
Queen belum mengatakan apapun rencana - nya untuk pergi L.A kepada keluarga - nya.
Dia hanya baru mengatakan rencana - nya kepada Renata dan Felisha.
Queen : No le he dicho nada a mi familia por parte de Alexander y Hernández.
(Aku belum mengatakan apapun kepada keluarga ku baik dari sisi Alexander maupun hernandez.)
Felisha : ¿Cuándo les dirás? Estoy seguro de que no estarán de acuerdo con esta idea.
(Kapan kau akan memberitahukan mereka? Gue yakin mereka tidak akan setuju dengan ide ini.)
Queen : No sé, Fel ... Re ... Pero realmente extraño a mis abuelos.
Por eso les pido a los dos que me ayuden.
Entonces, acerca de bian, lo escucharé después de decirlo esta noche.
Entonces debes prepararte de ahora en adelante.
(Entahlah, Fel... Re... Tapi gue sangat rindu kakek dan nenek.
Oleh sebab itu aku meminta kalian berdua untuk membantu gue.
Lalu, soal bian akan gue akan pamit setelah mengatakan nya nanti malam.
Jadi, kalian harus bersiap dari sekarang.)
__ADS_1
Tatapan Queen berubah datar, abang - abang nya langsung bertanya ada apa dan kenapa.
Queen yang merasa kan sakit kepala nya semakin menjadi.
Diri nya langsung memutuskan untuk bangkit berdiri dan pergi dari kantin secepat nya.
Bian : honey mau kemana?
Pertayaan Bian sudah mewakili semua teman dan abang nya.
Queen : UKS..
Bian : Queen lo sakit?
Queen : nggak, tidur
Karena diri nya sudah merasa sangat tidak kuat dan saat melewati toilet yang memiliki cermin.
Dia melihat wajah nya pucat dan tiba - tiba mimisan, pertanda sakit nya memang benar - benar serius.
Queen langsung menghapus darah tersebut dan melanjutkan jalan nya ke arah uks.
Queen berjalan dengan sangat cepat dan terburu - buru diri nya tak mau pingsan di tengah jalan.
Queen juga harus terburu - buru sebelum teman - teman nya memergoki diri nya sedang dalam kondisi yang tidak memungkinkan atau dalam keadaan sakit.
Sedangkan teman - teman nya sangat yakin bahwa ada yang di sembunyikan oleh Queen.
__ADS_1
Bian juga merasa bahwa Queen baik - baik saja, di karenakan wajah nya sangat pucat sekali dan bian sering sekali memergoki Queen mimisan.
Tapi, setiap di tanya ada apa selalu jawaban nya sama, yaitu aku tidak apa - apa, aku baik - baik saja dan lakn sebagai nya.
Queen hanya tidak ingin semua memikirkan nya, tidak ingin semua menjadi sedih karena diri nya.
Queen juga tidak ingin merepotkan mereka mengenai diri nya.
Banyak sekali yang di pikirkan oleh Queen, karena semua yang di pikirkan nya menyangkut banyak orang.
Bukan hanya untuk diri nya seorang.
~ *TERKADANG KEPUTUSAN BIJAK AKAN SULIT DI AMBIL SEWAKTU KITA DALAM KEADAAN TERPURUK. TAPI, YAKINLAH KITA BERDIRI DI SINI, DUNIA INI PASTI AKAN ADA JALAN UNTUK ITU SEMUA ~
Karena keajaiban itu pasti ada dan pasti datang, entah itu kapan yang saya yakini
Miracles come at the right time. Where the impossible can become real*.
Author : Semoga kau baik - baik saja Queen..
Queen : oh gitu lo sama gue.. Lo doain gue cepet R. I. P gitu. Bangke lu thor..
Author : bangke salah mulu gue sama lo. Au ah.. Incess pusing.
Abaikan percakapan gila
Tbc
__ADS_1