
Renata pun pergi meninggalkan Queen dan
Fabian berdua, Renata memberikan privasi kepada pasangan yang cuek nan dingin
tersebut, tapi Renata mendapatkan pelototan dari Queen karena sudah menggoda
nya dengan mengatai nya lewat pikiran nya.
Renata sendiri setelah puas menggoda Queen
pun segera pergi keluar ruangan dengan terkikik geli karena melihat tingkah
laku dari Queen yang malu – malu ayam eh ….. maksudnya malu – malu kuciang ehh…
malu – malu kucing.
Setelah itu Renata dengan segera pergi ke
kantin, tapi di depan lift Renata bertemu dengan dokter David yang juga ingin
beristirahat dan pergi ke kantin, mereka berdua memutuskan untuk pergi bersama –
sama dan berjanji akan makan bersama – sama di ruangan Queen.
David memang ingin menemani Queen karena
sudah lama dirinya ingin menemani Queen di jam luang nya sebelum dirinya kembali bekerja atau bertugas
kembali dan memakan waktu nya dan membuatnya menjadi lelaki super sibuk
mengabdikan dirinya kepada masyarakat.
David dan Renata berjalan bersama dengan
David masih memakai jaz dan bet dokter spesialis nya yang menjadi sorotan
banyak orang, apalagi tangan dokter David memeluk Renata dengan mesra, tanda
__ADS_1
sayang nya kepada Renata sebagai adik nya akan tetapi berbeda penafsiran semua
orang.
Karena selama ini dokter David selalu dingin
dan cuek terhadap setiap orang bahkan sangat keras dan disiplin terhadap
mahasiswa – mahasiswa bimbingan nya, akan tetapi dokter David bisa tersenyum
hangat terhadap Renata dan semua ini di luar prediksi dan di luar ekspetasi
mereka semua.
Bahkan mereka sangat mengagumi senyum indah
yang jarang ada bahkan tidak ada sama sekali yang di keluarkan oleh David,
bahkan saat ini mereka semua diam – diam mengambil foto dokter David dan foto
dunia.
Renata dan David yang wajah mereka di foto
hanya bias saja dan cuek beserta tetap menunjukkan wajah stay cool nya yang
tidak akan pernah lupa di tampilkan dimana pun mereka berada dan mereka tetap
melanjutkan perjalanan mereka ke kantin seperti tak terjadi apa – apa.
Di kantin rumah sakit mereka berdua bercanda
tawa tanpa menghiraukan tatapan mereka seperti biasa dan menganggap mereka tak ada
dan seperti angin lalu saja, setelah makanan dan minuman mereka siap, mereka
segera pergi kembali ke ruangan Queen untuk makan di sana.
__ADS_1
Karena mereka sudah sangat lumayan lama
meninggalkan Queen, apalagi ada Fabian disana yang memang lagi berduaan dengan
Queen dan mungkin Fabian ada perlu lainnya sehingga menunggu mereka untuk
segera kembali ke ruang tersebut.
Di lain sisi Queen dan Bian yang berduaan di
ruangan tersebut malah saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang mesra
dan penuh kerinduan dengan cinta yang sangat mendalam, lalu Bian pun mencium
kening Queen, mencium hidung dan bibir ranum nan manis milik Queen.
Wahhhh ingat Queen pada batasannya yaaa.
Note :
Menjadi diri sendiri memang lebih baik dan
menjadi yang misterius itu lebih baik daripada seseorang melihat pribadi kita
dan menertawakan kita dalam kekalahan melawan hidup dan dunia yang kejam ini. Karena
mereka hanya bisa mencemooh dan menghina kita tanpa bisa menjalani kehidupan
sulit seperti yang kita alami.
Karena setiap manusia akan memiliki cobaan di
lihat sesuai batas kemampuan kita untuk bertahan dan semua itu pasti ada jalan
keluar nya.
Tbc
__ADS_1