Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
Lomba


__ADS_3

Beberapa hari ini Widi pulang telat karena harus latihan untuk mengikuti lomba karawitan, Ani dengan setia menunggu sampai Widi selesai latihan. Thomas pun dengan sembunyi-sembunyi selalu melihat Widi latihan sampai saat 2 sahabat itu pulang ke rumah dengan selamat. Semua itu Thomas lakukan tanpa sepengetahuan siapa pun, terkadang dia mengambil foto Widi secara diam-diam. Sampai tiba saat nya perlombaan yang di adakan di pusat kesenian kota semarang karena memang lomba yang di adakan tingkat kota. Ani memberikan semangat pada Widi dan teman-teman yang lain ketika mereka akan berangkat menuju tempat lomba. Hari ini kamu keliatan cantik Wid pakai baju adat dan riasan tipis ini, bisik Ani. Widi tersipu mendengar pujian dari sahabat nya itu. Kemudian mereka mengambil foto berdua.


Thomas bingung memikirkan cara nya agar dapat melihat perlombaan yang di ikuti Widi, karena masih jam pelajaran sekolah. Thomas berdoa' dalam hati agar tim Widi tampil siang agar sepulang sekolah dia masih bisa menyaksikannya.

__ADS_1


Di tempat lomba mereka agak grogi karena lawan mereka juga tak kalah bagus, ibu Dina selaku guru yang mendampingi mereka selalu mewanti-wanti agar mereka bermain santai seperti saat latihan dan gak perlu memikirkan harus menang. Mereka Manarik nafas dalam dan saling memberi suport, kita pasti bisa, semangat kata Yeti menyemangati mereka semua. Saatnya mereka tampil, satu persatu menempatkan diri nya pada alat musik nya masing-masing. Thomas merasa lega karena kedatangan nya pas bertepatan tim Widi naik ke atas panggung. Dia segera mencari tempat yang strategis untuk melihat mereka bermain. Sepanjang Widi dan teman-teman nya bermain di atas panggung Thomas selalu memandang Widi yang tampak berbeda karena menggunakan baju adat dan juga berdandan. Kamu cantik sekali Wid, anggun dan senyum mu selalu bisa membuat adem hatiku batin Thomas dalam hati. Dia juga sempat mengambil foto Widi, karena posisi Widi di depan maka Thomas tak mengalami kesulitan saat memfoto nya. Saat Widi dan teman-teman nya selesai bermain mereka memberikan hormat pada juri dan para hadirin dan tanpa sengaja mata nya melihat Thomas yang sedang tersenyum pada nya. Widi menggelengkan kepala nya agar tetap sadar. Itu pasti bukan Thomas lagian ngapain dia kesini melihatku lomba, batin mbak Widi. Sadar Wid jangan banyak berhalusinasi, jangan ada rasa pada nya kamu akan mengalami kesakitan batin Widi kembali. Widi dan teman-teman nya turun dari panggung di sambut Bu Dina dengan acungan jempol nya. Sambil menunggu beberapa sekolahan yang tampil lagi mereka makan siang sambil bergurau saling meledek saat tampil tadi. Setelah menunggu sekian lama akhirnya tibalah saat pengumuman juara, mereka semua berdoa' dalam hati. Sontak mereka terkejut sekaligus senang mendengar nama sekolah mereka di panggil untuk menerima piala untuk juara ll. Bu Dina maju untuk mewakili menerima piala atas kemenangan sekolah mereka.


Selamat anak-anak kalian berhasil meraih juara ll, ibu senang dan bangga pada kalian. Mereka saling berpelukan, Widi mengedarkan pandangan nya lagi ke seluruh ruangan untuk mencari keberadaan Thomas. Dia terperanjat melihat Thomas yang tersenyum dan mengacungkan jempol nya, Widi mengucek mata nya dan kemudian kembali ke arah di mana tadi Thomas berdiri namun sudah tak ada. aih kenapa sudah tak ada apa tadi cuma halusinasiku saja ya, tapi tadi bener-bener dia malah dia tersenyum padaku. aih kenapa kamu terus ada di otakku sih Thom, Widi berusaha menghilangkan Thomas dari fikiran nya.

__ADS_1


bersambung,,,,,,,,


Jangan lupa terus dukung author ya

__ADS_1


Berikan like, vote dan komen yang membangun ya


__ADS_2