Gigoloku Suamiku

Gigoloku Suamiku
Yuna vs Helena


__ADS_3

Yuna memandang rintikan hujan yang turun membasahi bumi. Dia tersenyum, senyuman yang seakan mensyukuri semua yang menimpanya. Perlahan tangannya bergerak mengusap perutnya. Dia memang tidak memiliki apa-apa, tapi Yuna punya hartanya yang paling berharga, bayinya, buah cintanya dengan sang suami dalam peran gigolo. Menghirup nafas lalu menghembuskannya, Yuna merasa damai sekarang. Setidaknya dia jauh merasa tenang setelah melepas semuanya


Dirinya sekarang berada di sebuah halte yang akan membawanya ke entahlah, Yuna tidak punya tujuan. Meminta tolong pada para sahabatnya jelas bukan jalan yang baik karena tentu Aaron pasti akan menemuinya. Pulang ke rumah kakaknya! Tentu saja itu hal yang paling Yuna hindari kembali kerumah rasa neraka dengan kakak-nya yang sejahat iblis


Yuna baru saja habis dari makam papa mertuanya, mencurahkan seluruh isi hatinya dan juga meminta restu untuk langkah yang akan diambilnya. Dia juga sudah mengajukan surat resign dari sekolahnya yang berarti Yuna benar-benar ingin meninggalkan seluruh masa lalunya dan menjemput masa depan yang lebih baik, dimana dia disayangi dan dihargai


Sebuah mobil tiba-tiba berhenti didepannya yang sedang termenung, memikirkan tujuan kemana dirinya pergi sekarang. Ada rasa was-was dihatinya, takut kalau yang berada didalam mobil itu adalah salah satu dari orang yang dihindarinya.


Kaca mobil diturunkan dan dibaliknya ada seorang wanita dengan senyum sinis dibibirnya


"Wow, kebetulan sekali aku berjumpa denganmu disini!" seru si wanita yang kemudian mulai turun dari mobilnya. Yuna bernafas lega, ternyata hanya seorang manusia kurang kerjaan yang menyapanya entah tujuannya apa?


"Kau sendirian saja? Dimana para pengawalmu? Bukankah kau itu istri dari orang paling berpengaruh di kota ya? Bagaimana bisa pergi tanpa pengawalan seperti ini?" tanya si wanita lagi mengejek saat Yuna sama sekali tidak menanggapinya


"Nona Helena, sebenarnya ada masalah apa Anda sampai merepotkan diri mengganggu saya seperti ini?" sahut Yuna akhirnya yang mulai jengah juga dengan kelakuan wanita yang dikenalinya sebagai kekasih Aaron, sang mantan suami


Helena tertawa lalu menatap tajam Yuna. Dia iri sekaligus benci pada sosok Yuna, karena Yuna-lah dirinya tidak bisa bersatu dengan Aaron saat rencananya sudah Helena susun dengan begitu baik untuk menguasai seorang Aaron


"Dasar ja lang!" desis Helena menatap jijik pada Yuna yang menghelakan nafasnya pelan. Yuna sedang malas untuk bertengkar sekarang karena dia baru saja mendapat waktu tenangnya. Yuna menoleh pada Helena lalu tersenyum

__ADS_1


"Ada masalahkah dengan Anda kalau saya seorang ja lang?" tanya Yuna tenang karena faktanya dirinya memang pelacur kan? Pelacur pribadi suaminya


"Oh tentu saja bermasalah! Bagaimana bisa Aaron menikah dengan wanita menjijikan sepertimu. Kamu bahkan berani bermain kotor dengan gigolo di mansion keluarga Aaron!" tuding Helena yang mencoba untuk merendahkan Yuna, dia pikir Yuna belum tahu tentang siapa pemilik wajah dibalik topeng gigolonya selama ini. Helena semakin tertarik saat melihat reaksi terkejut di wajah Yuna yang nyatanya Yuna terkejut karena berpikir bagaimana Helena yang bahkan tidak pernah ada urusan dengannya bisa tahu kalau dia mengundang gigolo ke mansion Nelson


"Tentu saja Helena tahu, karena dia adalah kekasih Aaron..." begitulah ucap batin dan pikiran Yuna. Dari siapa lagi kemungkinan Helena tahu kalau bukan suami tercintanya yang adalah kekasih dari Helena yang memberitahu


"Bagaimana kamu tahu?" kendati pikirannya sudah menebak jawabannya tapi Yuna tetap menanyakannya untuk lebih meyakinkan dirinya akan prediksinya. Tidak mungkin Aaron sampai merendahkannya setingkat ini kan? Sampai suami yang sudah menjadi mantannya itu memberitahu aibnya pada kekasih pria itu


"Oh tentu saja aku tahu! Aku kan calon nyonya muda Nelson di masa depan. Sekarang sudah saatnya kotoran sepertimu menyingkir dari posisi yang seharusnya menjadi milikku," sembur Helena lagi merasa begitu bangga dengan kalimatnya. Dia masih berpikir Yuna tidak tahu apa-apa


Yuna tersenyum menanggapinya. Ternyata benar! Aaron yang memberitahu Helena sampai wanita didepannya ini dengan berani mengakui diri sebagai nyonya muda Nelson di masa depan. Apa Aaron memang akan langsung mempersunting Helena begitu semua ini selesai?


