
Lalu setelah percakapan yang panjang itu Queen dan Fabian menyusul sahabat – sahabat nya yang berada di kantin.
"EHEMM... rasa – rasa nya kita bakal dapet jatah pj alias pajak jadian nih dari bang Fabian dan Queen nih” ucap Renata dengan menggemaskan.
"lo ngomong kok nggak di saring banget sih ogeb, bikin gue kesel aja. Lo kapan kasih kita PJ” jawaban Queen dengan malas.
Lalu Queen juga berbisik ke arah Renata, memberitahukan bahwa rahasia mereka sudah terbongkar oleh fabian.
Untung nya hanya fabian yang tahu dan kenyataan tersebut membuat Renata juga kaget dan shock. Lalu, Queen menenangkan bahwa fabian tak akan membocorkan rahasia mereka berdua.
Berbeda dengan Fabian yang hanya memberikan senyuman manis nya untuk Queen.
Senyuman penuh arti yang ada nya suatu siratan cinta dan kesedihan.
Renata yang di tanya dan di pojok kan Queen masalah PJ malah menatap Varo dengan cengiran khas nya dengan watados nya.
"Minta aja sama Varo ya Queen, bambank Varo kan kaya" ucapan Renata membuat semua orang tertawa.
"Lo lupa ya Re, kalau lo juga kaya" Varo mengingatkan, yang di ingatkan hanya tertawa.
__ADS_1
Kkkkkkkrrriiiinnngg.... kkkrrriiinnggg...
Tiba - tiba hp Queen berbunyi.
" hmm gue di sekolah AHS sama Renata. Kenapa Fel? Lo bisa nggak usah drama gitu? Lo kesini aja deh” ucap Queen dengan cuek dan di tatap dengan para sahabat nya ingin tahu.
“Iye bu bos gue kesana, mungkin lima menit lagi gue sampai. Soal nya memang gue ada rencana kesana” ucao Felisha di seberang telefon.
"kalo udah tahu kita di sini ngapain sih nanya ogeb” ketus Queen karena melihat kelabilan jawaban dari Felisha asistant nya Queen dan Renata.
Setelah telefon di tutup Queen langsung mengirimi pesan kepada Felisha mengingatkan bahwa mulut nya jangan sampai bocor membicarakan tentang BC Corporation.
Karena Queen tahu bahwa teman - teman nya hanya menguasai dua bahasa tersebut, kecuali Renata.
Akan lebih aman jika menggunakan selain dua bahasa tersebut.
Setelah sampai di sekolah Felisha langsung menuju kantin , karena tadi selalu berkirim pesan dengan Queen.
Queen juga memberi tahukan bahwa diri nya berada di kantin.
__ADS_1
Di pintu masuk, Felisha langsung berlari dan memeluk erat Queen yang membuat diri nya susah untuk bernafas.
Queen yang merasa risih di lihat oleh seluruh warga sekolah langsung melepaskan pelukan Felisha dan menjitak kepala nya.
Felisha yang kepala nya mendapat hadiah jitakan Queen hanya mengaduh manja.
Renata yang melihat hanya tertawa terpingkal – pingkal melihat Felisha yang dalam mode merajuk kepada Queen.
Felisha akhir nya mengatakan tujuan nya bahwa dia juga ingin ikut sekolah dengan Queen dan Renata, karena memiliki teman di AHS dan jangan lupa bahwa diri nya juga sudah lulus S2 seperti Renata yang mengikuti kelas ekselerasi.
Queen hanya mengiyakan dan hanya sedikit mengisyaratkan bagaimana dengan kedua perusahaan nya.
Setelah itu hanya di jawab dengan pesan bahwa dia tidak usah kwatir karena dia tetap memantau perusahaan dan akan menjamin keamanan kantor milik Queen.
Felisha juga mengabarkan bahwa perusahaan Hernandez yang diurus Gerry empat puluh persen tersebut sebentar lagi berpindah tangan kepada nya.
Jangan lupakan sampah satu itu bahwa Amanda juga akan masuk dan bersekolah di AHS.
Tbc
__ADS_1