
Masa Orientasi Siswa begitulah sebutan MOS dan kegiatan itu selalu di laksanakan ketika penerimaan siswa baru di sebuah sekolah. Sebenarnya tujuan MOS hanya untuk memperkenalkan lingkungan sekolah yang baru bagi siswa baru di sekolah yang baru namun banyak juga dari penyelenggara penerima siswa baru menambahkan dengan gojlokan(dalam bahasa Jawa) karena MOS identik dengan penggojlokan. Begitu juga dengan SMP Nudia, hari itu di adakan MOS bagi para peserta didik baru. Para siswa baru itu di kumpulkan di lapangan untuk mendapatkan pengarahan apa yang harus di persiapkan dan di lakukan oleh para peserta. Di sela-sela pengarahan mereka berkenalan dengan teman-teman yang berada di dekat mereka. Seorang gadis manis yang sederhana sedang asyik memperhatikan arahan yang di berikan kakak senior mereka dan saat mata nya tak sengaja bersitatap dengan seorang cowok yang begitu tampan dan mempesona, dia tersenyum sejenak dan kemudian mengalihkan pandangan nya karena merasa kurang nyaman. Seorang cewek tomboy di sebelahnya mengajak nya berkenalan, Hai.... namaku Ani, siapa namamu? Aku Widi jawab nya singkat. Kita temenan ya kata Ani lagi dan Widi hanya mengangguk sambil tersenyum. Hari-hari MOS mereka jalani dengan senang hati, dan tak terasa hari ini terakhir pelaksanaan MOS. Hari itu mereka mengadakan lomba, emang kali ini MOS yang di laksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena MOS kali ini tidak ada penggojlokan melainkan lomba. Beberapa lomba harus mereka ikuti baik peorangan maupun tim. Saat itu mereka akan mengadakan lomba lari berpasangan dengan sebelah kaki mereka di ikat menjadi satu. Pemilihan pasangan di tentukan dengan acak, mereka memberikan nomer pada peserta dan di suruh mencari nomer yang sama untuk menjadi partner nya. Mereka ada yang meneriakkan nomer nya, ada yang muter mencari nomer pasangan nya semua tampak riuh dan menemukan pasangan mereka masing-masing. Setelah agak reda dari keriuhan mereka seorang anak laki-laki mengangkat nomernya dan hanya diam namun mata nya melihat sekeliling mencari pasangan nya. Hai Widi, kamu kok diem aja dari tadi berapa sih nomer mu tanya Ani penasaran. Widi menunjukkan nomernya pada Ani. Setelah melihat nomer Widi Ani mengedarkan pandangannya,,,, hei Wid cowok itu pasangan mu. Widi kemudian mengangkat nomernya juga, tak berapa lama cowok itu mendekati Widi. Hai kita partner, semoga kita bisa bekerja sama katanya dengan wajah datar nya. Siapa namamu? Aku Widi kata Widi sambil mengulurkan tangan nya pada cowok itu. Aku Thomas jawabnya singkat dan menjabat tangan Widi. Saat giliran mereka untuk maju, Thomas dan Widi saling bertatapan sejenak kemudian bersiap lari dengan kaki sebelah yang di ikat jadi satu. Sebelum berlari Thomas berbisik pada Widi agar menyamakan langkah dengan nya. Ketika peluit di bunyikan dengan kompak mereka mulai berlari, di antara pasangan yang berlari hanya Widi dan Thomas yang tampak kompak dan seirama. Sebelum sampai di finish Thomas dan Widi saling melingkarkan tangan nya di pinggang untuk mempercepat langkah mereka dan menjaga keseimbangan mereka. Riuh tepuk tangan dan siulan pun terdengar begitu riuh melihat pasangan Widi dan Thomas yang begitu kompak dan serasi. Setelah melalui semi final akhirnya Widi dan Thomas menjadi pemenang dalam lomba lari berpasangan. Thomas tampak tersenyum simpul pada Widi saat mendapatkan hadiah mereka. Selamat ya Wid, kamu bisa kompak dan menang dalam lomba ini, hari ini sungguh melelahkan tapi seru ya kata Ani menyambut Widi yang baru saja menerima hadiah nya. Widi mengangguk dan tersenyum, Wid nanti kita pulang bareng ya dan jangan lupa besok Senin kita langsung masuk kelas. Kembali Widi hanya mengangguk. Wid kenapa dari tadi kamu cuma mengangguk dan tersenyum sih, mbok ya ngomong apa kek seru Ani. Widi hanya mengangkat bahu dan tersenyum lagi. Ah sudahlah lupakan, kamu memang pelit ngomong kayak nya.
__ADS_1
bersambung......
__ADS_1
Jangan lupa berikan like, vote dan komen nya ya.
__ADS_1