
Siang itu Thomas berencana akan makan siang bersama istrinya, dia segera mengambil kunci mobil dan melajukan nya menuju Rumah Sakit tempat istrinya bekerja. Ketika melintas toko bunga dia pun berhenti sejenak untuk membeli bunga untuk sang istri tercinta. Matanya tertuju pada bunga mawar putih yang begitu cantik, dia segera memesan nya dan memasukkannya ke dalam mobil. Sampai di rumah sakit tampak Widi sudah menunggu nya di depan gerbang bersama Ria. Thomas berjalan menghampiri Widi, dan Widi pun memperkenalkan Thomas pada Ria. Thomas dan Ria saling berjabat tangan dan tersenyum, Ria juga membisikkan sesuatu di telinga Widi hingga mereka tersenyum bersama.
"Ternyata suami dokter Widi bener-bener tampan pantesan dokter Widi menolak mas Firman, bisik Ria."
"Bukan begitu Ria, karena dia yang sudah melamar ku terlebih dulu balas Widi dengan berbisik pula".
Widi dan Ria di buat terkejut ketika Thomas memberikan rangkaian bunga yang di belinya tadi pada sang istri, dan mengecup kening nya.
wow so sweet,,,,,,Ria menutup mulutnya sendiri karena kagum dan tak mau mengundang perhatian banyak orang.
Kita pergi dulu ya Ria, Widi melambaikan tangan nya pada Ria di ikuti Thomas yang merangkul pinggang istri nya itu.
__ADS_1
Sayang byby kok gak liat cowok yang naksir kamu, memang dia gak ngajak kamu makan siang? goda Thomas.
Oh dia udah patah hati gara-gara kemarin cintanya tak tolak mentah-mentah by.nDi dalam mobil Widi menceritakan kejadian di kafe dan ulang tahun Firman kemarin. Tak lama mereka telah tiba di kolam pancing langganan mereka dan menuju tempat favorit mereka, namun ternyata tempat itu sudah ada yang menempati nya. Dan ketika hendak kaki mereka hendak melangkah pergi seketika mereka berhenti dan memutar badan nya karena mendengar panggilan seseorang.
Ananta, Ani seru Widi dan Thomas bersamaan mereka pun mendekat.
Kebetulan kalian kemari, sini gabung dengan kita ajak Ananta. Akhirnya Thomas dan Widi bergabung dengan mereka, mereka menyalami satu per satu orang yang ada di sana dan segera duduk di samping Ani.
Ananta dan aku bertunangan di sini Wid, Ani menunjukkan cincin yang di sematkan pada jari manis nya. Wah syukurlah kalo begitu, selamat ya An semoga kalian segera menyusul kita. Widi memeluk sahabatnya itu dan memberikan ucapan selamat pada Ananta, begitupun Thomas dia melakukan hal yang sama seperti istri nya.. Akhirnya penantian Ananta tak sia-sia goda Widi yang membuat mereka semua tertawa. Ini juga berkat kamu Wid, makasih ya udah ngasih saran buat Ani sampai dia mau membuka hatinya untuk ku kata Ananta tulus. Jangan begitu Ta, itulah gunanya sahabat balas Widi. Mereka makan siang bersama di selingi obrolan-obrolan ringan. Widi sempat mengirim pesan pada Ria kalo dia gak bisa kembali ke rumah sakit dan kebetulan sekali pasien mereka hanya tinggal 2, dan itu bisa di handle Ria yang meminta bantuan dokter Lita. Kira-kira kapan pernikahan kalian akan di gelar? Ani yang mendapat pertanyaan itu dari Widi melirik pada Ananta. Ananta yang faham akan lirikan itu pun segera menjawab nya. Alhamdulillah semakin cepat semakin baik, nanti kita bisa bulan madu bareng kata Thomas sambil melirik istri nya.
Ya...ya ....ya..... apa kata suami aja deh.
__ADS_1
Mereka semua tertawa, tampak gurat bahagia di wajah mereka terutama wajah ke dua orang tua Ani dan Ananta.
Iya,,,, kalian segera bulan madu biar kami cepet dapat cucu jawab ibu Ani.
Tuh denger sayang kata Ananta, tapi malah mendapat cubitan dari Ani. Ih.... nikah aja belum mau bulan madu kata nya dengan wajah yang bersemu merah karena malu. Mereka menyelesaikan makan dan segera pulang, Widi juga tak kembali lagi ke rumah sakit. Suami nya mengajak nya langsung pulang.
bersambung.....
Maaf nya baru up,,, author lagi banyak kerjaan nih🙏
semoga kalian gak kecewa ya dan terus dukung author ya.
__ADS_1