Gigoloku Suamiku

Gigoloku Suamiku
Idiot sebenarnya


__ADS_3

Aaron bergetar dengan setiap kalimat yang tertulis disurat papanya. Walau itu bukanlah tulisan sang papa tapi setiap kalimatnya adalah yang pasti papanya ucapkan ditengah kesulitannya berbicara


Tanpa banyak berpikir, Aaron segera menggapai SSD dan langsung mengaksesnya hingga terpampang dilayar laptopnya rekaman CCTV empat tahun yang lalu, dimana hari itu adalah awal dirinya menanamkan kebencian pada sang papa


Terlihat didalam video sepasang manusia yang tampak bicara normal tanpa ada hal aneh apapun. Pembicaraan tentang teman dan bisnis yang mereka lalukan. Kedua orang didalam video yang merupakan Papanya dan ibunya Yuna tampak begitu akrab walau tidak melewati batas wajar, hingga sampai pada perbincangan yang membuat Aaron penasaran tentang selanjutnya


"Ginny, istriku butuh donor jantung dan aku belum menemukannya sampai sekarang. Apakah ada cara agar aku bisa menyelamatkan istriku?" tanya Pak William tiba-tiba dengan raut wajah putus asa. Terlihat cinta yang begitu besar diwajahnya akan sang istri, yaitu ibunya Aaron


"Ambil saja jantungku! Aku akan mendonorkannya..." timpal wanita bernama Ginny yang Aaron kenali sebagai ibunya Yuna serta selingkuhan papanya


"Apa! Aku tidak bercanda Ginny!"


"Aku juga tidak bercanda, tapi dengan satu syarat!" ujar ibunya Yuna di video yang membuat Aaron menahan nafasnya. Seluruh pemikirannya selama ini ternyata salah. Ayahnya tidak pernah mengkhianati ibunya, dia malah berusaha mencari peluang untuk ibunya bisa sembuh namun takdir berkata lain. Semuanya telah terlambat


"Tolong jaga putriku selepas kepergianku! Aku sudah terlalu kotor untuk bisa memeluknya dan mengakui diriku sebagai seorang ibu. Aku bahkan merasa malu jika harus menemuinya dengan tubuh dan wajah ini! Wajah seorang pelacur dan tubuh seorang ja lang" ujar wanita di video lagi yang benar-benar membuat nafas Aaron terhenti. Apa ini? Kenapa mendadak ada rasa penyesalan yang merasuk kedalam jiwanya saat teringat kata-kata kejamnya pada sang Ayah dan juga pada Yuna


"Tapi Ginny..."


"Aku sudah tidak ingin hidup lagi, jadi tolong terima saja niat baikku dan jaga putriku. Dia sudah terlalu menderita dengan perlakuan kejam yang ayahnya tuduhkan dan aku tidak kuasa untuk melindunginya" ujar wanita di video kembali yang perlahan wajah tegarnya berubah menjadi tangisan yang tertahan


"Yuna, putriku yang malang! Dia dituduh sebagai anak haram oleh ayah kandungnya dimana semuanya karena kesalahanku, karena skandalku yang hanyalah salah paham, suamiku sampai meragukan anak yang ku kandung dan saat Yuna terlahir kedunia, dia adalah anak paling malang yang mungkin ada. Ayahnya sudah menyiapkan segalanya untuk menghabisinya bahkan disaat mata kecilnya belum terbuka..."


