
Felisha tidak masuk ke kelas nya melainkan ikut Queen masuk ke dalam kelas nya.
Felisha dengan santai nya mengusir anak lain yang duduk di depan Queen.
Dengan gaya cool Feli duduk sambil membuka hp nya untuk membantu Queen dan Renata mengerjakan tugas - tugas kantor nya.
"Apakah kau tak mempunyai pekerjaan? Sehingga menatap kita bertiga?" suara cuek dan santai milik Feli yang di tujukan kepada asistant guru tersebut.
Felisha menegur sang asistant guru tersebut tanpa menatap lawan bicara nya.
Felisha masih di sibuk kan dengan pekerjaan nya yang ada di hand phone milik nya.
"Kau bukan anak kelas sini? Kenapa ada di sini? Kembali lah ke kelas mu" jawab sang asgur (asistant guru) dengan geram.
"Vira sudah lah tidak apa - apa" jawab sang guru kepada asgur - nya.
Sebenar nya sang guru pun sudah memperingatkan sang asitant nya agar menjaga sikap di hadapan Queen, Renata, dan Felisha.
"Tapi, kenapa bu? Biasa nya juga ibu langsung bertindak keras. Apa lagi dia (menunjuk Queen) sudah tidak sopan" jawab asgur ingin mempermalukan Queen dan kawan kawan.
"Lo siapa? Berani sekali me - marahi kita?" Kini Renata yang menjawab karena bibir nya sudah gatal ingin mengerjai si asgur.
"Sombong sekali, bagaimana jika kita bertaruh saja?" Suara asgur dengan mantab, tanpa tau siapa lawan nya.
__ADS_1
Queen yang mendengar kata mengerjai dari pikiran Felisha dan Renata, serta mendengar kata bertaruh langsung menoleh karena tertarik.
"Apa untung nya bagi kita?" ucapan Queen dengan senyuman jahil nya yang jarang keluar.
Keluar hanya jika dia sedang sikap jahil dan sifat usil nya muncul tiba - tiba, apa lagi diri nya sudah lama tak bermain - main.
"Kalian bertiga masing - masing 1 bisa meminta apa saja dari saya, begitu pun sebalik nya. Deal?" tantang asgur yang membuat satu kelas terperangah.
Terperangah akan keberanian dan kenekatan sang asgur tanpa tahu siapa lawan nya.
"Deal" Jawab Renata sambil dengan senyuman smirk - nya.
Senyuman yang membuat para lelaki bertekuk lutut pada nya.
Queen lalu menyuruh semua nya termasuk guru kelas untuk menunggu nya di lapangan.
Lalu Queen segera menghubungi Daddy - nya Alexander bahwa diri nya punya kejutan untuk nya.
Tak lupa juga Queen menghubungi mommy nya (nyonya Alexander) untuk datang ke sekolah karena dia punya rencana sekaligus menyeleksi guru - guru di AHS.
Queen menelfon dan meminta mommy nya datang ke sekolah, tapi Queen meminta untuk tidak memberitahukan rencana ke datangan nya.
Karena daddy nya juga akan ke sekolah dan meminta mommy untuk melihat pertunjukan untuk kesetiaan seorang daddy nya.
__ADS_1
Mommy nya juga setuju, karena tiba - tiba diri nya juga ingin mengerjai dan menggoda suami nya yang sudah lama tak di goda nya tersebut.
Mommy nya juga tahu bahwa suami nya sangat mencintai nya, sehingga tidak akan berani - berani nya dekat dengan wanita mana pun.
Queen juga mengundang daddy dan mommy Hernandez beserta orang tua sahabat - sahabat nya dan orang tua dari sahabat - sahabat abang nya Queen.
.
.
Kira - kira apa ya Rencana Queen?
.
.
Kenapa mereka orang tua di undang ya?
Author : Queen boleh nggak ngikut gue nya? (Watados)
Queen : Gue lempar lu thor ke kandang buaya
Maap gaes.. Abaikan percakapan gilakkk author.
__ADS_1
Tbc