Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
kepergian mendadak


__ADS_3

Minggu depan akan di adakan reuni SMP akbar, Ani dan Ananta mempersiapkan diri untuk acara itu sedang Thomas dan Widi kayaknya belum bisa ikut lagi. Thomas akan mengadakan pameran di luar kota sedang Widi sibuk di rumah sakit. Sebelum acara reuni mereka berempat kumpul dulu di kafe langganan mereka. Ananta, Ani dan Widi menunggu kedatangan Thomas, mereka memesan makanan dan minuman untuk mereka berempat. Thomas sempat mengirimkan pesan pada Widi kalo dia datang terlambat dan Thomas minta tolong Widi untuk memesankan nya.


Wid, beneran besok kamu gak bisa datang ke acara reuni?


Kalo itu aku gak bisa janji An, akhir-akhir ini rumah sakit sibuk sekali aku juga harus buat laporan pada dosenku.


Gak seru kalo kamu sama Thomas gak ikutan ya kan Ta?


Huum,,,,, gak seru kalo kita cuma datang berdua seru Ananta.


Aku sih bisa usahakan tapi aku gak janji Ta, kalo aku bisa selesai lebih awal aku akan datang kalo siaran di radio aku sih bisa libur dulu.


Usahakan ya Wid, atau aku jemput kamu?


Gak perlu Ta, aku bisa jalan sendiri nanti.


Kalian bahas apa sih kayak nya serius banget timpal Thomas mengagetkan mereka semua.


Kamu bisa datang kan mas bro di acara reuni besok?


Em....gimana ya aku mesti ke luar kota, aku usahakan deh supaya urusanku cepat selesai. Malam ini aku harus berangkat naik kereta.


Hah,,,,,malam ini? mereka serempak bertanya.


Iya, yuk makan dulu satu jam lagi aku sudah harus di stasiun. Yuk makan dulu aku sudah lapar nih, kata Thomas mengajak mereka makan.


Mereka semua kemudian makan di selingi obrolan ringan dan sesekali Thomas dan Widi saling mencuri pandang tanpa sepengetahuan Ananta dan Ani. Selesai makan mereka mengantar Thomas dengan memakai mobil Ananta. Motor Widi di tinggal di rumah sakit sengaja ke kafe tadi di jemput Ananta dan Ani, sedang mobil Thomas di bawa kembali sopir keluarganya.

__ADS_1


Kayak nya temen kita ini jadi pengusaha sukses Ta, kamu kapan seperti dia?


Kamu An biasa aja kali jawab Thomas.


Kalo aku sih lanjutin usaha bokap aja An jawab Ananta.


Dari tadi kamu diam aja Wid kenapa?


Em,,,, sebenarnya aku juga mau pamit sama kalian, lusa aku berangkat ke Kalimantan aku dapat tugas di sana.


Apa,,,, ini gak lucu Wid, tadi kamu bilang mau usahakan datang ke reuni sekarang kamu bilang mau ke Kalimantan protes Ananta.


Ini aku tadi baru dapat kabar dari dosenku, tugas itu dadakan dan yang berangkat kesana hanya aku dan Yoga.


Mereka semua menghentikan jalan memandang Widi tak percaya, namun Widi memberikan ponselnya pada mereka untuk membacanya.


Ya bener-bener kenapa sih dosen mu kasih perintah dadakan seperti itu? berarti fix kamu gak bakal datang ke acara reuni Wid? cerocos Ani.


Widi hanya mengangkat bahunya.


Kereta mu datang mas bro, masuklah perintah Ananta. Thomas masih diam mematung memandang Widi tanpa berkedip. Ani yang mengerti situasi ini mengajak Ananta untuk menunggu Widi di parkiran.


Setelah kepergian Ani dan Ananta Thomas baru bisa membuka percakapan dengan Widi.


Kita baru saja ketemu, tapi kenapa harus berpisah lagi Wid? berapa lama kamu di sana?


Entahlah bisa 3 bulan, 6 bulan bahkan sampai 1 tahun.

__ADS_1


Aku,,,,, Thomas tak meneruskan kalimat nya membuat Widi penasaran.


Apa Thom?


Aku hanya berharap semoga kamu betah disana dan segera pulang kemari, aku harus masuk kereta tapi sebelum nya bolehkah aku memegang tanganmu?


Widi mengulurkan tangan nya pada Thomas yang kemudian digenggam hangat oleh Thomas.


Aku akan sangat merindukan mu bisik Thomas di telinga Widi dan kemudian masuk ke dalam kereta.


Widi terpaku dan masih berdiri di depan kereta yang akan segera berangkat, Thomas yang masi di pintu melambaikan tangan nya pada Widi.


Widi segera menuju ke parkiran setelah kereta yang ditumpangi Thomas sudah berangkat yang di sambut ocehan Ananta.


Lama banget sih buk? ngapain? Widi tak membalas pertanyaan Ananta dan hanya diam.


Ani menjitak kepala Ananta, gak usah di dengerin Wid Ananta emang gitu.


Ani dan Ananta bingung karena dari tadi Widi hanya diam saja. Ani menyentuh tangan Widi yang membuat nya terkejut.


Kamu ngelamunin apa? dari tadi kok diam aja, tanya Ani perlahan.


Ah.... gak apa-apa kok An maaf kalo dari tadi aku ngelamun.


Ya udah, ayo Ta kita pulang perintah Ani pada Ananta yang berada di belakang kemudi. Malam itu tak ada lagi percakapan di antara mereka selama perjalanan, mereka terdiam dengan fikiran masing-masing hanya lagu dari radio yang terdengar dalam mobil itu.


bersambung.....

__ADS_1


Gimana suka gak dengan ceritaku ini?


Jangan lupa berikan like, vote dan komen nya ya.


__ADS_2