
Sampai di Bandung mereka lansung menuju farm house, karena mereka sudah sarapan di hotel sebelum menuju bandung. Di sana mereka berfoto, Ananta dan Thomas mengikuti Ani dan Widi.
Kalian jangan ikutin kita dong, aku gak mau ya nanti nenek lampir marah dan buat ulah kata Ani berkacak pinggang.
Gak bakalan, tuh dia ketawa-ketiwi sama Alam. kata Thomas sambil menunjuk Wida yang sedang tertawa dengan Alam.
Pokok nya aku gak mau ya kalo nanti sampai Mak Lampir marah sentak Ani lagi.
sut.... sudah An malu di liatin anak-anak yang lain. Dan kamu Thom lebih baik kalian menjauh saja dari pada Adam keributan nanti nya. Ani dan Widi segera berlalu setelah mereka mengantri untuk mendapatkan 1 botol susu dari fihak farm house. Thomas dan Ananta saling pandang dan mengangkat bahu, namun mereka memenuhi permintaan Widi agar mereka tak mengikutinya. Namun masih saja sempat Thomas mencuri-curi foto Widi dari kejauhan. Pada jam yang sudah di tentukan mereka berkumpul untuk kemudian melanjutkan ke cihampelas.
Ani memilih-milih kaos untuk oleh-oleh dan untuk diri nya, sedang Widi hanya mengikuti nya saja sambil melihat-lihat.
Kamu gak beli Wid? nanti An belum ada yang menarik perhatian ku.
Tiba-tiba Thomas memberikan sebuah kaos pada Widi dan menyuruhnya untuk mencoba. Widi sudah menolak nya namun Thomas menarik menuju kamar pas dan menunggui nya dari luar, mau tak mau Widi memakai nya. Dia keluar dari kamar pas akan menunjukkan nya pada Thomas, namun dia terkejut karena Thomas sudah memakai kaos yang sama dengan nya. Saat Widi berbalik mau mengganti dengan baju nya, Thomas sudah menarik tangan nya lagi.
Jangan ganti, pake itu saja kamu cantik pake kaos itu.
__ADS_1
Tapi kan....
Udah gak ada tapi-tapi an, kata Thomas dan mengajak nya kembali pada Ani.
Ani segera membayar belanjaan nya, dan ketika dia melihat Widi dan Thomas seketika tersenyum.
Gokil kalian pake kaos coupel, aku juga mau dong.
Nanti kita coupelan An biar seperti mereka sela Ananta.
Mereka kemudian kembali berjalan mencari sepatu dan juga makanan khas Lembang.
Mereka berpapasan dengan Wida yang menggandeng tangan Alam dan memamerkan kemesraan di depan mereka.
Sejak kapan Mak Lampir jadian sama Alam Thom?
Thomas mengangkat bahunya, mungkin pas kejadian lukisanku di sobek nya An. karena setelah itu aku gak pernah nanggepin omongan nya, dan tak pernah membalas pesan nya.
__ADS_1
Kamu gak marah Thom?
Ya enggak lah, memang dia siapa ku?
Terus kalo Widi siapa kamu? celetuk Ananta.
Teman, kita semua kan teman jawab Widi yang mendapati anggukan dari Thomas.
kemudian mereka melanjutkan keseruan mereka.
Jam 5 sore mereka berkumpul untuk kemudian bertolak ke Semarang. Di dalam bis mereka saling bercerita tentang keseruan mereka hari itu, ada yang bertukar barang yang sudah mereka beli. Mereka makan di sebuah restoran sebelum masuk ke jalan tol, rasa nya mereka malas untuk makan tapi mereka harus tetap mengisi perut nya. Setelah selesai makan perjalanan pun di lanjutkan, mereka sampai di Semarang jam 11 sudah sampai di sekolahan kembali. Banyak orang tua yang sudah menjemput mereka, Namun Widi tak ada yang menjemput dan beruntung Ani di jemput orang tua nya pake mobil jadi Widi bisa ikut sekalian. Malam itu sebelum pulang Tulus meminta foto bareng sama Widi, dan Widi mengabulkan nya. Widi di antar pulang ke rumah nenek nya, karena hari sudah malam.
bersambung.....
gimana cerita nya?? seru gak teman-teman?
semoga kalian suka dan mohon dukungan nya buat author ya biar bisa segera menyelesaikan cerita ini.
__ADS_1