GAIRAH TERLARANG

GAIRAH TERLARANG
PART 2. SI KEMBAR


__ADS_3

Peluncuran pakaian dan perhiasan baru milik Aurel di sambut antusias oleh begitu banyak orang.


"Wanita itu begitu sombong." ucap seorang wanita yang berada di butik milik Aurel.


"Mentang-mentang dia isteri dari pria tajir itu, dia sekarang menjadi wanita sukses." jawab wanita yang lain.


"Kalau kalian membicarakan mamaku, nanti kalian akan aku beri pelajaran!" seru Salim yang terlihat kesal ketika mamanya di hina oleh seseorang.


"Lebih baik kamu pergi dari sini, dari pada kami meminta papa kami mengusirmu!" bentak Faruq.


seperti itulah ketiga anak Aurel dan Saga, mereka tidak akan membiarkan siapapun menghina orang tua mereka.


LIMA BELAS TAHUN KEMUDIAN


Waktu mulai berjalan dengan begitu cepat, anak-anak Aurel dan Saga sekarang sudah dewasa. Usia si kembar sekarang sudah 25 tahun, begitu banyak cobaan yang terjadi di kehidupan Aurel. namun wanita itu selalu berjuang untuk keluarganya.


"Selamat pagi, mama!" seru Salim.


"Pagi." jawab Aurel.


"Pagi, mam." panggil Faruq.


"Pagi."


Tanpa mengatakan apapun Malik hanya tersenyum sembari mencium pipi mamanya.


"Selamat pagi." Saga yang sudah berada di ruang makan.


"Pagi pa." serempak si kembar.


"Oya, Malik. orang tua Marwah kemarin telepon papa." ucap Saga.


"Memangnya ada apa pa?" tanya Malik.


"Ya tentu saja mereka mau kamu segera memberikan status kepada Marwah." jawab Saga.


"Iya Malik, kalian kan sudah bersama selama satu tahun. apakah kamu masih tetap menggantung hubungan kalian?" tanya Aurel.


"Iya mama, bulan depan aku pasti meminang Marwah." jawab Malik.


"Ya sudah, mama sama papa akan berangkat ke Dubai untuk satu bulan ke depan." ucap Saga.


"Papa sama mama harus hati-hati, kabari kamu selalu." pinta Faruq.


Untuk satu bulan kedepan Saga dan Aurel akan pergi ke Dubai, mereka harus mengurus bisnis yang ada di sana. Aurel selalu memperingatkan ketika putranya untuk tidak melakukan sesuatu yang akan membuat mereka rugi sendiri.


Keesokan hari akhirnya Aurel dan Saga berangkat menggunakan pesawat pribadi, sepasang suami istri itu meminta anak-anak mereka untuk menjaga diri.


KEESOKAN HARI


"Mama!" panggil Salim.

__ADS_1


"Mama!" panggil Faruq.


"Mama kan tidak ada di rumah, kalian lupa ya?" tanya Malik.


Seketika raut wajah Salim dan Faruq berubah, memang dua pria itu begitu manja kepada Aurel.


"Ada apa?" tanya Malik.


"Rumah terasa sangat sepi saat mama gak ada di rumah." jawab Salim.


"Makanannya tidak enak, masakan mama paling lezat." ucap Faruq.


"Cepat makan, setelah itu kita berangkat ke kantor." pinta Malik.


"Lalu, bekal buat ke kantor gimana?" tanya Salim.


"Sudah aku buatkan nasi goreng kambing sama telur mata sapi." jawab Malik.


Memang Malik selalu menjadi saudara yang mampu membuat dua saudara kembarnya Selalu bergantung padanya.


"Makasih ya, Malik." ucap Faruq dan Salim.


"Ya sudah, aku ke kantor dulu." ucap Malik yang kemudian pergi terlebih dahulu.


*Malik, seorang pembisnis di bidang kontraktor sana sepeti papanya.


*Salim, pembisnis permata


*Faruq, pengusaha di bidang perhotelan.


PERUSAHAAN KONTRAKTOR HUSEIN


"Selamat pagi, tuan." panggil salah satu karyawan.


"Selamat pagi." jawab Malik.


Malik, dia adalah seorang pria yang memiliki sifat hampir sama dengan Saga, pria itu sangat susah di rayu. pria setia dan memegang tinggi. kepercayaan.


"Malik." panggil Marwah kepada Malik.


"Hai." jawab Malik yang kemudian menggandeng Marwah.


"Katanya mama Aurel sama papa Saga pergi ke Dubai?" tanya Marwah.


"Iya, mereka di sana untuk satu bulan ke depan." jawab Malik.


"Lalu, bagaimana dengan dua saudaramu itu?" tanya Marwah.


"Ya.., tentu saja mereka sangat kebingungan." jawab Malik.


"Jaga dua saudara mu itu baik-baik," ucap Marwah.

__ADS_1


"Tentu saja." jawab Malik.


Marwah dan Malik masuk ke kantor, di sana sudah ada seorang wanita yang sudah menunggu kedatangan pria itu.


"Tuan." panggil seorang wanita yang bernama Cristina.


"Pagi," jawab Malik.


Tatapan mata Cristina nampak menatap Marwah yang sedang bersama dengan Malik, dari tatapan mata yang di tunjukkan oleh Cristina tentu saja wanita itu tidak suka dengan keberadaan Marwah.


"Ini wanita Kenapa ada di sini, dia ini seperti wanita yang tidak mempunyai pekerjaan sama sekali." guman Cristina dalam hati.


"Oya sayang, apakah pesanan yang aku minta waktu itu sudah jadi?" tanya Malik.


"Sudah." jawab Marwah.


"Ya sudah kalau begitu, nanti tinggal menunggu papa dan mama kembali." ucap Malik.


Di lihat seribu kali pun, tatapan mata Cristina benar-benar menunjukkan ketidak sukaan kepada Marwah.


"Aku selalu berdoa kepada Tuhan agar wanita ini cepat mampus, tapi kenapa dia tidak mampus juga." guman Cristina dalam hati yang terus berdoa jelek terhadap Marwah.


"Oya, sayang. nanti malam bisakah kamu datang ke pesta itu?" tanya Marwah.


"Tentu." jawab Malik.


"Dasar wanita kurang ajar!!!" teriak Cristina dalam hati.


"Oya, Cristin. bisakah kamu menemui tuan Kened." tanya Malik.


"Sekarang, tuan?" tanya Cristina.


"Tentu saja." jawab Malik.


Mau tak mau Cristina harus pergi meninggalkan sepasang kekasih yang sudah bertunangan itu dengan kekesalan yang luar biasa.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2