GAIRAH TERLARANG

GAIRAH TERLARANG
KAMU MAU MAIN-MAIN?


__ADS_3

"Saya tidak mau pergi, Saya mau bertemu dengan Tuan Saga." Kartika yang tetap ingin bertemu dengan Saga.


"Tapi, Tuan Saga tidak bisa menemui Anda." jawab sekretaris.


Kartika terus marah dengan semua yang sudah dia lakukan, wanita itu tidak akan membiarkan dirinya tidak mendapatkan hasil apapun.


"Ada apa?" tanya Aurel kepada sekretaris suaminya.


"Ini Nyonya, nona ini mau bertemu dengan Tuan. Saya sudah bilang Kalau tuan tidak bisa diganggu." ucap sekretaris.


Langkah kaki Aurel mendekati wanita itu, tatapan mata Aurel menatap wanita yang ada di depannya. wanita yang beberapa waktu lalu membuat kehebohan dengan cara memposting foto dirinya bersama seorang pria yang mungkin bisa dibilang mirip dengan Saga. namun itu hanyalah foto editan yang benar-benar sangat bagus.


"Memangnya ada apa kamu ingin bertemu dengan suamiku?" tanya Aurel kepada Kartika.


"Ayahku ingin melakukan perjanjian dengan perusahaan ini." jawab Kartika.


"Siapa nama ayahmu?" tanya Aurel yang membuat Kartika sedikit tersenyum.


"Namaku adalah Kartika, Ayahku adalah tuan Johan. Ayahku adalah seorang pengusaha yang sangat sukses." jawab Kartika dengan bangganya.


Aurel yang mendengar kata-kata wanita itu tentu saja dia sedikit tersenyum.


"Tapi sayangnya suamiku tidak bisa menemui dirimu, walaupun ayahmu sangat hebat Terkadang ada peraturan yang tidak bisa dilanggar hanya karena kamu putri dari pengusaha hebat." Aurel yang benar-benar memberikan tamparan begitu luar biasa kepada Kartika.


"Saya hanya ingin bertemu dengan tuan Saga sebentar saja." Kartika yang tetap ngeyel.


"Sekarang pergilah dari sini, Jika kamu mempunyai pikiran atau mempunyai otak untuk berpikir sekretaris suamiku kan sudah bilang kalau dia tidak bisa menemuimu. Apakah semuanya kurang jelas?" tanya Aurel yang membuat Kartika benar-benar kesal dengan wanita itu.


"Saya ingin mendengar sendiri perkataan Tuhan Saga Jika dia tidak ingin bertemu denganku." Kartika yang mulai menunjukkan kebodohannya.


Tentu saja Aurel sedikit tersenyum saat mendapatkan perlakuan itu dari seorang wanita yang tiba-tiba datang ke tempatnya. Aurel sedikit menganggukkan kepalanya kemudian meminta salah satu petugas keamanan untuk mengusir wanita itu.


"Minta petugas keamanan untuk mengusir wanita ini dari perusahaan, Jika dia berani masuk ke sini lagi pastikan dia terusir. aku sudah bilang Kalau suamiku tidak bisa menemuinya tapi dia tetap ngeyel." ucap Aurel yang kemudian masuk ke dalam kantor sang suami.


Tak berselang lama beberapa petugas keamanan sudah berada di depan kantor Saga. mereka menarik tubuh Kartika dengan perlakuan yang sangat tidak menyenangkan, Wanita itu sudah diberitahu malah tetap bersikeras.


"Lepaskan aku, lepaskan aku!!" teriak Kartika.


"Lebih baik kamu keluar dari sini, jika tidak kami akan melemparmu keluar lewat jendela." ucap beberapa petugas keamanan yang bertubuh tinggi dan berwajah begitu menakutkan.

__ADS_1


Kartika tidak pernah berpikir akan mendapatkan perlakuan seperti itu, baru kali ini dia perlakukan seperti seorang wanita yang tidak berguna sama sekali. suara teriakan Kartika tidak didengar oleh dua petugas keamanan, mereka menarik tubuh Kartika dengan sedikit kasar karena dia terus memberontak.


Tak berselang lama Kartika di bawah keluar, wanita itu menatap perusahaan yang ada di depannya.


"Dasar kalian tidak tahu diri Apa kalian tidak melihat wajahku, Aku ini adalah kekasih dari majikan kalian!!" seru Kartika dengan kata-kata yang begitu menyebalkan.


