Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
pertemuan Ani dan Thomas


__ADS_3

Widi kembali di sibukkan dengan koas, dan kerja di salah satu radio. Pagi hari dia akan sibuk di rumah sakit sedang sore sampai malam hari dia sibuk di radio untuk siaran. Widi membeli motor dengan kredit untuk kegiatan sehari-hari nya. Sore itu sebelum ke radio dia mampir ke mini market untuk membeli permen dan vitamin c, setelah dari kasir ketika akan keluar dia bertabrakan dengan seorang cowok yang bertopi. Karena terburu-buru Widi meminta maaf tanpa memperhatikan wajah orang yang di tabrak nya, dia hanya menunduk dan mengucapkan maaf kemudian dia langsung bergegas pergi. Orang yang di tabrak nya adalah Thomas, namun karena terburu-buru Widi tak mengetahui nya.


Deg.......Thomas yang di tabrak merasakan debaran aneh di hati nya.


Kenapa hatiku berdebar di tabrak gadis berhijab itu ya, senyum nya begitu manis batin Thomas yang tak menyadari bahwa gadis berhijab itu adalah pujaan hati nya.


Setelah dari toko alkes Thomas menuju kafe untuk bertemu dengan seorang pengacara untuk membela nya atas kasus tanah yang di beli nya kemarin. Dia memesan secangkir kopi dan kentang goreng, saat itu pula orang yang ditunggu nya datang.


Selamat sore pak, saya Ani dari Kurnia firma.


Selamat sore saya Thomas, senang bertemu dengan anda.


Mereka berjabat tangan dan saling pandang.


Tunggu....tunggu, apakah nama anda Thomas Putra Praditya?


Anda tau nama saya Bu?


Thomas,,,,masa kamu gak ingat sama aku? aku Ani temen SMP kamu kata Ani penuh semangat.


Ani, Widi, Ananta?


Ya,,,, gimana kabarmu Thom?


Alhamdulillah aku baik, wah-wah ternyata kamu jadi pengacara.

__ADS_1


Ya begitulah jawab Ani dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal, masih belajar Thom. Kamu sendiri?


Aku ada sedikit usaha kecil-kecil an An.


Kamu tau gak kalo Widi sekarang jadi dokter muda?


Hem,,, kata mamah dia yang mengoperasiku saat kecelakaan kemarin.


Kamu udah liat tampilan nya yang sekarang? apa kamu gak ingin ketemu dengan nya?


Belum Thomas menggeleng, belum ada waktu. Ananta? apa kamu sering ketemu dengan nya An?


Ya, kita masih sering komunikasi dan kadang kita ketemu bertiga dengan Widi. Kamu sih Thom lulus SMP langsung ngilang.


Keduanya saling bercerita melepas rindu sebelum ke inti masalah yang di ajukan Thomas.


Mereka berbincang hingga tak terasa sampai malam, mereka sholat Maghrib di mushola kafe kemudian melanjutkan obrolan mereka.


Mereka juga makan malam sekalian di sana. Tak terasa sudah jam 10 malam, mereka menyudahi obrolan dan pulang. Sebelum pulang Ani membuat panggilan Vidio call pada Widi, dan melarang Thomas untuk pulang. Tak lama terlihat gambar Widi di layar ponsel Ani.


☎️Assalamu 'alaikum Bu dokter, sudah selesai kerja nya malam ini?


☎️Wa'alaikumussalam An, kamu lagi di mana?


☎️Aku masih di kafe ketemu klien, bisa mampir ke sini gak?

__ADS_1


☎️Maaf ya An aku gak bisa, aku baru saja sampai di rumah dan lagi besok aku harus berangkat pagi karena ada operasi. Aku di bantuan di sana lagi gara-gara mas Eko nyebelin itu gerutunya.


☎️Yang sabar Bu dokter, oh iya kamu tau gak siapa klien ku saat ini? Ani mengarahkan kameranya pada Thomas tanpa sepengetahuan nya. Thomas sedang memakai topi dan bersiap akan pergi tapi masih di tahan Ani. Widi memperhatikan laki-laki yang tampak di layar hp nya sedang Thomas hanya bisa mendengarkan suara nya saja.


Kamu tau gak siapa dia, goda Ani.


Dia seperti orang yang aku tabrak tadi sore di mini market An, Thomas mengangkat wajah nya ketika mendengar Widi yang mengucapkan hal itu. Berarti gadis yang aku tabrak tadi sore Widi, pantesan hatiku berdebar begitu kencang batin Thomas.


☎️Oh ya,,,, tapi apa kamu gak mengenalnya Wid?


☎️Widi terdiam.... dan memandangnya lagi, seperti nya aku kenal tapi siapa ya?


☎️Kamu Wid, baru beberapa hari yang lalu ke temu di rumah sakit sudah lupa. Dia Thomas kita kata Ani dengan semangat.


☎️Widi menutup mulut nya tak percaya kemudian menutup panggilan Vidio Ani.


Asem ya Wid, belum selesai aku cerita udah di tutup. Thomas yang merasa tadi di perhatikan Widi pun terlihat malu meski dia tak melihat wajah Widi.


Sudah lah An, aku balik dulu ya udah malem. Sampai ketemu di pengadilan besok.


Akhirnya Ani dan Thomas berpisah di parkiran menuju mobil masing-masing.


bersambung......


terus ikuti kisah Widi dan Thomas ya dan jangan lupa berikan dukungan pada author dengan memberikan like, vote dan komen nya.

__ADS_1


__ADS_2