Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
kepulangan Thomas 2


__ADS_3

Sampai di rumah Thomas langsung di bawa ke kamar oleh kedua orang tua nya. Istirahatlah dulu nak kata mamah yang akan meninggalkan nya, Thomas menarik tangan mamah nya. Ada apa sayang? kamu butuh sesuatu?


Mah, bisakah mamah kasih tau Thomas bagaimana dokter koas yang kata mamah cantik itu?


Mamah tersenyum dan menggambarkan wajah dokter koas Widi yang cantik dan baik hati itu.


Tiba-tiba Thomas turun dari tempat tidurnya dan mengambil sebuah foto seorang untuk di perlihatkan pada sang mamah.


Foto siapa ini nak?


Ini foto temen SMP Thomas mah, coba mamah perhatikan baik-baik apakah wajah dokter Widi sama dengan wajah cewek ini?


Mamah memperhatikan dengan seksama, ya...ya dia seperti cewek ini, tapi beda nya gadis ini masih kecil dan tak berhijab sedang dokter Widi terlihat dewasa dan berhijab. Apa ini foto.....


Ya mah ini foto Widi ketika SMP, apakah perbedaan nya sangat jauh mah?


Mamah tersenyum, dia pacar kamu waktu SMP ya sayang goda mamah pada Thomas yang membuat nya malu.


Dia hanya tersenyum, dia temen yang cantik dan baik mah.


Mamah suka kalo kamu bisa jadian sama dokter koas itu.


Doa' kan saja mah, semoga kita berjodoh.

__ADS_1


Ya sudah sekarang kamu istirahat dulu, mamah mau melihat ayahmu.


Di rumah sakit Widi tampak kecewa karena mendapati Thomas yang sudah pulang. Dia menerima titipan salam dari mamah Thomas melalui seorang perawat. Siang itu saat istirahat dia menelpon Ani untuk bertemu di kafe dekat rumah sakit. Saat Widi datang Ani juga baru saja datang, mereka kemudian mencari tempat duduk yang enak buat ngobrol.


Ada apa nih Bu dokter tumben bisa makan di luar?


Enak aja, tapi bener juga sih katamu kalo aku jarang makan siang di luar he...he...he...


An,,,, Thomas ada di sini.


What dari mana kamu tau?


Kemarin dia kecelakaan dan aku yang mengoperasi nya, dia juga sempat koma.


Gak tau, kemarin aku gak sempat nanya.


Haduh Bu dokter cantik satu ini kadang oon nya gak ketulungan, kata Ani sambil menoel pipi Widi. Kamu kan bisa lihat di rekam medisnya buk.


Widi menepuk dahi nya,,,astaghfirullah kenapa aku gak kepikiran ya An.


Hem untung cantik Lo, tapi sayang cantik-cantik kadang oon dengan hal-hal yang sepele seperti ini.


Asem ya An kebiasaan,,,,

__ADS_1


Mereka tertawa bareng kemudian memakan makanan yang sudah ada dihadapan mereka.


Wid, kalo kamu udah dapat alamat rumah nya apa kamu mau samperin ke sana? Aku mau kok nemeni kamu ke rumah Thomas.


Ya enggak lah An, aku perempuan ngapain aku nyamperin dia. Kalo memang dia ada rasa sama aku pasti dia akan nyamperin aku kesini atau kalo kita ada jodoh pasti kita akan ketemu.


He...he...he... apa kamu gak kangen sama dia? Dia juga pasien mu, apa kamu gak ingin tau keadaan nya sekarang?


Gak, aku kemarin sempat mandangin wajah nya pas dia gak sadarkan diri. Itu sudah cukup buatku, Widi tersenyum malu-malu.


Oke deh Bu dokter ini sudah jam 1 tepat nanti jam setengah 2 aku janjian sama klien, jadi aku harus pamit.


Iya deh Bu jaksa yang super sibuk, makasih ya udah mau datang menemui ku siang ini meski sibuk. Biar aku yang bayar, Ani mengangguk dan mereka beriringan untuk pergi ke kasir.


Mereka berpelukan sebelum akhir nya berpisah di tempat parkir.


Hati-hati jangan ngebut, kata Widi pada sahabat nya yang sudah menyalakan mesin mobil nya.


Oke,,, Bu dokter juga jaga kesehatan, jangan sampai mikirin dia terus gak doyan makan..... da....Ani melambaikan tangan nya dan melesat meninggalkan halaman parkir restoran itu.


bersambung........


Jangan lupa beri semangat pada author ya teman-teman dengan cara memberikan like, vote dan komen nya

__ADS_1


__ADS_2