
BEBERAPA JAM KEMUDIAN
"Ada apa?" tanya Irawan yang sudah berada di tempat Tania.
"Semuanya sudah hancur." ucap Tania.
"Ada apa?" tanya Irawan.
"Mereka sudah menghancurkan semua yang aku miliki, mereka benar-benar sudah membuatku seperti wanita tidak berguna sama sekali." jawab Tania.
"Memangnya ada apa?" tanya Irawan.
"Mereka sudah membuat butik ku hancur." jawab Tania.
"Siapa?" tanya Irawan.
"Istri Saga Husein Kemal dan istrimu." jawab Tania.
Mendengar dua nama itu, tentu saja Irawan tidak bisa mengatakan apapun. apa yang bisa dia katakan, semua yang ingin dia lakukan nampaknya tidak bisa dia dapatkan.
"Memangnya kenapa?" tanya Irawan kepada Tania.
"Setelah mereka membuka butik dan toko perhiasan itu, butikku benar-benar hancur semua pelangganku lari ke sana." jawab Tania.
"Bagaimana bisa?" tanya Irawan.
Tania tidak bisa mengatakan apapun lagi, wanita itu hanya menatap Irawan dengan tatapan mata yang benar-benar tidak mampu dia katakan. Seharusnya semuanya ini tidak terjadi, Namun karena kebodohannya dia sudah kehilangan segalanya.
"Kamu Jangan melakukan apapun, jika sampai kamu berani melakukan apapun aku yakin Rani akan sangat murka apalagi setelah video perselingkuhan kita." jawab Irawan.
"Tapi." ucap Tania.
"Tidak ada tapi-tapian, aku tidak ingin kamu melakukan kesalahan hingga membuat Rani marah kepadamu ataupun kepadaku. Aku masih belum dimaafkan oleh wanita itu, jika sampai dia menarik semua yang aku miliki maka aku akan hancur. kamu tahu sendiri kan beberapa waktu yang lalu aku sudah kehilangan begitu banyak uang dari tabunganku, karena ada seseorang yang sudah menariknya dari kartu ATM itu." jawab Irawan.
__ADS_1
"Tapi bagaimana mungkin itu bisa terjadi?" tanya Tania.
"Aku tidak tahu, aku tidak akan berani mencurigai Rani karena dia tidak pernah tahu sandi dari setiap akunku yang ada di bank." jawab Irawan.
"Lalu, apa yang akan terjadi? Berapa banyak uang yang sudah mereka curi?" tanya Tania yang berpikir mungkin hanya beberapa puluh juta yang dicuri oleh orang-orang itu.
"Nominal itu sangat besar, kemungkinan sudah satu miliar lebih mereka mengambil uangku." jawab Irawan.
"Kenapa kamu tidak melapor kepada polisi, uang itu bukan uang yang sedikit." Tania terlihat tidak terima ketika dia tahu kalau para pencuri itu membobol uang milik Irawan.
Setelah kejadian hari itu, dari hari ke hari kehidupan Tania dan Irawan semakin tidak bisa diprediksi. beberapa usaha yang dimiliki oleh Tania sedikit demi sedikit mulai hancur, butik milik Tania juga sudah tidak mempunyai pelanggan bahkan Wanita itu sudah memecat para pekerjanya.
SATU BULAN KEMUDIAN
"Apa yang terjadi di tempat pembangunan? Kenapa tiba-tiba proyek itu mengalami kendala?" tanya Saga kepada Irawan.
"Saya tidak tahu Tuan, Saya yakin itu semuanya bukan kesalahan saya." jawab Irawan.
"Tapi yang jelas itu bukan kesalahan saya, tuan. saya tidak akan melakukan hal itu." jawab Irawan.
"Dengarkan Aku baik-baik, semuanya ini bukanlah sesuatu yang pantas untuk dikatakan baik-baik saja. Apakah kamu tahu apa yang kamu lakukan itu akan membuat proyek ini mengalami kecacatan, jika proyek ini mengalami kecacatan Aku tidak akan bisa menjual properti itu. Aku tidak akan bisa menjual dengan harga mahal, berapa kerugian yang harus aku tanggung? Apakah kamu mampu menutupi kerugian itu?" tanya Saga yang membuat Irawan wajahnya seketika pucat pasi dengan ancaman yang diberikan oleh Saga.