"...ibu seperti apa diriku yang bahkan tidak bisa melakukan apapun saat putriku diseret dengan begitu kejamnya sedang matanya menangis dan mulut kecilnya memohon agar dia tidak diperlakukan seperti itu. Kau tahu! Aku adalah ibu terburuk! Aku tidak bisa melakukan apapun untuknya dalam posisiku saat ini. Aku menyayanginya tapi aku tidak ada kuasa untuk menenangkan kesedihannya." Ginny, ibunya Yuna terlihat menangis sedang ekspresi papanya Aaron menatap kasihan pada wanita itu

__ADS_1


"Baiklah! Aku akan menerimanya dan memenuhi syaratnya. Aku akan menjaga putrimu," putus pak William akhirnya


"Terima kasih!" ujar wanita itu lagi, lalu tak lama setelahnya keduanya bangkit dari duduknya dan ibunya Yuna mendekat pada papanya dengan tangan terulur untuk berjabat atas persetujuan rencana mereka. Ibunya Yuna mendonorkan jantungnya sedang papanya Aaron akan memenuhi janji menjaga putri wanita itu. Namun naas, kaki wanita itu terpeleset tepat dihadapan papanya hingga sang papa mengambil tindakan cepat menangkap tubuhnya agar tidak terjatuh, namun posisi keduanya jelas terlihat lain pada seorang pria muda yang baru saja membuka pintu ruangan papanya, dan pria muda itu adalah Aaron Nelson yang langsung mencecar dua manusia itu dengan tuduhan berselingkuh tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi


Aaron menghembuskan nafasnya menyesal. Semua yang dilihatnya sekarang adalah kebenarannya. Walau tidak sepenuhnya salah dirinya, namun sedikit banyak dia telah jatuh dalam salah paham terbesar. Aaron teringat akan dirinya saat itu yang langsung berbalik setelah mengumpati sang ayah dengan wanita itu dan menuju ke rumah sakit dimana sang ibu dirawat karena penyakit jantung. Akan tetapi takdir seakan mempermainkan kehidupannya, Aaron mendapati sang ibu sudah menghembuskan nafas terakhirnya hingga dendam dan kebencian semakin membara pada sang ayah


Apalagi setelah itu papanya menghalangi hubungannya dengan Helena, wanita yang menjadi cinta pertamanya dengan mengatakan Helena adalah wanita murahan yang tidak pantas untuk dirinya


Aaron meraup wajahnya kasar saat mengingat betapa bodohnya dia dulu yang meledak-ledak pada sang papa saat hubungannya dengan Helena tidak direstui, setelah kini dia tahu bagaimana Helena sebenarnya. Seorang wanita yang tidak lebih baik dari seorang ja lang


Kembali Aaron terbayang ke masa lalu saat papanya menjodohkannya dengan Yuna. Aaron dapat melihat wajah memerah malu seorang Yuna saat itu, wajah yang penuh cinta dan wajah yang begitu cantik andai Aaron mau memperhatikan dan mendamaikan hatinya dari kebencian. Namun, dirinya malah memandang sinis sang istri dan mengatainya wanita murahan hanya karena Yuna adalah putri dari seorang ja lang. Teringat oleh Aaron akan percakapannya dengan sang papa saat itu


"Kau ingin menikahkanku dengan putri dari selingkuhanmu? Kau pikir aku mau menikah dengan wanita ja lang itu!" cecar Aaron dengan begitu tajam pada sang papa yang juga menatapnya tajam


"Hah!" Aaron tersenyum sinis pada sang papa dan dengan kepala miring pria itu menatap sang papa lalu menjawab


"Ada yang salah kah dari perkataanku? Ibunya seorang ja lang yang tubuhnya dinikmati banyak pria termasuk dirimu juga bukan? Lalu apa menutup kemungkinan kalau putrinya juga seorang ja lang! Katakan! Aku pria keberapa yang akan menikmati tubuh murahan itu?" tutur Aaron dengan congkaknya menuduh Yuna dengan sesuatu yang jelas belum diketahuinya. Tangan pak William terkepal keras, andai dirinya tidak ingat kalau pria muda didepannya adalah putranya, sudah dihantamnya wajah tampan itu sedari tadi saat kalimat kurang ajar terus saja keluar dari mulut pria yang selama ini dia besarkan


