
Siang itu selesai pelajaran, mereka mengikuti ekstra yang sudah di pilih nya. Kebetulan jadwal hari itu Seni karawitan dan Voli. Widi bersiap menuju ke tempat yang di gunakan untuk ekstra karawitan, sedang Ani, Wida, Thomas dan beberapa teman lain nya bersiap ganti baju menuju lapangan untuk ekstra voli. Kebetulan di kelas itu hanya Widi yang mengikuti kegiatan karawitan, jadi dia pergi sendiri.
Hati-hati ya cinta kata Ani melambaikan tangan nya pada Widi dengan tersenyum. Widi hanya melambaikan tangan nya, jangan lupa tunggu di gerbang ya nanti.
Oke cinta... muah balas Ani lagi. Wida yang melihat Ani jadi sewot,,,, huh lebay katanya sambil berlalu di sebelah nya. Ani tak begitu mmperdulikan apa yang di ucapkan Wida, karena dia tau Wida sangat iri dengan kedekatan mereka. Di tempat karawitan Widi di sambut Yeti yang baru juga mau masuk ke sana, mereka menuju pada alat mereka masing-masing. Yeti mendapatkan Bonang sedang Widi mendapatkan Bonang penerus, yang sedikit lebih sulit dari pada Bonang. Guru pembimbing mulai mengajarkan lagu baru setelah kemarin mereka sudah menyelesaikan satu lagu. Widi dan teman-teman nya memperhatikan dengan seksama dan mulai mencoba nya. Tanpa di sadari siapa pun Thomas mengamati Widi dari jendela, mereka tak ada yang tau karena mereka konsentrasi pada alat masing-masing. Dari jendela Thomas memperhatikan Widi sambil tersenyum sendiri. Kenapa kamu begitu menggemaskan sih Wid, kamu beda dengan cewek-cewek yang lain kamu tak pernah mencari-cari perhatian ku, kamu gak pernah kepo in aku batin Thomas.
Thomas segera kembali ke tempat latihan nya setelah mencuri waktu beberapa menit hanya untuk melihat wajah Widi secara diam-diam.
Widi dan teman-teman nya mencoba memainkan lagu baru namun masih saja berantakan, masih lupa nadanya. Selama kurang lebih 2 jam mereka menggeluti alat musik nya akhirnya selesai juga. Mereka semua tersenyum puas karena akhirnya bisa menyelesaikan lagu baru mereka. Widi berjalan menuju gerbang, di sana Ani sudah menunggu dengan cilok di tangan nya.
__ADS_1
Udah lama nunggu An?
Belum, nih kamu satu. Ani menyodorkan 1 bungkus cilok yang ada di tangan nya.
Widi menerima nya dan tak lupa mengucapkan terima kasih.
Hari ini kita mau jalan kaki atau naik angkot Wid?
Em....boleh aku juga agak capek hari ini, tadi sparing lawan cowok main nya. Banyak ngeluarin tenaga kalo sparing sama cowok.
__ADS_1
Jarak dari sekolah ke rumah mereka cuma berjarak 1 kilo meter jika berjalan kaki lewat kampung-kampung, dan tak kurang dari 30 menit mereka akan sampai di rumah. Mereka sering berjalan kaki karena bisa lama ngobrol dan bercanda, namun hari ini karena mereka merasa capek maka naik angkot. Padahal kalo naik angkot mereka juga harus jalan kaki selama 5 menit untuk sampai di rumah.
Di dalam angkot pun Ani menceritakan aksi Thomas saat latihan hingga para cewek semakin menggila untuk mendapatkan nya. Kamu kan tau Thomas jarang sekali tertawa apalagi tersenyum, tapi tadi ku lihat dia tersenyum tapi dikit banget padahal senyum dikit aja cakep apalagi kalo dia senyum lebar duh pasti hatiku meleleh Wid gemas Ani melihat Thomas yang pelit sekali tersenyum tapi tetap saja masih cakep. Apalagi saat rambutnya sedikit basah oleh keringat atau air semakin keliatan macho nya. Apaan sih An kita masih SMP lho, masih culun nanti kalo udah SMA baru keliatan tuh Maco nya. Iya tapi si Thomas itu udah keliatan cakep nya dari sekarang lho, aku yakin nanti kalo SMA dia pasti akan lebih cakep dan macho. Mereka kembali tertawa bersama.
Widi hanya tersenyum mendengarkan cerita Ani, dia memang tampan An apalagi saat tersenyum kemarin batin Widi. kenapa kamu gak suka senyum sih Thom, aku akan berusaha biar kamu mau senyum dan tertawa seperti teman-teman yang lain tapi bagaimana cara nya ya? batin Widi lagi.
bersambung.....
akankah Widi bisa merubah Thomas yang pelit senyum itu? nantikan kisah selanjut nya ya.....
__ADS_1
Jangan lupa beri semangat buat author ya dengan memberikan like,vote dan komen yang membangun.