
Thomas membalikkan tubuh istrinya dan ******* lembut bibir istrinya sesekali dia menggigit pelan bibir istrinya, Widi yang baru dua kali ini mendapatkan ciuman membalasnya dengan kaku, dia mengikuti kata nalurinya untuk melakukan semua itu. Thomas kini menyusuri leher dan menyesap lembut benda kenyal yang selama ini tertutup. Tangan nya juga bermain main di sana membuat Widi mendesah membuat Thomas semakin menggila. Tangan nya mulai memainkan bagian sensitif nya, hingga Widi melenguh dan memejamkan matanya karena merasakan gelenyar yang menyebar ke seluruh tubuh nya. Setelah puas bermain-main dengan semua milik istrinya kemudian dia mulai memasuki surga dunia nya dengan perlahan, Widi merasakan sakit ketika merasakan pedang suaminya melesak ke dalam milik nya. Thomas yang melihat itu menghentikan milik nya yang masih belum bisa masuk seluruh nya, Thomas kembali ******* bibir istrinya untuk mengalihkan rasa sakit yang di rasakan istrinya. Thomas kembali memasukkan perlahan miliknya ketika Widi sudah agak tenang, Thomas kembali mengalami kesulitan menembus benteng istrinya yang begitu kuat sampai akhirnya dia berhasil menembusnya. Widi terisak Thomas segera mengalihkan perhatian Widi dengan kembali ******* bibir istrinya, dia memaju mundurkan secara perlahan. Ketika hendak sampai di puncak dengan kekuatan penuh dia melesakkan senjatanya dan menyemburkan benihnya di rahim istrinya untuk yang pertama kali nya. Terima kasih sayang dan maaf sudah menyakitimu. Thomas menghapus air mata istrinya dan kemudian memeluknya. Mereka tertidur karena kelelahan, namun tengah malam kembali Thomas menggempur istrinya sampai menjelang pagi baru mereka tertidur kembali. Ketika terdengar suara adzan Widi terbangun dia tersenyum melihat wajah suaminya dan juga membayangkan apa yang telah mereka lalui tadi malam. Dia menurunkan tangan suaminya dari atas perutnya, namun saat dia hendak turun dia merasakan sakit di sekujur tubuhnya terutama di daerah intinya. Thomas yang terusik dengan gerakan istrinya pun ikut terbangun. Ada apa sayang katanya sambil tersenyum. Sudah adzan mas aku mau mandi tapi badanku sakit semua dan perih. Thomas tersenyum kemudian bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi, tak lama dia kembali ke kamar dan membopong tubuh istrinya ke kamar mandi. Di sana dia sudah menyiapkan air hangat untuk berendam agar mengurangi rasa sakit yang di buat nya semalam. Mau aku mandiin sayang? Gak usah by aku masih bisa sendiri kok. Berendamlah sebentar, aku mandi dulu. Thomas menutup tirai bath up kemudian mandi di bawah guyuran shower. Thomas yang sudah selesai mandi langsung membantu menyabuni istrinya meski sudah mendapatkan penolakan dari istrinya. Setelah selesai Thomas kembali membopong istrinya dan mendudukkan di depan meja rias. Dia menyiapkan baju buat sang istri dan juga dirinya. Setelah selesai mereka sholat subuh berjamaah, kemudian kembali tertidur karena masih merasakan lelah yang luar biasa. Thomas terbangun karena merasakan perutnya yang lapar. Dia melihat jam dinding ternyata sudah menunjukkan jam 9, dia beranjak dari kasurnya dan membiarkan istrinya yang masih terlelap. Thomas membuat makanan untuk sarapan mereka di dapur, dia tersenyum mendapati sang istri yang sudah memeluknya dari belakang. Masak apa by, maaf ya aku baru bangun. Thomas membalikkan badan nya dan mencium singkat bibir istrinya. Kita sarapan dulu sayang, aku hanya buat nasi goreng buat sarapan. Maafin aku juga ya yang sudah membuatmu kelelahan, mereka berdua kemudian tersenyum. Mereka makan dengan diam hanya dentingan sendok yang terdengar.
__ADS_1
bersambung....
__ADS_1
jangan lupa berikan like, vote dan komen nya ya buat author.
__ADS_1