Gigoloku Suamiku

Gigoloku Suamiku
Gigoloku ternyata suamiku


__ADS_3

"Nyonya! Kenapa Anda tiba-tiba datang kemari?" tanya Miss Gio khawatir, takut ada hal tidak baik menimpa Yuna saat melihat wajah wanita itu yang lesu dan tidak ceria penuh semangat seperti biasanya


"Miss! Coba katakan padaku, siapa gigolo itu?" Yuna langsung bertanya ke intinya yang menjadi tujuannya bertemu langsung dengan Miss Gio


"Gigolo yang mana maksud Nyonya?" Miss Gio bertanya balik dengan wajah bingung padahal dirinya jelas tahu maksud dari pertanyaan Yuna


"Miss tahu maksud pertanyaanku, dan pasti tahu siapa gigolo itu?" sahut Yuna lagi yang membuat Miss Gio menghelakan nafasnya perlahan. Percuma dia berakting tidak tahu sekarang, Yuna jelas tidak akan percaya padanya


"Iya, Nyonya benar! Saya memang tahu dan mengenalinya"


"Katakan padaku siapa dia dan dimana dia tinggal?" Yuna bertanya antusias, dia benar-benar penasaran tentang sosok gigolonya sekarang


"Nyonya! Bukan saya tidak ingin memberitahukannya pada Anda tapi saya tidak ingin membuat Anda terbangun dari mimpi Anda! Akan lebih baik jika Anda tidak mengetahuinya,"


"Miss..." teriak Yuna memohon untuk diberitahu siapa gigolo itu


"Saya berkewajiban menjaga rahasia dan tanggung jawab untuk tidak mengatakannya! Jadi, jika Anda ingin mengetahui rahasianya, lepaskan topeng itu sendiri." saran Miss Gio yang membuat Yuna tersentak


Tanpa melanjutkan lagi pertanyaannya yang jelas tidak akan dijawab Miss Gio, Yuna berbalik untuk kembali ke mansionnya dengan pikirannya yang kembali penuh sekarang


"Miss Gio tidak akan memberitahu rahasianya meski aku meletakkan pisau dilehernya. Untuk menjaga bisnis prostitusinya tetap berjalan dengan baik, Miss Gio akan menjaga rahasia ini selamanya bahkan jika harus mempertaruhkan nyawanya sendiri. Huh! Aku tidak bisa memaksanya," batin Yuna mende sah lesu sembari mencari taksi untuk kembali ke mansion. Malam ini dia akan membuktikan sendiri siapa sebenarnya gigolonya, benarkah kalau pria itu adalah suaminya sendiri, Aaron Nelson?


Menemukan taksi, Yuna mengetik satu pesan pada Miss Gio


'Katakan padanya untuk datang ke mansionku malam ini. Aku membutuhkannya'


Pesan dari Yuna membuat Miss Gio tersenyum. Sepertinya akan ada rahasia besar yang terbongkar malam ini

__ADS_1


'Baik Nyonya' balas Miss Gio masih dengan senyum


πŸ€πŸ€πŸ€


Yuna menunggu malam tiba dengan sikap seakan tidak tahu apa-apa. Sikap gelisahnya menanti malam yang tak kunjung berganti menarik perhatian Minnie pada Nyonya mudanya itu. Hatinya terasa tercubit saat membayangkan dirinya sedang dalam proses mengkhianati nyonya-nya itu


"Nyonya, Anda mau makan?" tawar Minnie saat hari sudah mulai berganti penghujungnya. Matahari bahkan sudah menunjukkan lembayungnya di barat


"Tidak, aku sedang tidak berselera." jawab Yuna kembali menatap jam, berharap Miss Gio sudah menyampaikan pesannya pada si gigolo


"Minnie, malam ini selingkuhanku mungkin akan datang lagi, jadi mohon kerjasamanya ya!" ujar Yuna menatap lembut pada sang pelayan setia


"Baik, Nyonya." Minnie mengangguk untuk kembali menutup mulut dan menutup segalanya akan perselingkuhan sang Nyonya. Andai Minnie bisa mengungkapkan kenyataan kalau dirinya sudah memasang kamera tersembunyi di kamar Yuna tapi dirinya tidak dapat melakukan apa-apa setelah mendapat perintah dari orang yang berkuasa. Permainan dua orang yang melibatkannya serta menjadikan sang Nyonya sebagai objek korbannya. Andai... Minnie hanya bisa berandai tapi sekarang dirinya menyerahkan segalanya pada apa yang akan terjadi, walau jelas apapun yang terjadi Yuna akan tetap terluka di akhirnya


Malam semakin larut hingga akhirnya yang ditunggu Yuna datang. Dia menyambut gigolonya seperti wanita gila kehangatan pria, seperti biasa. Tidak mudah bagi Yuna mempertahankan mimik wajahnya ditengah rasa penasarannya yang menggebu. Menatap tajam pada topeng yang dipakai oleh si gigolo, Yuna ingin sekali segera merenggutnya tapi dia harus tetap menahan diri sampai pada waktunya tiba


