Gang Doctor

Gang Doctor
Part 18


__ADS_3

Zack tiba di rumah membawa sebotol wine ia mengendurkan dasinya dan menggulung lengan kemejanya.


Zack berhenti di depan meja makan dan mengamati masakan yang sudah siap. masakan Lana sungguh menggoda, ia membuat kudapan dan beberapa masakan lainnya.


"Apa ini pesta?" tanya Zack sembari mengecup kening Lana yang baru saja meletakkan gelas diatas meja.


Malam itu Lana terlihat begitu cantik sepertinya ia sengaja berdandan untuk makan malam dengan Zack.


"Duduk dan ayo makan" kata Lana sembari menyiapkan makanan di piring Zack.


Atmosfir malam itu sedikit panas karena Zack mencium gelagat ganjil dari istrinya. Lana terlihat berbeda dan sorot matanya lebih berani tidak seperti biasanya.


Lana dan Zack duduk saling berhadapan keduanya duduk di ujung meja agar bisa saling memandang satu sama lain. Zack dengan santai memotong steak di hadapannya dan tatapannya tidak lepas dari wajah Lana.


Lana sendiri tampak tersenyum sambil menikmati makanan.


"Oh aku akan membuka wine nya" kata Zack yang hampir berdiri dari duduknya.


"Tidak sayang biar aku yang buka" Lana berdiri dari duduknya dan terlihat lihai membuka tutup botol wine.


Sayang? sejak kapan Lana memanggilku dengan sebutan itu?


Dengan gaya elegan Lana menuangkan wine kedalam gelas Zack lalu ke dalam gelasnya.


Zack meminum wine di gelasnya, ia merasa gerah lalu melepas dasiya. Zack memandang Lana yang kecantikannya mendekati sempurna malam itu.

__ADS_1


Ponsel Zack berbunyi ada panggilan telepon dari Gio. Zack melirik ponselnya yang ia letakkan di atas meja makan tepat di sebelah nya. sementara Lana mengamati gerak gerik Zack dan ikut melirik ponsel itu. Lana tahu pasti Zack mendapat laporan dari Gio jika ia memesan senjata tadi siang.


"Kenapa kau tidak mengangkat teleponnya sayang?" tanya Lana sebelah tangannya merayap ke dalam pinggang nya dan meraba senpi yang ia sembunyikan disana.


Diam-diam Lana mengeluarkan senjata itu dan siap membidikkan ke arah Zack.


"Sudah kuduga..." senyum tersungging di bibir tipis Zack. ia terkekeh meremehkan Lana yang sudah berhasil menodongkan senjata ke arah nya.


"Hmmm jadi ini tujuan mu pulang ke rumah?" tanya Zack, ia mengangkat kedua tangannya tanda pasrah.


"Jangan harap aku akan memaafkan mu Zack Van Camont! kau terlalu jahat karena menghabisi ayahku tanpa belas kasihan!" mata Lana berkaca-kaca. ia menarik pelatuk senjatanya dan bukan Zack jika tidak bisa menghindari tembakan Lana.


Zack berlari dan bersembunyi di balik lemari lalu mengeluarkan senpinya yang ia selipkan di pinggangnya. Zack balik menodongkan senpi ke arah Lana.


"Bagaimana sekarang jika aku menembak dirimu seperti aku menembak ayahmu?"


Zack menyeringai ia bersembunyi di balik dinding pembatas ruang makan dan rumah tengah.


"Apa kau takut padaku Zack?! kenapa bersembunyi seperti wanita?" Lana tertawa sembari tetap waspada menodongkan senjatanya.


Zack menarik lengan Lana dari belakang dan memepet tubuh Lana di dinding. ia dengan mudah mendapatkan senjata Lana. dengan satu lengannya Zack menekan leher Lana hingga gadis itu seperti tercekik.


"Apa kau sudah gila? kenapa kau berani padaku Lana sayang?" Zack menarik rambut Lana hingga Lana mendongakkan wajahnya.


Zack mendekatkan bibirnya ke pipi Lana dan berbicara dengan gemas.

__ADS_1


"Siapa yang menghasut mu melakukan semua ini?" bisik Zack ia beralih mendekati bibir Lana yang berdarah karena terkena serpihan kaca dari perabotan yang pecah.


"Lepaskan aku!" Lana mencoba memberontak. ia mendorong tubuh kekar Zack agar mundur.


Zack melempar senjatanya ia ******* bibir Lana dengan liar sambil kedua tangannya menahan tangan Lana ke atas. Lana tidak berkutik Zack mengunci gerakannya.


"Kau akan tahu apa itu bertarung! aku akan menunjukan caranya padamu" napas Zack mendengus dan matanya terlihat sayu. Ia melepas kemeja putihnya dengan kasar dan membuangnya kelantai.


Zack menarik dress yang di kenakan Lana hingga robek di bagian dada.


"Katakan jika kau menyukai ku?" Zack menempelkan wajahnya pada leher Lana.


"Tidak akan! seujung kuku pun aku tidak menyukai mu Zack Van Camont!" Lana mencoba melepas genggaman tangan Zack di lengannya.


Zack menyeringai mendengar ucapan Lana yang membuatnya semakin marah.


Zack menyingkap bagian bawah dress pendek yang Lana kenakan. dengan cepat dan brutal ia membuka ikat pinggangnya.


"Aku akan membuatmu menyukai ku sayang....." suara Zack terdengar semakin berat di telinga Lana.


Seketika Lana merinding saat sesuatu memaksa memasuki dirinya. ia memejamkan matanya dan meremas punggung Zack.


Lana membenci Zack untuk saat ini tapi sialnya tubuhnya terlena dengan perlakuan Zack padanya.


.

__ADS_1


.


Harusnya part ini lebih hot lagi guys tapi takut tidak lolos review 😅😂


__ADS_2