"Papa bilang jaga mulutmu Aaron!! Yuna bukanlah kekasih murahanmu Helena yang suka menjajakan tubuh sembarangan!" kalimat sang papa berhasil membuat senyum remeh diwajah Aaron menghilang. Papanya menghina wanita yang sudah tiga tahun menjadi kekasihnya dan wanita yang akan segera Aaron nikahi


"Jangan menuduh Helena dengan mulut kotormu! Kamu tidak berhak mengatur hidupku! Sampai kapanpun aku tidak akan sudi menikah dengan putri wanita ja lang itu, wanita yang telah membuatku harus kehilangan ibuku." mata Aaron memerah menatap sang papa tajam. Sedang pak William menghelakan nafasnya pelan mencoba tenang menghadapi kemarahan sang putra yang meledak-ledak. Dia sadar ini terlalu mendadak untuk Aaron terima apalagi dengan penolakan kerasnya pada hubungan putranya itu dengan Helena


Andai pak William tidak melihat sendiri bagaimana Helena mencoba menggodanya saat sebelum Aaron perkenalkan sebagai kekasih putranya, mungkin dia juga tidak akan tahu serendah apa kekasih anaknya itu

__ADS_1


"Baiklah! Papa tidak akan memaksamu. Tapi ingat! Kamu jangan berharap satu peser pun dari harta papa akan kamu dapatkan! Papa akan memberikan seluruh warisan papa padamu kalau kamu menikah dengan Yuna. Titik! Papa tidak akan mendengar apapun lagi sekarang. Jadi, pikirkan saja dengan baik apa keputusan yang akan kamu buat..." ujar pak William lalu melangkahkan kaki melewati sang putra yang membeku. Ancaman itu terlalu mengerikan untuknya saat dirinya selama ini hidup bergelimangan harta dari sang papa


Setelah itu Aaron mengambil langkah untuk menikah dengan Yuna dengan tetap berhubungan dengan Helena, dirinya bahkan menjanjikan satu hal pada Helena bahwa dirinya akan segera menikahi Helena setelah dirinya resmi bercerai dari Yuna dan papanya meninggal. Aaron bahkan mengabaikan Yuna selama lebih dari dua tahun tanpa mempedulikan bagaimana sang istri pernah mengungkapkan cinta padanya dulu dan sekarang Aaron tidak yakin kalau istrinya masih memiliki rasa yang sama padanya


Aaron tertawa, menertawakan kebodohan fatalnya sendiri. Bagaimana dia bisa begitu idiot memahami semua ini selama ini? Bagaimana dia bisa mengucapkan kalimat buruk seperti itu dulu pada Yuna disaat kini dirinya melihat bagaimana sucinya sang istri? Dia adalah pria pertamanya sang istri walau itu terselubung kebohongan dengan identitas bertutup topeng. Dia yang setiap malam menghabiskan malam panas berselimut hasrat dengan sang istri, pria itu adalah dia, dirinya sendiri. Lalu dimanakah letak tuduhan ja lang yang dirinya gaungkan pada diri Yuna?


"Aarrghh!!" Aaron berteriak sembari menarik keras rambutnya. Ternyata dialah laki-laki kotor yang sebenarnya, menikmati tubuh sang istri sembari terus membohongi Yuna dalam penyamaran dan juga harus diakuinya, dia kecanduan pada rasa dan harum sang istri sekarang


"Kau idiot sebenarnya, Aaron!" cecarnya pada dirinya sendiri dengan keras


.


.


.


Bagaimana? Semakin bingung apa semakin puyeng? Hehe😁


Maaf untuk yang minta crazy up sampai chat saya secara pribadi, saya tidak bisa melakukannya🙏🙏


Maaf, karena dari awal di deskripsi sudah saya katakan kalau cerita ini Slow update... Tapi terima kasih untuk apresiasinya🙏 saya sangat menghargainya karena itu berarti kalian serius menyukai karya ini


Sekali lagi terima kasih banyak 🙏😘

__ADS_1


__ADS_2