Gang Doctor

Gang Doctor
Part 31


__ADS_3

"Paman Li?!" Bella melihat ke arah gurunya itu.


Gerombolan Yakuza itu memundurkan langkahnya begitu melihat tuan Li berada di sisi Bella.


Gerombolan itu menyerang dengan cepat. Mereka memiliki keahlian berkelahi yang baik. Bahkan beberapa ada yang menggunakan senjata tajam. Bella dan tuan Li saling membantu menghajar para Yakuza itu hingga mereka terkapar di jalanan.


"Ayo cepat pergi!" kata tuan Li memapah Bella yang sedikit terluka di bagian lengannya.


"Pama daddy di culik oleh kawanan mereka, mommy dan paman Tim juga. Mereka semua menghilang tanpa jejak! Aku harus bagaimaan?"


Tuan Li terdiam mencerna cerita Bella. Ia tidak bisa gegabah memberi saran pada gadis itu.


"Bagaimana dengan saudaramu?"


"Zack tengah di tahan di kantor polisi kata polisi Zack di curigai terlibat dalam perkelahian yang menewaskan banyak anggota Yakuza di jalan beberapa hari yang lalu"


"Kalau begitu sangat tidak aman untukmu kembali ke rumahmu" kata tuan Li.


"Aku akan di VC hospital paman, tapi bisakah paman melatihku beladiri lagi? Aku ingin membereskan semua dan mencari daddy serta mommy yang menghilang. Aku yakin orang-orang jahat itu ingin membalas Zack dengan menyakiti kami semua paman!"

__ADS_1


Tuan Li mengangguk ia prihatin dengan apa yang menimpa keluarga Van Camont saat ini. Lizard yang dulu berjaya jadi bos mafia di takuti oleh mafia lainnya kini tiba-tiba ia di culik dan keluarganya akan di hancurkan.


Kekuasaan cepat sekali berputar dan berpindah tempat. Hari ini berjaya esok belum tentu bertahan karena akan ada yang lebih kuat yang mendominasi kekuasaan. Begitu juga dengan kekuasaan Lizard yang dulu dengan yang sekarang sangat berbeda.


Bella tiba di VC hospital ia berjalan tertatih menuju ruang kerja sang paman yaitu dokter Eric.


"Bella?" dokter Eric berdiri dari duduknya. Kebetulan ia sedang mampir ke VC hospital untuk mengambil barangnya yang tertinggal.


"Uncle Eric" Bella memeluk pamannya menangis tersedu.


"Ada apa Bella? Kenapa kau babak belur begini? siapa yang melakukannya apa orang itu tidak takut pada Lizard Van Camont sampai berani membuat putrinya terluka seperti ini?!"


"Apa maksudmu Bella? Mana mungkin Lizard menghilang begitu saja?! kalau si Timoti ia memang punya jurus menghilang alias pandai berkelit sejak dulu, aku kesal sekali dengannya!"


Eric segera sadar jika ocehannya barusan semakin membuat keponakannya pusing.


"Baiklah apa yang bisa uncle bantu?"


"Uncle bantu cari daddy" kata Bella memelas.

__ADS_1


"Dimana Zack?"


"Di penjara"


"Penjara?! Kenapa?"


"Ceritanya panjang, mungkin uncle bisa jenguk dia di penjara dan bertanya panjang lebar padanya, sekarang aku ingin beristirahat disini saja karena di rumah tidak aman"


"Baiklah Bella, uncle pulang dulu jika ada apa-apa cepat telepon ya"


Bella hanya mengangguk sembari memejmakan matanya. Tubuh lelahnya meringkuk di sofa putih berukuran sedang yang berada di ruang kerja dokter Eric.


***


Di markas Yakuza Matsumoto sedang ada acara minum teh bersama dengan gaya Jepang yang khas. Semua anggota terlihat mengenakan kimono duduk rapi membentuk lingkaran di lantai yang terbuat dari kayu.


"Mari kita rayakan permulaan yang baik ini" Seorang yakuza muda mengangkat cangkir tehnya dan memberikan instruksi agar anggota lain mengikutinya. Pemuda itu adalah Matsumoto Shirai anak dari pimpinan tertinggi Yakuza.


Setelah acara minun teh ini sepertinya menarik jika aku melenyapkan keluarga bermata biru yang sombong itu. -Shirai-

__ADS_1


__ADS_2