Menghembuskan nafasnya kembali untuk menetralkan rasa sakit yang mendadak kembali hadir mencubiti hatinya. Nyatanya Yuna masih begitu mencintai sosok Aaron hingga mendengar kabar bahwa pria itu akan menikahi wanita lain sungguh menyakitkan tapi dirinya tidak bisa melakukan apa-apa, sudah takdirnya menerima semua ini. Tidak perlu menoleh lagi ke belakang yang penting sekarang Yuna ingin menghabiskan hari-harinya dengan damai


"Kata buruk? Ow, kata-kata saya salah ya? Bukankah kamu memang seorang ja lang menjijikan? Aku bahkan punya bukti betapa ja langnya dirimu, Yuna!" tutur Helena dengan begitu congkaknya. Dia merasa berada diatas angin saat Yuna tidak tahu apa-apa. Mata Yuna membulat mendengar kalimat itu. Apa maksudnya bukti?


"Apa maksudmu?" tanya Yuna bingung. Helena tertawa lalu mengeluarkan ponselnya. Video yang dulunya dihapus Aaron adalah bukti akuratnya. Yuna belum mengetahui sosok gigolonya dan ini adalah kesempatan Helena untuk semakin menjatuhkan mental Yuna. Mengatainya ja lang yang tidur dengan sembarang pria


Beruntung Helena masih menyimpan salinan video rekaman itu hingga dirinya bisa menggunakannya sekarang. Helena mulai mengotak atik ponselnya lalu menyerahkannya pada Yuna untuk dilihat oleh wanita itu

__ADS_1


Mata Yuna kembali membulat, video percintaannya dengan Aaron yang cosplay sebagai gigolo ada didepannya. Video itu terekam dengan baik dan Yuna sama sekali tidak tahu kalau dirinya direkam. Pikirannya mulai menjelajah memikirkan berbagai kemungkinan sampai video ini ada. Apa Aaron sengaja merekam setiap kegiatan seksual mereka lalu menyerahkannya pada Helena?


Yuna mengamati waktu pengambilan rekaman dan itu tepat saat malam dia membongkar kedok Aaron sebagai gigolo yang berarti Helena sudah tahu juga kalau gigolo yang bersamanya saat itu adalah Aaron? Atau Helena belum melihat keseluruhan videonya dan belum tahu kalau didalam video itu adalah diri Yuna dengan suaminya sendiri


"Bagaimana! Kau tampak menikmatinya, apa gigolo itu memuaskanmu?" Helena kembali berujar mengejek. Sedang Yuna menatap sekilas pada Helena tanpa menjawab lalu melajukan video ditangannya hingga pada saat dirinya membuka topeng penutup identitas Aaron. Ternyata memang Video ini merekam semuanya, dan Helena dengan bodohnya tidak memeriksa keseluruhannya


"Iya, dia sangat memuaskanku. Anda tahu! Dia sangat perkasa" jawab Yuna menyerahkan ponsel Helena kembali. Wajah Helena yang tadinya tersenyum penuh kemenangan berganti menjadi diam dan terkejut. Bukan ekspresi seperti itu yang diinginkan Helena untuk ditampilkan Yuna, tapi Helena ingin melihat ekspresi Yuna yang ketakutan kalau wanita itu melakukan hal cabul dengan pria lain yang bukan suaminya


"Ternyata kau memang ja lang! Jauhi Aaron! Wanita kotor sepertimu tidak pantas untuk Aaron!" teriak Helena mulai kesal dengan wajah tenang Yuna yang sama sekali tidak terprovokasi olehnya. Helena tidak tau bagaimana Yuna mampu memasang wajah tenangnya disaat hatinya kini sakit


Andai Helena tahu bagaimana Yuna yang sudah kebal dengan berbagai ekspresi kesakitan ini menjalani kehidupannya, mungkin Helena akan memilih untuk tidak mengusik kehidupan Yuna jika memang dirinya mempunyai hati dan perasaan sebagai sesama wanita


"Lalu wanita seperti apa yang cocok untuk Aaron? Wanita seperti Anda kah?" jawab Yuna yang mulai jengah dengan kata-kata Helena. Dia hanya ingin tenang tapi kenapa untuk mencapai tahap itu saja rasannya Yuna selalu menemukan kesulitan


.


.


.

__ADS_1


Kritik sarannya🙏


mampir juga di karya author indah MB (suci yang ternoda) jangan lupa berikan dukungan kalian ya😊


__ADS_2