adalah istri seorang pengusaha kaya yang memiliki kenalan kenalan yang juga tidak akan bisa dipikirkan oleh Tania.


Dengan sengaja Tania mencari tahu mengenai pembukaan butik dan toko perhiasan yang menjadi satu tersebut, para pengunjung yang ada di sana benar-benar dibuat terpukau dan takjub. sekitar 200 orang memburu beberapa koleksi branded yang tidak mempunyai kembaran alias limited edition.


"Dua wanita ini benar-benar brengsek, mereka semua telah mengambil pelanggan ku. mereka mengadakan acara pembukaan begitu meriah. lihat saja aku pasti akan membalas mereka." ucap Tania.


Langkah kaki Tania meninggalkan bangunan tempat Rani dan Aurel, dia pulang dengan kehampaan yang luar biasa. ketika langkah kakinya sudah meninggalkan tempat itu sebuah pesan masuk ke ponsel Tania yang mengatakan kalau butik miliknya ada yang mengganggu.


"Bagaimana bisa?" tanya Tania.


"Saya tidak tahu Mbak Tania, tapi tadi ada beberapa orang yang masuk. katanya Mbak Tania harus mengembalikan beberapa pinjaman yang belum dibayar sama sekali." jawab Salah satu anak buahnya. Apa yang bisa dilakukan oleh Tania, setelah butiknya sepi pinjaman yang diambil untuk berfoya-foya setiap hari itu akhirnya tidak bisa dia bayar.


"Bagaimana bisa ini semua terjadi." ucap Tania yang begitu marah. satu persatu masalah mulai mendekati Tania, wanita itu benar-benar tidak akan pernah mengira Kalau hari ini akan datang. dengan segera Tania melajukan mobilnya Dia pergi ke butik untuk melihat apa yang terjadi di tempat itu.


Ketika berada di butiknya tatapan mata Tania benar-benar dikejutkan dengan kondisi butik yang sudah berantakan.


"Apa yang terjadi?" tanya Tania kepada salah satu anak buahnya.


Tania seketika terduduk lemah di lantai, memang ini sudah waktunya dia harus mengembalikan pinjaman yang sudah dia ambil.


"Cepat bereskan tempat ini, aku tidak ingin tempat ini berantakan seperti ini. nanti kalau ada pembeli Bagaimana?" ucap Tania.


Seketika para pekerja membereskan butik tersebut, sudah beberapa hari ini butik milik Tania tidak mempunyai pelanggan sama sekali. adapun pelanggan hanya satu dua atau tiga orang saja, Bahkan terkadang mereka tidak terlalu menyukai desain-desain yang dibuat oleh butik milik Tania.


"Apakah pesanan yang sudah beberapa hari ini di pesan itu sudah diambil?" tanya Tania.


"Sudah Mbak, tadi sudah diambil. dia juga memberikan kompensasi karena membatalkan beberapa desain yang sudah dia pesan." jawab Salah satu pekerja.


"Apa maksudmu?" tanya Tania.

__ADS_1


"Beberapa pembeli membatalkan pesanan karena mereka bilang pesan di sini terlalu lama, terlalu lambat dan ada beberapa kerusakan yang sengaja ditutupi." jawab Salah satu pekerja.


Tania hanya bisa menutup matanya dengan semua yang dia dengar, memang terkadang ketika butik itu sangat ramai maka Tania akan meminta salah satu pekerjaannya untuk mengundur waktu atau membatalkan pesanan seseorang. namun sekarang Tania benar-benar sudah mendapatkan balasan, terlihat Tania menatap butiknya yang benar-benar tidak ada pelanggan sama sekali.


Salah satu pekerja melihat media sosial, Bahkan mereka membandingkan butik milik Tania dengan butik yang baru dibuka tersebut. butik milik Aurel dan Rani sengaja dibuka dengan 3 level lapisan yang bisa dijangkau oleh 3 kalangan masyarakat, hal itu membuat orang-orang yang ada di tempat itu benar-benar sangat penasaran dengan butik baru tersebut.


"Apa mungkin karena butik baru itu dibuka, jadi butil kita jadi sepi ya, Mbak?" tanya salah satu pekerja.


"Maksudmu?" tanya Tania.


"Itu loh mbak, butik milik dari Nyonya Rani dan temannya itu katanya butik itu membuka pesanan 3 lapis dari 3 kalangan. kalangan biasa menengah dan kalangan orang kaya bisa memesan di sana dengan harga dari masing-masing lapisan itu." jawab Salah satu anak buah Tania yang membuat wanita itu seketika tersungkur tidak sadarkan diri.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang

__ADS_1


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2