
Setelah dari kafe mereka lanjut ke pantai untuk menikmati sunset, mereka berjalan berempat beriringan menyusuri tepian pantai. Mereka juga bermain air dan berlarian disana, sampai senja datang mereka duduk di tepi pantai dengan minum minuman yang sudah mereka beli. Aku gak nyangka kalo persahabatan kita akan berubah menjadi pasangan kekasih, aku pikir kita akan terus bersama sebagai sahabat kata Ani dengan senyum. Iya meski aku dan Widi sempat berpisah untuk beberapa waktu namun Allah berkehendak lain dengan menyatukan kami dalam ikatan suci kata Thomas. Semoga kalian juga jodoh dan akan segera menyusul kami timpal Widi sambil menggenggam tangan Ani yang di amin kan Ani juga Ananta. Ta tapi nanti kamu gak akan menyuruhku untuk berhenti bekerja kan? Ananta tersenyum dan menggeleng, aku akan mendukung apa semua keinginan dan cita-cita kamu An. Mereka tersenyum kemudian meninggalkan pantai untuk melakukan sholat dan makan malam bersama. Tidak sampai di situ, setelah makan malam mereka melanjutkan acara nonton film bareng. Thomas membeli tiket dan Ananta membeli makanan dan minuman sedang Ani dan Widi duduk di kursi tunggu sambil terus bergurau. Tak berapa lama tiket sudah di dapat dan makanan juga sudah di dapat ,Ani menertawakan Ananta yang kerepotan membawa makanan untuk mereka. Dia menyambutnya dengan mengucapkan terima kasih, saat tangan mereka bersentuhan Ani merasakan sesuatu rasa yang berbeda dari biasa nya. Mereka semua beriringan masuk ke gedung bioskop dan mencari tempat duduk yang ternyata tempat duduk mereka ada di sebelah atas. Mereka duduk dengan tenang dan menikmati film, namun tangan Thomas tak mau diam. Huby, tangan nya bisa diam gak atau nanti malam huby tidur di luar bisiknya pada telinga suaminya. Seketika Thomas menghentikan kegiatan dan keusilan tangan nya. Oke,,,,tapi nanti malam aku tak akan membiarkan mu sayang balas Thomas. Widi hanya tersenyum menggeleng mendengar omongan suaminya yang semakin mesum saja padanya. 2 jam sudah berlalu film yang mereka tonton sudah selesai tapi Thomas malah tertidur di pundak Widi. By bangun, Widi menepuk pelan pipi suaminya untuk membangunkan. Thomas menggeliat dan tersenyum, sudah selesai ya film nya. Huby sebenernya tuh mau nonton atau ngungsi tidur sih? Maaf sayang habis kamu gak izinin aku.... Widi menutup mulut suaminya yang sekarang menjadi sangat mesum itu, dia malu dengan Ani dan Ananta kalo mereka tau kemesuman suaminya. Thomas segera merangkul istrinya dan pamit pulang duluan setelah keluar dari gedung bioskop. Mereka bahagia banget ya An, kita bisa gak bahagia kayak mereka? mereka saling pandang dan tersenyum, kita coba saja gimana Ta? Ananta tak menyia-nyiakan perkataan Ani, dia segera meraih tengkuk Ani dan mau mencium nya namun Ani segera mendorong wajah nya yang sedikit lagi akan menyentuh wajah Ani. Kata nya mau kita coba An? Gak ciuman juga kali An, kita gandengan dulu misalnya. Tanpa bicara lagi Ananta merangkul Ani meski merasa canggung namun Ani membiarkan nya. Ananta mengantar nya pulang dengan mobil Ani sementara mobilnya di tinggal di kafe. Hening,,,,, selama perjalanan pulang mereka tak banyak bercakap karena canggung. Hubungan mereka sekarang berubah status dari sahabat menjadi pacar, mereka yang dulunya suka berkata blak-blak an apa ada nya, saling menoyor serta memukul dan kadang ber tos ria kini harus bisa mengontrol nya.
__ADS_1
An,,,, masih bisakah kita jalani hubungan kita seperti dulu?
__ADS_1
Entahlah Ta, aku juga bingung bagaimana harus bersikap.
__ADS_1
An,,,,,bersikaplah biasa seperti dulu aku akan selalu ada buat mu. Perlahan Ananta mendekatkan wajahnya pada Ani, dan Ani hanya bisa menutup matanya. Ananta mengecup bibir Ani singkat dan karena tak ada penolakan dari Ani, dia memberanikan diri untuk ******* bibir tipis yang sudah menggoda nya itu. Sesaat mereka saling ******* lembut penuh perasaan, Ananta melepas ciuman mereka yang semakin panas dia takut tak bisa mengendalikan dirinya. Ananta mengelap sudut bibir Ani, aku mencintaimu An. Ananta kembalikan melajukan mobil perlahan ke rumah Ani dengan perasaan bahagia. Ani membuka matanya dan tersenyum.
__ADS_1
bersambung......
__ADS_1