Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
di rumah baru


__ADS_3

Thomas dan Widi sudah mempersiapkan kepindahan mereka, Widi membawa sebagian baju nya yang ada di lemari dan foto-foto pernikahan nya dengan Thomas. Sebelum menuju rumah baru mereka mampir ke rumah orang tua Thomas untuk mengambil beberapa pakaian kantor milik Thomas juga perlengkapan kantor yang masih ada di sana. Mereka juga mampir ke swalayan untuk membeli bahan makanan juga perlengkapan lain nya yang masih kurang. Mereka benar-benar menikmati waktu berdua mereka, di rasa cukup mereka pulang namun sebelum pulang mereka makan malam dulu di sebuah rumah makan. Saat mereka makan dengan tenang tiba-tiba terdengar suara yang memanggil Widi dan terasa tak asing di telinga Widi, dia pun menoleh dan melihat Yudha berdiri di belakang nya sambil tersenyum manis.


Yudha gumam Widi,,,,,,,,


Yudha menjabat tangan Widi apa, kabar lama kita gak ketemu.


Alhamdulillah aku baik, oh iya kenalin ini Thomas suami aku.


Thomas yang di perkenalkan Widi dengan Yudha pun berdiri dan menjabat tangan Yudha.


Kamu sudah menikah,,,,selamat ya semoga kalian bahagia.


Harus dan kami akan bahagia jawab Thomas mantab.


Kalo begitu aku duluan ya, sudah di tunggu soal nya.

__ADS_1


Widi memandang kepergian Yudha dengan perasaan luka yang kembali terbuka, Thomas menggenggam tangan nya meminta penjelasan.


Widi pun menceritakan siapa Yudha dan perpisahan mereka, Widi akhirnya menarik nafas panjang.


Dia sudah masa laluku by, dia harus di buang jauh kata nya dengan senyum.


Ya,,,,harus karena ada aku yang akan selalu membahagiakan kamu sayang.


Ayo kita pulang ajak Thomas, mereka bergandengan tangan menuju mobil dan segera meninggalkan tempat makan itu. Sesampainya di rumah Widi menata brang belanjaan nya di dapur sedang Thomas merapikan baju di dalam lemari, kedua nya selesai berbarengan kemudian Thomas segera mandi sedang Widi masih harus memasang seprai di kasur mereka. Thomas keluar dari kamar mandi dengan hanya melilitkan handuk di perutnya, Widi yang melihat nya memalingkan wajahnya karena malu. Thomas mendekati istrinya,,,,,,sayang kenapa mesti malu ini halal kok untuk kamu liat bahkan kamu pegang, Thomas menarik tangan Widi untuk mengusap perut dan dada nya. Huby apaan sih, aku mau mandi dulu kata Widi sambil berlari ke arah kamar mandi. Selesai mandi Widi kebingungan karena dia lupa membawa handuk dan juga baju ganti, lama Widi berdiam diri di sana. Thomas yang mengunggu Widi mandi heran kenapa sudah lama istri nya itu tak keluar-keluar dari kamar mandi, dia kemudian memanggil istrinya.


Tak terdengar jawaban dari dalam Thomas mengetuk pintu kamar mandi dan memanggil nya lagi, Widi yang tersentak dari lamunan nya kemudian menyahutnya.


Aku gak apa-apa by, tapi.....


Tapi kenapa sayang jangan bikin aku cemas dong, ayo cepat keluar.

__ADS_1


Mana bisa aku keluar by, aku lupa gak bawa handuk sama baju ganti.


Tentu saja jawaban Widi membuat Thomas tertawa terbahak-bahak, udah keluar aja gak apa-apa toh nanti kamu juga gak akan aku izinin bake baju.


Ih huby,,,,,tolong ambilin baju sama handuk kenapa malah di ketawain.


Iya..iya sebentar ya, Thomas ingin menjahili istrinya dengan memberikan handuk dan juga lingeri padanya. Widi menerima handuk yang di berikan suaminya, begitu mau memakai baju dia kebingungan dengan apa yang di berikan suaminya.


Sayang cepetan keluar kenapa lagi sih kok lama banget, apa pintunya harus aku dobrak?


Iya....iya by aku keluar, tak lama dia keluar menggunakan lingeri dan menutupi dada dan bagian bawah dengan kedua tangan nya. Thomas terkesima takjub melihat keindahan tubuh istrinya yang membuat bangun yang di bawah sana, Thomas menelan salivanya. Huby udah dong jangan diliatin terus aku kan jadi malu, kenapa juga huby mengambilkan baju kurang bahan seperti ini. Widi segera melangkah cepat menuju tempat tidurnya, karena sudah tak tahan lagi Thomas segera mendekap tubuh istrinya dari belakang. Dia menciumi ceruk leher istrinya dan tangan sudah meraba kemana-mana.


bersambung.....


terus berikan semangat buat author ya teman-teman biar author bisa segera menyelesaikan cerita ini.

__ADS_1


__ADS_2