Sekitar beberapa menit kemudian Alan sudah masuk dengan beberapa berkas yang dia bawa.
"Bagaimana Alan?" tanya Saga kepada Alan.
"Saya mendapatkan beberapa informasi mengenai pembangunan Itu, Tuan. saya menemukan beberapa pengurangan bahan dan bahan konstruksi itu pun dibeli dengan harga yang tidak sesuai." jawab Alan.
"Lalu apa ini semua? Apakah kamu bisa menjelaskan mengenai ini semua? aku memberikan proyek ini kepadamu namun nyatanya kamu Ingin membuatku menanggung kerugian yang sangat besar?" tanya Saga yang membuat Irawan tidak bisa mengatakan apapun beberapa berkas diberikan kepada Irawan.
"Bacalah dan teliti dengan seksama semua yang aku berikan itu, aku ingin kamu jelaskan setiap detail barang yang harusnya memiliki kualitas nomor satu Kenapa menjadi kualitas nomor 4. seharusnya bahan-bahan konstruksi itu bahan-bahan yang sudah aku pilih. Lalu kenapa semuanya itu berubah? aku sudah bilang kan barang yang aku pilih adalah barang kualitas atas yang sudah aku bicarakan dengan para pembeli. nyatanya sekarang kamu melakukan sebuah kebodohan, kamu tahu apa yang terjadi kamu harus bisa menanggung semua kerugianku ini. aku tidak peduli Jika kamu tidak bisa menanggung kerugian ini, akan kupastikan kalau perusahaanmu itu akan segera tutup." Saga berbicara tanpa emosi namun kata-katanya begitu menekan.
Irawan tidak bisa mengatakan apapun, terlihat pria itu hanya mampu menelan ludahnya dengan susah payah. Apa yang dia harapkan apa yang dia impikan semuanya benar-benar sudah di luar kendalinya, Alan menatap Irawan dengan tatapan mata yang begitu menyedihkan.
__ADS_1
Pria itu hanya bisa menertawakan semua kebodohan yang dilakukan oleh Irawan, memang Irawan tidak melakukan kesalahan sepenuhnya. namun Alan mempunyai celah ketika Irawan melakukan kesalahan Hal itu membuat Alan langsung melakukan sesuatu pada kesalahan yang dilakukan oleh Irawan hingga membuat kesalahan itu membesar dan luar biasa.
"Kamu harus menanggung semua kesalahanmu ini, api yang kamu percikkan akan membakar dirimu. apa yang sudah kamu lakukan akan kamu tanggung segalanya, kamu sudah mengobarkan api maka kamu harus menerima Kalau dirimu terbakar." guman Alan dalam hati yang kemudian keluar dari kantor Saga.
Nampak senyum yang ditunjukkan oleh Alan begitu mengembang, pria itu tinggal menunggu Apa yang akan terjadi kepada Irawan. Saga adalah orang yang tidak akan pernah memaafkan siapapun, namun kali ini Saga harus menuruti permintaan sang istri untuk menghancurkan Irawan perlahan-lahan, bukan menghancurkan pria itu sekaligus.
"Tuan Saya akan memperbaiki segalanya." ucap Irawan.
"Bagaimana caramu untuk memperbaiki segalanya, pembangunan ini adalah pembangunan dengan nominal yang sangat fantastis. aku menggelontorkan dana sebanyak itu kepadamu, pembangunan perusahaan itu seharusnya sudah mencapai 25%, namun apa yang terjadi begitu banyak penyuntikan dana yang telah kamu lakukan dan anak buahmu. Kamu tahu apa yang akan terjadi kepada pembangunan itu? Aku tidak ingin proyekku hancur di tanganmu. Jika kamu tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik kenapa kamu tidak berhenti saja, kenapa kamu tidak mengembalikan dana yang sudah aku berikan kepadamu?" tanya Saga yang membuat tubuh Irawan seketika terkulai lemah. terasa tubuhnya tidak mempunyai tulang sama sekali ketika saka mengatakan mengembalikan dana.
Apa yang bisa dilakukan oleh Irawan ketika Saga meminta nominal uang sepantas itu.
"Tuan, Saya akan melakukan apapun saya akan memperbaiki segalanya." Irawan yang terus memohon kepada Saga, pria itu tidak akan mampu mengembalikan uang sebanyak itu.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1