
Queen setelah mengetahui bagaimana jenis lawan nya, dirinya langsung memerintahkan Renata untuk menurunkan anak - anak bersenjata karena lawan mereka terhitung sangat sulit dan susah di hadapi apalagi tanpa dirinya.
Queen melihat cara kerja pimpinan Renata, Felisha dan Donny di lapangan tanpa dirinya cukup memuaskan dan sebenar nya bukan nya Queen tidak percaya kepada mereka hanya saja menurut nya mereka tetap harus di awasi biar tidak salah langkah.
Queen seenggak nya akan menyerahkan kekuasaan untuk di pimpin oleh Renata jika dirinya nanti tak terselamatkan, dirinya tahu bahwa Renata juga berbakat seperti dia dan berwibawa dalam memimpin perusahaan, serta beringas dalam memimpin anggota mafia nya.
Queen memperhatikan hasil kerja mereka dan di menangkan oleh kelompok mafia nya, lalu Queen bernafas lega dengan mereka tidak membunuh ketua mereka dan wakil mereka untuk mendapatkan perintah selanjutnya dari Queen.
Setelah berada di markas Renata menelfon Queen dan melaporkan bahwa semua nya sesuai dengan rencana dan perintah nya untuk mengambil senjata dan membunuh semua penghalang kecuali ketua dan wakil nya yang memang tidak boleh di bunuh menunggu Queen sendiri.
Setelah bersih - bersih diri dan bersiap - siap untuk kembali ke rumah sakit untuk bertemu kembali dengan Queen, akan tetapi mereka langsung pulang saja karena Queen meminta mereka beristirahat.
Queen akan pulang besok dan itu di kabarkan ke seluruh keluarga besar nya, agar beristirahat di rumah saja dan lebih efisien dan lebih nyaman saja menurut nya.
Keluarga Besar Queen awal nya kurang setuju apalagi para abang - abang nya dan sahabat nya, karena kan tidak ada dokter maupun perawat yang bisa mengontrol 24 jam non stop.
Tapi, apa daya ucapan Queen adalah sebagai suara yang tidak bisa di bantah atau permanent dan mutlak yang tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun meskipun itu orang yang di cintai nya.
__ADS_1
***
Pagi nya ....
Semua berkumpul di kamar rawat Queen, untuk menjemput Queen dan membantu membereskan perlengkapan apa saja yang telah di butuhkan oleh Queen, Selain obat - obatan yang memang khusus untuk penyakit leukimia nya yang di berikan secara khusus kepada Queen agar tidak ketahuan seluruh keluarga nya.
Setelah itu mereka pulang ke rumah yang hanya dapat di tempuh selama 10 sampai 15 menit saja, waktu yang sangat singkat bukan? ya tentu saja sangat singkat karena jarak rumah sakit memang sangat dekat dari rumah mereka.
Di Rumah ....
Daddy Alexander : Sayang kamu langsung tidur rebahan ya.
Mommy Alexander dan mommy Hernandez hanya mampu menggeleng - gelengkan sikap bawel dan cerewet dari Suami - suami mereka yang seharus nya merekalah yang cerewet kepada putri satu - satu nya mereka.
Queen : hmm ..... bisakah kalian keluar dari kamar ku? aku ingin istirahat
Mereka hanya menghembuskan nafas mereka melihat sikap dingin yang masih di miliki oleh Queen.
__ADS_1
.
.
.
.
Keluarga ibarat kan sebuah keluarga terdekat kita, tapi apakah ku sanggup meninggalkan mereka? mereka juga pernah menorehkan luka padaku, tapi itu masa lalu..
.
.
.
Note :
__ADS_1
Mimpi akan masa lalu akan tetap mengiang di kepala ku, memang kita bisa memaafkan orang tersebut, akan tetapi ingatan itu masih ada walaupun sudah coba untuk di ikhlaskan. Memory buruk terkadang sangat menyiksa, tapi bisa menjadi cambuk kita akan lebih baik.
Tbc