Yuna menawarkan segelas air pada si gigolo yang diminumnya tanpa rasa curiga sedikitpun. Yuna tersenyum tipis karena rencananya berjalan dengan lancar. Dirinya baru saja memasukkan obat tidur dalam minuman si gigolo dan dapat Yuna pastikan kalau gigolonya malam ini akan tidur sampai pagi hari esok


Selesai menandaskan segelas air yang diberikan Yuna, si gigolo mulai menyerang agresif wanita yang sudah berlenggak-lenggok dengan menggoda didepannya lalu percintaan panas pun tidak dapat terelakkan lagi. Selesai pelepasan si gigolo sudah jatuh terkapar tak sadarkan diri lagi. Dia tertidur karena efek obat tidur yang tadi Yuna suguhkan


Walaupun begitu Yuna menatap takjub pada stamina si gigolo yang mampu membuatnya mencapai nirwana kenikmatan walau dalam serangan obat tidur yang mungkin membuatnya sulit untuk mempertahankan kesadarannya


Yuna juga terlentang sebentar, menormalisasi jantungnya yang juga berpacu cepat setelah pertarungan mereka tadi. Harus Yuna akui kalau dia kelelahan tapi rasa penasarannya membuatnya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan.


Dengan perlahan Yuna turun dan memakai kembali pakaian tidur yang tadi dibukanya saat menyambut si gigolo lalu menatap pada wajah si gigolo yang bertopeng dan tak sadarkan diri. Ini kesempatannya!


Yuna mendekat bersamaan dengan jantungnya yang ber dag-dig-dug ria. Ada rasa takut kalau kecurigaannya ternyata benar. Tidak mungkin kan kalau gigolo ini adalah suaminya? Yuna tidak akan mempercayainya

__ADS_1


"Sekarang hanya dengan melihatnya membuatku merinding," ungkap batinnya yang menatap fokus pada wajah tidur damai si gigolo yang tidak terusik sama sekali saat Yuna kembali menaiki ranjang dan perlahan tangan lembutnya menyentuh topeng hitam pada wajah si gigolo. Hatinya berharap semoga saja bukan tapi kenyataan yang didapatnya saat topeng itu berhasil lepas sepenuhnya dari wajah si gigolo benar-benar membuat Yuna terkejut dan shock berat


Wajah dibaliknya adalah Aaron Nelson


Apa ini? Kenapa wajah Aaron ada dibalik topeng hitam gigolonya? Jadi, selama ini dirinya menghabiskan malam dengan suaminya sendiri!


Yuna menggeleng sembari menutup mulutnya sedang matanya yang tadinya membulat terkejut kini mulai berair. Dia terus menggeleng dan perlahan mundur dari ranjang hingga


Klang... Benda diatas nakas jatuh karena tersenggol olehnya namun sang suami atau harus Yuna sebut sebagai gigolonya masih terpejam damai dalam tidurnya. Wajah tampan itu tertidur seakan tanpa beban


"Tidak... Tidak mungkin!" ucap Yuna lirih dengan air mata dan gelengan kepala kuat serta tangan yang menutup mulutnya tak percaya. Lalu Yuna memilih berlari keluar dari kamarnya menuju taman dibelakang mansion dan dia mulai menangis sesenggukan disana


"Aku tidak bisa memikirkan apapun apa yang telah aku lihat, Kita telah menghabiskan malam bersama selama hampir dua bulan dan aku sama sekali tidak menyadarinya dan aku malah jatuh cinta pada gigoloku yang ternyata adalah suamiku sendiri," batin Yuna masih terus larut dalam tangisnya. Dia merasa telah ditipu dengan segalanya sekarang


"Dia menipuku dengan berpura-pura menjadi gigolo dan dia bahkan bisa tertidur dengan nyenyak," ucap Yuna dalam kesendiriannya. Teringat olehnya betapa dia merasa kotor, hina dan menjijikan karena telah tidur dengan pria lain yang bukan suaminya, dan bahkan Yuna merasa begitu putus asa saat menyadari dirinya mengandung anak dari seorang gigolo. Tapi apa yang Aaron lakukan? Menipunya dan menikmati perannya dengan begitu baik dan mengatai diri Yuna dengan kata-kata kejam, bahkan Aaron masih bisa tertidur nyaman setelah menipunya seperti ini


"ARGH...." teriak Yuna merasa frustasi dengan semua yang dialaminya. Kenapa takdir seakan menghukumnya dan dia dipermainkan dengan begitu bodohnya


.


.


.


Ada yang kecewa dengan alur terbongkarnya?😁


Mampir juga dikarya temanku yaπŸ‘‡πŸΌ

__ADS_1



__ADS_2