I Love My Queen

I Love My Queen
QUEEN RACING


__ADS_3

Queen segera memasuki mobil andalan nya dan menuju garis start.


Fabian dan kawan kawan yang melihat hanya bingung cengo, "noh si QR udah siap, sono buruan susul ke start" ucap Andrew.


Fabian segera melangkah memasuki mobil nya dan melajukan ke arah garis start.


Di start ada wanita sexy yang memegang pistol dan bendera sebagai penanda di mulai nya permainan.


Arena ini adalah hasil bentukan Queen, untuk menampung para pembalap liar tidak di jalanan yang mengganggu aktivitas masyarakat.


Suara pelatuk pistol berbunyi dan Balapan pun di mulai dengan Fabian yang selalu memimpin pertandingan dengan kecepatan penuh dan yakin akan kemenangan nya.


Teman – teman Fabian pun juga yakin, jika kemenangan di pihak mereka.


Akan tetapi mendekati arah garis finish Queen pun tancap gas melajukan kecepatan nya dengan kecepatan tinggi tanpa ada aba – aba.


Prriiitt... Peluit berbunyi tanda kemenangan sang pembalap QR. Sudah di pasti kan kemenangan berada di pihak Queen.


Fabian dan kawan kawan ter kagum – kagum dengan ide licik dan briliant yang di milik i oleh QR.

__ADS_1


Mereka tak mengira dengan kelihaian sang QR. Serta, mereka juga tidak menyangka bahwa sang QR menggunakan kecepatan nya tanpa aba - aba mendekati waktu garis finish.


"Hadiah gue" ucap Queen dengan tegas.


Fabian memberikan nya dengan lesu, lalu Queen menyerahkan nya kepada andrew.


“Andrew letakkan hadiah kita di mansion gue, paham?”ucap Queen dengan cuek dan dingin nya.


Lalu Queen memberikan se gepok uang kepada mereka. "Ini untuk kalian sebagai kemenangan, bagi lah dan ber senang - senang lah" ucap Queen kepada Andrew.


“Baik miss akan saya bawa kesana dan terima kasih" ucap Andrew dengan sopan.


Di rumah ternyata kedua abang nya belum pulang, memang mereka pulang menjelang agak pagi buta.


Mungkin mereka masih nongkrong - nongkrong ria di cafe dekat arena balapan tadi.


Membuat Queen tidak merasa was – was lagi karena takut ketahuan.


Setelah melepaskan perlengkapan nya, mengganti baju, mencuci muka dan menggosok gigi nya Queen memutuskan untuk melihat email untuk besok dan mengerjakan nya sampai hampir menjelang pagi hari.

__ADS_1


Setelah di rasa cukup Queen memutuskan untuk langsung tidur karena merasa kelelahan.


Pagi hari nya Queen di bangun kan oleh kedua abang nya untuk pergi ke sekolah, pergi bersama.


Di bawah ternyata sudah ada Renata yang telah siap duduk di meja makan, setelah menyiapkan makanan untuk diri nya sendiri, Queen, Vano dan Varo.


Orang tua Queen sudah pergi bekerja dari pagi hari tadi. Lebih tepat nya daddy yang bekerja dan mommy nya menemani sang daddy bekerja.


Walaupun perusahaan sudah di kendalikan oleh Queen, akan tetapi daddy nya tetap bekerja pada pagi hari sampai Queen pulang sekolah.


Kembali pada Queen, Renata, Vano dan Varo..


Mereka sekarang makan dengan tenang dan cepat. Setelah itu, mereka langsung pergi ke sekolah dengan bercanda ria.


Varo dan Renata? Jangan di tanya lagi mereka duduk di depan dengan bercanda ria dan juga dengan melakukan sikap – sikap saling romantis dan memerah wajah mereka jika di goda oleh Queen maupun Vano.


Entah kenapa Queen merasa akan ada yang terjadi.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2