Gang Doctor

Gang Doctor
Part 4


__ADS_3

Bella akan mewakili VC hospital untuk ke penggalangan dana kesehatan masyarakat menengah.


Dari penggalangan dana tersebut masyarakat kelas menengah kebawah akan mendapat layanan geratis untuk vitamin dan beberapa obat jika di perlukan. Petugas akan membuka layanan umum untuk pemeriksaan lengkap meliputi tensi, cek kolesterol dan gula darah. setelahnya per-kepala keluarga akan mendapat bingkisan bahan makanan pokok, buah dan susu kemasan untuk anak dan orang dewasa.


Penggalangan dana ini di pelopori oleh dokter Zack Van Camont yang baik hati dan peduli pada rakyat menengah. sayang sekali saat ini ia sedang terkapar di ranjang rumah sakit dengan bekas luka tembak di punggungnya.


Kemarin siang VC hospital di gemparkan dengan kedatangan Gio yang membawa bosnya dengan luka parah di punggung. Bella yang panik sampai hampir pingsan melihat saudara kembarnya sekarat.


Zack berhasil tertolong dan ia sedang dalam pemulihan. Semua masih menunggu ia sadarkan diri. Daddy Lizard dan mommy Lily juga paman Tim setia menunggu di sisinya.


Kembali ke penggalangan dana, Di sebuah aula besar sudah ramai berkerumun para relawan dan donatur. Bella yang mengenakan stelan kemeja panjang dan celana kain berwarna putih terlihat sedang mengobrol dengan beberapa orang donatur.


Bella terlihat sekali memaksakan senyumnya hari itu. Wajah cantiknya terkesan lelah dan banyak pikiran.


"Mungkin kau perlu menambah tenaga dengan ini" seorang pria mengulurkan minuman hangat pada Bella ia adalah dokter Erthan.


"Kau lagi?!"


"Kenapa terkejut begitu Bella?" kata Erthan sembari memamerkan senyum terbaiknya.


"Untuk apa kau disini?" tanya Bella ketus.

__ADS_1


"Aku memang ikut acara tahunan yang di gagas oleh saudara mu itu"


Wajah Bella kembali terlihat sedih. Ia menyesap minuman hangat pemberian Erthan.


"Ada masalah apa? Kenapa Zack tidak nampak di acara ini? biasanya dia akan memberikan sambutan sebelum acara penggalangan dana di mulai"


"Kau tidak perlu tahu" Bella mengembalikan cangkir teh pada Erthan dan bergegas melangkah pergi.


Erthan hanya tersenyum kecil, sulit sekali baginya menaklukkan hati nona Van Camont. Tapi tidak ada yang tidak mungkin bagi Erthan terutama mendapatkan hati seorang wanita.


Aku pasti akan memenangkan hatimu Bella.


"Lana....." Zack mulai sadar dan menyebut nama Lana.


"Zack ini daddy" tuan Lizard mendekati putranya dan menggenggam tangan Zack.


"Lana aku bisa ...jelas...kan" gumama Zack tidak jelas.


"Apa yang terjadi kenapa dia?" tanya tuan Lizard cemas.


Nyonya Lily yang sejak tadi berada disisi Zack segera merespon dan memanggil dokter.

__ADS_1


"Tidak apa-apa sayang, Zack baru sadar dari operasinya ia masih dalam pengaruh obat bius dan belum sepenuhnya sadar" kata nyonya Lily.


Lizard keluar dari ruang perawatan dan mengajak Tim untuk bicara.


"Tim ada apa sebenarnya? Dimana Lana? Kenapa Zack bisa terluka separah ini?" Tuan Lizard kesal berbagai pertanyaan menggantung di benaknya. untuk bertanya pada Gio pun tidak mungkin karena setelah membawa Zack ke rumah sakit anak itu tidak terlihat batang hidungnya.


"Saya akan segera mencari tahu tuan" kata Tim.


"Cari tahu juga kenapa Lana menghilang! aku rasa semua ini ada hubungannya dengan Lana"


"Baik tuan"


Tim beranjak pergi untuk menjalankan tugasnya. ia memasuki mobil dan membawa dua orang anak buahnya.


"Cepat lacak keberadaan nona Lana temukan dia dan bawa ke hadapan tuan Zack" kata Tim pada kedua anak buahnya yang duduk di kursi depan.


"Baik ketua kami akan segera mencari nona Lana"


"Oh ya cari tahu di mana Gio apa dia baik-baik saja?"


Melihat Gio sekarang, Tim jadi teringat masa mudanya dulu. Segala aksi berbahaya ia lakukan bersama tuan Lizard hingga saat ini mereka sudah pensiun jadi mafia.

__ADS_1


__ADS_2