
Dret...dret...hp Widi berdering, setelah melihat nama si penelpon dia langsung mengangkat nya.
☎️
Assalamu 'alaikum, iya An ada apa?
☎️
Wa'alaikumussalam, bisakah kita ketemu Wid?
☎️
Aku tanya suamiku dulu ya An, nanti aku kabari lagi.
☎️
Oke....ku tunggu Wid.
Widi menutup telpon dan Widi buru-buru menemui suami nya yang ada di ruang lukis nya.
Mas, aku minta izin keluar sebentar bertemu Ani boleh?
Thomas menatap wajah ayu istrinya, boleh tapi jangan lama-lama ya sayang.
Iya by, terima kasih Widi mengecup bibir suaminya sekejab.
Jangan menggodaku sayang atau kamu gak akan bisa keluar menemui Ani.
Gak by, maaf aku mau siap-siap jawab Widi berlari meninggalkan suami nya. Widi menghubungi Ani agar bisa ketemu di kafe langganan mereka nongkrong.
Sampai di kafe Widi sudah melihat Ani yang sudah duduk di meja pojok dengan dua gelas jus di depan nya, dia menyodorkan satu gelas jus pada Widi yang sudah duduk di depan nya.
__ADS_1
Sekarang apa yang bisa ku bantu An?
Sabar buk, aku pasti cerita semua nya, Ani meminum jus nya perlahan, dia menghela nafas panjang untuk memulai pembicaraan nya.
Aku mau putus sama kak Hendi Wid, aku ingin membuka lembaran baru tanpa nya. Aku sudah jenuh dengan putus nyambung percintaan kami selama 5 tahun ini.
Kamu yakin An? bukan nya kamu sangat mencintai Kaka Hendi? atau lebih baik kalian nikah aja An siapa tau kalian cocok dan tak akan berantem lagi setelah nikah.
Gak aku gak mau, takut malah sakit hati setiap hari. Kalo menurutmu Ananta gimana Wid?
Yang aku tau dia tipe cowok yang setia dan baik, keliatan nya dia begitu mencintai mu hingga tak mau melirik cewek lain.
Emang iya Wid dia mencintai ku? apa aku coba saja menerima cinta Ananta ya Wid?
Banget An, apa kamu tak bisa melihat cinta nya yang besar padamu An? cinta kok coba-coba emang apaan jawab Widi terkekeh mendengar kata Ani sahabatnya itu.
Ya gak ada salahnya kan Wid, siapa tau dengan seringnya bersama akan tumbuh rasa cinta.
Ya juga ya, tapi aku akan mencoba membuka hatiku buat nya Wid.
Tiba-tiba mereka dikejutkan suara Ananta yang memanggil mereka berdua.
Panjang umur An baru juga kita omongin kata Widi.
Iya kah Wid? memang ngomongin apa tentang aku hayo ngaku?.
Ini Ani mau..... Widi tak dapat melanjutkan kalimatnya karena mulutnya sudah di bungkam dengan tangan Ani.
Apa ada apa sih bikin penasaran aja.
Ta,,, apa kamu mencintaiku? tanya Ani yang langsung menunduk karena malu.
__ADS_1
Ha...ha...ha... kamu lucu An, kenapa tiba-tiba kamu bertanya hal itu?
Sudah jawab aja Ta bisik Widi pada Ananta.
Em kalo aku jawab iya apa kamu percaya An?
Aku...aku percaya Ta, tapi bolehkah aku minta satu hal padamu?
Apa itu jawab Ananta semangat mendengar perkataan Ani.
Aku ingin kamu membantuku untuk menghapus nama kak Hendi dan aku akan berusaha untuk membuka hatiku pada mu.
Benarkah An? Apa kamu tak berbohong An? atau aku sedang bermimpi? Ananta mengaduh mendapatkan cubitan dari Widi. Sakit kan? bukan mimpi berarti.
Ananta menggenggam erat tangan Ani,,,,, aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta padaku dan melupakan Hendi jawab Ananta tanpa ragu.
Sekarang kalian harus memberiku pajak jadian, Widi bertepuk tangan menyadarkan Ani dan Ananta.
Iya pesen saja sesukamu Wid, aku yang traktir jawab Ananta. Ananta diam-diam menelpon Thomas untuk segera menyusul mereka di kafe biasa. Tak berapa lama Thomas sampai dan bergabung dengan mereka semua. Thomas langsung mencium bibir istrinya memamerkan kemesraan nya pada Ani dan Ananta.
Dih jangan pamer kemesraan gitu dong, mentang-mentang udah sah ketus Ananta.
Biarin maka nya segera di halalin jangan tarik ulur melulu nanti kabur tau rasa balas Thomas.
Cih....liat saja nanti Thom aku akan segera menyusulmu.
Mereka tertawa dan saling mengejek penuh kehangatan.
bersambung.....
berikan like, vote dan komen nya ya teman-teman biar author semangat untuk selesain cerita ini.
__ADS_1