
Bella menemui Zack di kantor polisi. Ia melihat Zack terluka karena pukulan.
"Zack kenapa tiba-tiba semua jadi begini?" Bella terisak di pelukan saudaranya itu. Zack sendiri hampir menangis karena tidak mampu berbuat apa-apa.
Zack tahu kemungkinan Yakuza yang di pimpin Matsumoto menyerang rumah daddy dan bisa saja mereka menculik daddy, mommy dan paman Tim.
"Bella aku tidak tahu harus bagaimana, satu-satunya yang bisa kami andalkan adalah dirimu! Tolong daddy dan mommy. Bella aku yakin kau pasti mampu melakukannya"
"Tapi...bagaimana aku melakukannya Zack?!"
"Beritahu Mr. Li tentang semua yang terjadi. Ia pasti akan membantu kita"
"Tapi...." Bella ragu apa dirinya mampu menyelamatkan kedua orang tuanya mengingat ilmu beladirinya saja belum begitu terasah.
"Waktu habis!" kata seorang penjaga sel meneriaki Zack dan Bella.
"Cari orang ini! Temukan daddy!" Zack menyerahkan selembar foto usang dari dalam saku baju tahanan yang ia kenakan.
Bella menggenggam selembar foto itu dengan hati hancur berkeping. Ini seperti sengatan listrik yang tiba-tiba menjalari tubuh Bella. Ia bimbang dan bibgung bercampur jadi satu.
__ADS_1
Zack aku harus bagaiamana?!
Bella berjalan perlahan keluar dari kantor kepolisisan. Di luar rupanya Erthan telah menunggunya.
"Bella kau baik-baik saja?" tanya Erthan.
Bella menatap tajam ke arah Erthan. Kali ini tatapannya dingin penuh kebencian pada Erthan.
"Kau sudah puas dokter Erthan? Seharusnya sejak awal aku menuruti Zack untuk tidak mendekati dirimu sama sekali!"
"Bella aku bisa jelaskan semua" Erthan mengiba meminta kesempatan. Hatinya sedih karena Bella terlihat kecewa padanya.
"Aku tidak butuh penjelasan darimu! Pergi jangan dekati aku atau berani menyebut namaku lagi!" bulir bening terjatuh dari sudut mata Bella. Ia bahkan tak lagi mampu merasakan sedinya hingga menangispun tak terasa olehnya. Semua serba tiba-tiba, hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat dalam waktu satu hari.
"Kau mau kemana? Aku dengar keluargamu menghilang?"
Bella tersenyum memiringkan sudut bibirnya.
"Bagus kau tahu juga yang menimpa keluargaku, karena itu pergi jangan ganggu aku!"
__ADS_1
"Tapi kau mau kemana Bella?!"
"Aku mau kemanapun itu bukan urusan mu!"
Bella melangkah pergi ke perpustakaan pusat. Saat ini ia harus berada di keramaian dimana tidak ada yang berani menculiknya. Ia harus mencari tahu tentang sosok pria yang ada di selembar foto pemberian Zack tadi.
Di balik foto itu tertera sebuah tulisan nama seseorang. "Matsumoto"
Tapi siapa Matsumoto ini? Ada urusan apa dia dengan keluargaku? Kenapa Zack menuduh dia menculik daddy dan mommy serta paman Tim?
Bella mengetikkan nama Matsumoto ada beberapa keterangan keluar dari sebuah situs di internet. Yang paling mendekati dengan foto di tangan Bella saat ini adalah Matsumoto bos Yakuza.
Astaga dia pimpinan Yakuza?! Tapi...ada urusan apa dia dengan keluargaku? Apa dia musuh Zack atau musuh daddy?
Di kejauhan Bella merasa ada yang sedang mengawasinya. Ia bergegas meraih tasnya dan berjalan cepat meninggalakan perpustakaan pusat. Bella yakin ia telah diikuti segerombolan orang yang mengenakan jas hitam.
Bella berlari secepat mungin menuju VC hospital yang berjarak tiga kilo meter dari gedung perpusakan.
Napas Bella tersengal ia seperti tidak kuat lagi berlari segerombolan orang tadi mendekat ke arahnya.
__ADS_1
Jantung Bella berdebar, keringat terlihat membasahi bajunya. tiba-tiba dari belakang ada yang menyentuh bahu Bella dan membuatnya tersentak.
"Paman Li?"