Wanita itu seperti wanita hina yang tidak tahu diri, sudah diberitahu masih tetap mengatakan hal itu.


"Dasar wanita tidak tahu diri, berani sekali Kamu mengaku sebagai kekasih dari majikan kami." cibir dua petugas keamanan. mau tidak mau Kartika akhirnya harus pergi dari tempat itu, dia tidak mungkin terus diperlakukan dan di permalukan oleh para pekerja.


"Ada apa Sayang?" tanya Saga kepada Aurel.


"Putri dari tuan Johan mencoba masuk ke mari." jawab Aurel.


"Minta pada para petugas keamanan untuk tidak memperbolehkan wanita itu masuk, aku sudah bilang kalau aku tidak ingin menemui wanita itu atau siapapun. aku belum melihat berkas-berkas dari pria itu." jawab Saga.


Aurel kembali duduk untuk membantu sang suami, tak berselang lama ponsel Aurel mulai berbunyi. terlihat di sana beberapa pria sudah melaksanakan perintah Aurel.


"Ada apa?" tanya Saga.


"Orang-orang yang aku suruh kemarin sudah melakukan tugas mereka." jawab Aurel.


"Ya sudah kalau begitu Kamu jangan terlalu capek, aku tidak ingin tubuhmu itu mengalami ketidakstabilan lagi." ucap Saga.


Aurel terus meneror Saga dan Tania, rencananya Tania akan mendapatkan serangan terlebih dahulu. Aurel meminta beberapa anak buahnya untuk melakukan sesuatu kepada Tania, mereka akan mendapatkan sesuatu yang kejam dari wanita itu.


"Halo..," Aurel yang menelpon beberapa anak buahnya.


"Iya Nyonya." jawab beberapa pria.


"Aku minta padamu untuk melakukan seperti yang Aku perintahkan, buat wanita itu seperti berada di neraka. jangan lupa buat wanita itu kehilangan sedikit demi sedikit hasil jerih payahnya." perintah Aurel.


"Baik nyonya, anda jangan khawatir kami akan segera melakukan seperti yang Nyonya minta." jawab anak buah Aurel.


Setelah memerintahkan semua itu akhirnya Aurel melanjutkan rencananya, wanita itu akan pergi ke salah satu butik milik Tania.


"Oh ya sayang, Aku dan Mbak Rani akan pergi ke butik wanita itu." Aurel yang terlihat meminta izin kepada sang suami.


"Kamu hati-hati, Aku akan meminta sopir untuk mengantar kalian." jawab Saga.

__ADS_1


"Baiklah, Oh ya nanti aku minta tolong sama kamu untuk melakukan sesuatu, mau tidak?" tanya Aurel.


"Apa." jawab Saga.


"Aku sudah meminta beberapa mandor yang ada di tempat itu untuk sedikit melakukan kelicikan pada proyek bangunan milik Irawan. Aku ingin pria itu mengalami kehancuran dia harus kehilangan banyak uang setelah Apa yang dia lakukan." jawab Aurel.


"Kamu tenang saja, aku akan melakukannya. lagi pula aku kan sudah bilang kalau aku tidak akan membiarkan pria itu hidup tenang." jawab Saga.


Aurel mencium sang suami setelah itu dia pergi meninggalkan perusahaan sang suami bersama dua pengawalnya. jika Aurel tidak mau dikawal oleh dua pengawalnya maka wanita itu tidak akan bisa pergi dari saga.


BEBERAPA JAM KEMUDIAN


BUTIK TANIA


"Bisakah kalian mengambilkan ku pakaian itu." pinta Aurel kepada salah satu pekerja butik milik Tania.


"Apakah anda menginginkan pakaian-pakaian ini?" tanya dua pekerja.


Aurel dan Rani sengaja pergi ke butik itu menggunakan pakaian sederhana dan mobil mereka diparkir di tempat yang lumayan jauh, Hal itu membuat para pekerja di tempat Rani mengira kalau Aurel dan Rani hanyalah para wanita dari sosial bawah yang berusaha untuk masuk ke butik mewah milik Tania.


"Tentu saja kami ingin melihat-lihat dahulu." jawab Aura.


"Tapi, apakah kalian mampu membeli barang-barang yang ada di sini?" tanya dua pekerja butik Tania.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2