Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
patah hati


__ADS_3

Hari yang ditunggu tiba, Firman, Ria, dokter Widi, dokter Lita dan beberapa rekan kerja Firman yang laki-laki berangkat bersama menuju kafe yang sudah di pesan Firman. Di depan kafe Widi memesan ojek online untuk mengambilkan kue dari toko kue yang sudah di pesan nya kemarin sebelum pulang. Mereka duduk saling berhadapan menunggu makanan di hidangkan sambil bergurau. Tak lama kue yang di pesan Widi sudah datang, dia dan Ria memberikan surprise kue ultah pada Firman. Dokter Lita menutup mata Firman dengan kedua tangan nya sampai kue itu sampai di hadapannya.


Happy birth day, kata mereka kompak dan bertepuk tangan. Sebelum meniup lilin nya Firman melakukan permohonan nya, kue pertama nya di berikan pada Widi. Apa gak ada orang yang istimewa buat kamu di sini mas, kok jadi aku yang dapat potongan kue pertamamu protes Widi. Firman tak menjawab dia hanya tersenyum dan segera memasukkan kue pada mulut Widi yang tadi memprotes nya. Dokter Lita cemberut dan tampak kesal saat menyaksikan Firman menyuapkan kue pada Widi. Acara selanjutnya makan karena makanan sudah terhidang di atas meja. Selesai makan Firman mengetuk gelas meminta waktu sebentar pada teman-teman nya.


Sebelum nya saya ucapkan terima kasih pada teman-teman dan juga Bu dokter yang cantik-cantik ini karena sudah meluangkan waktunya untuk makan bersama saya, dan doa' yang juga kalian berikan pada saya. Hari ini saya ingin mengungkapkan perasaan saya pada seseorang yang sudah membuat saya jatuh cinta,,,, Firman menjeda kalimatnya dan mengambil kotak cincin yang tadi di bawanya. Mereka semua saling pandang, apa lagi teman-teman Firman yang tak pernah melihat Firman dekat dengan seorang cewek. Widi pun memandang Ria, namun dia hanya senyum karena dia yakin kalo wanita yang akan di beri cincin Firman adalah Widi. Dokter Lita pun memperbaiki rambutnya yang sebenarnya masih rapi, dia mengira kalo cincin itu akan di berikan padanya.

__ADS_1


Firman berdiri dan kemudian berlutut di hadapan Widi,,,,Dokter Widi selama ini aku sudah memendam rasa ini, sejak pertama kali kita ketemu di desa terpencil itu aku sudah jatuh cinta padamu. Bersediakah dokter Widi menjadi calon ibu dari anak-anak ku?


Widi yang terkejut langsung mengatakan tidak seketika membuat Firman mengkerutkan alisnya.


Saya gak bisa menerima cinta kamu mas Firman, aku sudah menikah dan bukankan aku tak pernah memberikan harapan padamu setiap kali mendekatiku. Widi menunjukkan cincin pernikahan nya di hadapan mereka semua. Semua orang terkejut mendengar pernyataan Widi tak terkecuali Ria, karena setau mereka Widi belum menikah. Meski tau Widi sering di antar jemput seorang pria tapi mereka tak pernah menyangka kalo dia suami Widi.

__ADS_1


Jadi....jadi yang sering mengantar jemput mu itu??? Firman tak mampu menyelesaikan kalimat nya, namun Widi menjawab dengan tegas.


Ya, dia suamiku. Kami menikah 2 hari setelah aku pulang dari tugas di desa terpencil itu. Dan mohon maaf kalo acara ini sudah selesai saya akan segera pulang pamit Widi. Widi segera meninggalkan kafe itu dan pulang.


Firman tak bisa berkata-kata lagi, air matanya menetes di pipi nya. Sementara teman-teman masih di sana berusaha menghiburnya. Mereka tak menyangka kalo Widi sudah memiliki suami. Ria juga mendekati Firman dan menghiburnya, sudah mas Firman masih banyak kok stok dokter muda dan perawat yang masih jomblo di rumah sakit ini. Siapa tau mas Firman berjodoh dengan salah satunya, dokter Lita juga ada rasa lho sama mas Firman bisik Ria di telinga Firman. Firman terdiam tak percaya memandang Ria, yang di tatapnya hanya tersenyum dan mengangguk. Setelah Firman sudah agak baikan karena cintanya di tolak mereka semua pulang.

__ADS_1


bersambung.....


Jangan lupa berikan like, vote dan komen nya ya teman-teman.


__ADS_2