Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
mengenang masa lalu


__ADS_3

jam 3 sore Thomas menemui Widi di kampus dengan naik taxi online, karena tadi pagi mereka sudah janjian kalo akan pergi dengan menggunakan motor Widi. Saat itu Widi sedang ngobrol dengan beberapa teman nya membicarakan ujian yang akan di laksanakan satu bulan lagi, Widi juga tak mengumumkan pernikahan nya karena semua serba mendadak. hanya Ani dan Ananta yang dia undang. Thomas berjalan dengan gagah nya menghampiri Widi, teman-teman Widi yang melihat ketampanan Thomas begitu terpesona hingga Widi keliatan jeles. Widi memperkenalkan Thomas sebagai calon suami pada temen-temen nya hingga mereka semua merasa kecewa. Thomas tersenyum dan menyapa mereka, sudah selesai kan? maaf saya bawa Widi pergi dulu ya katanya sambil berlalu bersama Widi. Sampai di parkiran Widi memberikan kunci motor nya kemudian memakai helm, mereka meninggalkan kampus dengan berboncengan. Widi masih saja berpegangan pada motor bukan pada pinggang Thomas, kurang lebih setengah jam mereka tiba di sebuah galeri besar dan sebuah kafe di sampingnya. Widi turun dan melihat ke arah kafe dan gedung galeri di sebelahnya.


Kayak nya aku pernah deh datang ke sini Thom, waktu itu aku datang bersama Ani dan Ananta. Ya...ya... Ananta malah membeli sebuah lukisan di sini dan memberikan nya padaku.


Oh ya,,,,lukisan yang mana? tanya Thomas antusias. wah berarti udah gak suprice lagi dong.


Itu lukisan seorang cewek yang duduk di tepi pantai melihat sunrise.


Kamu tau cewek itu siapa?


Hem, cewek itu aku ya kan? tebak Widi.

__ADS_1


Dih pede banget kalo itu kamu.


Ya iyalah orang aku aja punya foto nya.


Mereka memasuki gedung dengan terus bercerita.


Sekarang tutup matamu aku akan membawa kamu ke sebuah ruangan favoritku. Maaf ya tangan Thomas juga menutup mata widi. Thomas membuka pintu kemudian menyalakan lampu, dia melepaskan tangan dari mata Widi. Pelan-pelan Widi membuka mata nya dan terbelalak melihat banyak sekali lukisan dirinya ketika SMP dengan berbagai pose.


Aku menyukaimu sejak kita pertama kenal ketika MOS. Apa kamu tak pernah punya rasa buatku Wid.


Em... sebenarnya aku juga menyukai mu sejak SMP.

__ADS_1


Benarkah???


Widi mengangguk malu.


Mereka kembali mengenang masa-masa SMP di mana mereka merasakan cinta namun tak pernah berani untuk mengungkap kan nya. Mereka tak pernah menyangka kalo rasa itu masih ada sampai sekarang, meski silih berganti pria yang menyukai Widi bahkan sampai melamar nya. Namun tak satu pun dari mereka yang bisa membuat hati Widi bergetar merasakan cinta, begitu pun Thomas meski banyak sekali cewek yang mengantri untuk menjadi kekasih istri nya namun semua itu ditolak nya. Dia yakin suatu hari pasti akan di pertemukan kembali dengan cinta pertama nya. Mereka saling pandang dan tersenyum bahagia, wajah mereka saling mendekat dan ketika Thomas hendak mendaratkan ciuman di bibir mungil Widi tiba-tiba saja tubuhnya di dorong Widi hingga dia mundur beberapa langkah.


Maaf Thom,,, kita belum halal aku gak bisa.


Thomas menggaruk kepalanya yang tak gatal, aku juga minta maaf karena sudah terbawa suasana.


Untuk mengalihkan semua nya Thomas mengajak Widi keluar dari ruangan itu dan menuju kafe yang ada di sebelah nya. Mereka masuk ke privat room tak lupa Thomas menelpon Ananta agar datang ke kafe bersama Ani.

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2