Gita Cinta Pertama

Gita Cinta Pertama
bertemu Firman


__ADS_3

Dua hari lagi akan di adakan reuni SMP Nudia, Ani begitu heboh menyambut acara tersebut pasalnya reuni kali ini mereka akan datang ber empat gak seperti reuni sebelum nya hanya dia dan Ananta yang bisa menghadirinya. Acara kali ini akan di adakan di kolam pemancingan, Ani ingin mereka ber empat mengenakan pakaian yang sama. Ani mengajak Widi untuk berbelanja, mereka berbelanja berdua tanpa para lelaki. Selagi asyik memilih baju yang akan mereka kenakan besok, Widi terkejut karena di panggil seseorang. Widi dan Ani serentak menoleh, cowok itu semakin mendekati mereka.


Siapa dia Wid, cakep bisik Ani.


Aku lupa An....


Setelah dekat Widi baru mengingat nya.


Firman, astaghfirullah maaf aku pang Ling liat kamu.


Cowok itu tersenyum dan keliatan semakin tampan karena terlihat lesung Pipit di kedua pipi nya.


Apa kabar dokter Widi?


Alhamdulillah baik mas Firman, mas sendiri apa kabar?


Alhamdulillah saya juga baik, kok dokter gak ngasih kabar kalo sudah pulang ke kota ini?


Belum sempat Widi menjawab, Ani berdehem membuyarkan pembicaraan mereka.

__ADS_1


Oh iya mas Firman kenalin ini Ani sahabatku, An ini mas Firman dulu dia yang selalu mendampingiku ketika aku ditugaskan di desa terpencil itu.


Firman dan Ani saling berjabat tangan, biar enak ngobrol nya kita ke kafetaria yuk ajak Ani pada mereka. Mereka duduk dan memesan makanan serta minuman untuk menemani percakapan mereka. Sekarang tinggal di mana mas Firman?


Kebetulan aku tinggal di kabupaten Semarang Dok, kerja di rumah sakit di sana.


Wow....kok di rumah sakit? kayak nya kamu bukan dari tenaga kesehatan kan?


Iya.....di sana aku sebagai pegawai administrasi nya Dok jawab nya malu-malu.


Panggil saja Widi mas, biar lebih akrab kata Widi meminta pada Firman.


Wah asyik sekali ya percakapan nya sampai lupa sama aku protes Ani.


Mereka bertiga akhirnya ngobrol bersama tanpa ada kecanggungan di antara mereka, apa lagi Ani meski mereka baru saja kenal namun Ani selalu bisa dengan mudah untuk sekedar ngobrol.


Firman melihat jam di tangan nya, aduh maaf An, Wid aku harus segera kembali aku ada janji mau ketemu sama dokter karena aku juga melamar menjadi karyawan nya.


Oh,,, silahkan mas kami juga akan segera pulang.

__ADS_1


Mereka berpisah di tempat parkir, Ani segera melajukan mobil nya menuju rumah Widi.


Sampai di rumah mereka sudah di sambut senyum Thomas yang sudah menunggu kedatangan mereka di kursi tamu.


Loh hubby sudah di rumah? tanya Widi yang kemudian mencium tangan suaminya yang di balas kecupan singkat di bibir nya.


Ada jomblo ini tega amat mesra-mesaraan di depan jomblo?


Halah lebay,,,,makanya cepetan nikah biar bisa mesra-mesraan juga balas Thomas.


Widi mencubit pelan pinggang suaminya karena merasa tak enak sama Ani.


Maaf An bukan maksud pamer kemesraan karena itu sudah kebiasaan dan kewajiban kami.


Ani hanya terkekeh mendapat jawaban dari Widi, memang itu harus ya Wid?


Bukan harus lagi Ani tapi wajib jawab Thomas gemas melihat ke onengan sahabat dari istri nya itu, karena kalo masalah pacaran dan lain nya dia memang lemot tapi Kalo masalah pekerjaan dia lah jago nya.


Sudah kalian kali ketemu pasti berantem terus, mas coba lah baju yang baru ku beli ini. Thomas menerima baju yang di berikan istrinya kemudian mencoba nya.

__ADS_1


Ani yang ikut melihat Thomas mencoba baju nya merasa senang karena baju itu pas sekali dengan Thomas dan menambah ketampanan nya. Pasti nanti Ananta juga akan setampan kamu kalo pake baju ini ya Thom? yang di tanya bukannya menjawab tapi malah tertawa,,,,,, mana ada Ananta sama aku sama cakep nya yang ada lebih cakep aku tau. Dih Pe De..... Ananta juga cakep tau bela Ani yang tak terima Thomas menjelekkan kekasihnya. Widi hanya tertawa kecil menyaksikan pertengkaran mereka, meski sering bertengkar namun mereka bisa serius dan kompak dalam situasi tertentu.


bersambung.....


__ADS_2