Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
perkenalan


__ADS_3

Saat upacara hari Senin, bapak kepala sekolah memberikan ucapan selamat dan terima kasih pada Widi dan teman-teman nya yang sudah mendapatkan juara ll lomba karawitan tingkat kota Semarang. Riuh tepuk menyambut kemenangan mereka saat Widi memberikan piala kejuaraan pada bapak kepala sekolah mewakili teman-teman nya. Setelah selesai upacara dan masuk ke kelas masing-masing Widi mendapatkan ucapan selamat dari teman-teman sekelas nya kecuali Wida dan Thomas. Wida yang merasa iri hanya melengos sedang Thomas berlalu dengan wajah datar nya dan tak perduli dengan Widi.


Saat istirahat Widi berada di perpus, dia membaca novel dan sesekali dia tersenyum karena kisah yang di baca nya. Dia gak sadar Thomas sudah duduk di depan nya dengan membawa jus di tangan nya. Thomas berdehem, namun tak berhasil membuat Widi menoleh pada nya. Thomas hanya duduk diam memandang Widi yang asyik membaca buku nya. Widi mengangkat wajah nya untuk melihat jam, dia terkejut melihat Thomas yang tersenyum di depan nya.


Aih,,, kamu ya Thom senengnya bikin kaget orang.


Kenapa jadi nyalahin aku, orang udah ku sapa juga kamu nya yang keasyikan baca jadi nyuekin aku.


Benarkah? maaf, kamu gak ke peraduanmu?


CK...CK... ni buat kamu, Thomas menyodorkan jus buat Widi.


Buat aku? Widi memandang wajah Thomas tak percaya.


Aman kok gak ada racun nya sungut Thomas.


Bukan itu......

__ADS_1


Kalo gak mau gak apa-apa Thomas hendak beranjak dari duduknya, namun tangan Widi sudah menarik nya untuk duduk.


Kan aku gak bilang kalo gak mau, Widi mengambil jus dari tangan Thomas.


Ada lagi?


Aku cuma mau ucapin selamat tim kalian sudah menjadi juara ll.


Terima kasih, belum sempat Widi melanjutkan kata-kata nya Thomas sudah pergi meninggalkan Widi.


Dasar orang aneh, ini apa artinya coba. Jangan kasih perhatian buat aku Thom, jangan buat aku salah faham dengan perhatian mu ini batin Widi sambil menghela nafas nya.


Pulang sekolah Widi dan Ani tidak langsung pulang mereka mampir toko buku. Seperti biasa Thomas selalu mengikuti mereka tanpa sepengetahuan Ani dan widi. Di toko buku mereka berkenalan dengan dua orang cowok yang lebih dewasa, namanya Tomi dan Hendi. Mereka tampak lebih dewasa dari Ani dan Widi karena mereka sudah SMA. Thomas yang melihat sudah mengepalkan tangan nya tidak suka. Ani, Widi, Tomi dan Hendi memilih-milih buku sambil bergurau. Hanya Widi yang konsentrasi memilih buku tanpa memperdulikan gurauan Ani,Tomi dan Hendi. Setelah membeli buku mereka pergi ke kedai es krim, mereka berempat memakan es krim bersama. Tak sengaja Widi melihat Thomas, namun secepat kilat Thomas menghilang dari pandangan Widi.


Apa aku gak salah liat ya, bukankah tadi Thomas? kemana perginya ya,cepet sekali menghilang. tapi kenapa dia tak mendekati kita? hah Wid jangan kepedean buat apa coba Thomas ngikutin kamu, emang kamu siapa nya sadar Wid. tapi sudah beberapa kali dia melihat sosok Thomas di sekelilingnya namun hanya sepintas. haduh kenapa jadi puyeng gini sih, please Thom jangan buat aku bingung kayak gini. hati Widi berperang sendiri membuat kepala nya sakit.


Kamu kenapa Wid? tanya Tomi yang melihat Widi hampir jatuh karena sempoyongan.

__ADS_1


Aku gak apa-apa kok kak, aku cuma capek pengen cepat pulang kata Widi kemudian duduk dan menarik nafas panjang.


Ya udah kak, kita pulang dulu udah sore kata Ani berpamitan, setelah bertukar nomer telpon dengan Hendi.


Kamu bisa jalan sendiri Wid, kalian naik apa? gimana kalo kita antar?


Kita naik angkot, gak usah kak aku bisa sendiri kok. Widi menarik tangan Ani agar segera meninggalkan mereka.


Kamu kenapa sih Wid? kamu sakit?


Aku gak apa-apa kok An, aku cuma gak nyaman aja jalan sama mereka.


Oh,,,, kirain kamu beneran sakit.


bersambung.....


Semoga kalian suka dengan cerita ku ini ya...

__ADS_1


Beri semangat author ya bisa menulis cerita Lebih bagus lagi.


berikan like, vote dan komen nya ya


__ADS_2