
Di pagi hari ini semua nya terlelap di dalam ruangan inap milik Queen, karena kelelahan dan yang tepat di samping dan sisi tempat tidur Queen ada Bian di bagian kanan dan di sisi sebelah kiri nya Queen ada Renata yang tertidur sambil terduduk.
‘Kasihan mereka menunggui aku, mungkin mereka sudah sangat lelah dan badan mereka pasti terasa remuk redam, ya tuhan andaikan aku bisa memilih aku ingin sehat saja agar tak menyusahkan mereka seperti ini’ batin Queen yang sangat tidak tega melihat semua nya berkorban seperti ini.
Dengan sayang Queen mengelus puncak kepala Renata dulu dengan sayang hingga membuat sang empu pun terbangun karena merasa ada yang mengganggu tidur lelah nya dan begitu sadar Renata pun tersenyum sambil meneteskan air mata, akan tetapi Queen segera ikut tersenyum dan menghapus air mata milik Renata.
Setelah membangunkan Renata Queen dengan segera membangunkan Fabian dengan cara yang sama yaitu mengelus puncak kepala nya dengan sayang secara berulang – ulang hingga Bian pun tersadar dari tidur nya yang lelap, sedangkan Renata segera membangunkan lain nya untuk melihat bahwa Queen sudah bangun.
Sementara Fabian yang sudah terbangun pun menatap Queen dengan tatapan yang merindukan dan dengan tatapan sendu nya, setelah itu dengan sayang segera mencium puncak kepala milik Queen dengan sayang, setelah itu menelfon dokter David untuk mengabarkan bahwa Queen sudah siuman.
Semua orang satu persatu telah terbangun dan langsung mendekat ke arah Queen dan ikut mencium kening milik Queen dan Queen sendiri tersenyum karena di kerumuni oleh orang – orang yang di sayangi nya, dimana mungkin dia nanti tak akan melihat nya.
Dokter David masuk ke ruangan untuk memeriksa keadaan Queen dan perkembangan Queen tentang bagaimana keadaan nya saat ini dan dokter David mengabarkan bahwa Queen kondisi nya sudah stabil dan dapat menjalankan pengobatan nya selanjutnya secara intensif.
Queen pun memberitahukan kepada Renata dan seluruh orang yang ada disana bahwa dirinya akan menjalani pengobatan itu sendiri tanpa di temani mereka atau siapa pun itu dengan alasan apapun dan jika mereka ingin tetap Queen bersama nya mereka harus menuruti kemauan yang di inginkan oleh Queen dan tidak ada bantahan sedikit pun.
Mereka pun mengikuti keinginan Queen, meskipun awal nya mereka menolak mentah – mentah tapi dengan bujuk rayu dan segala permintaan Queen dengan polo situ akhir nya mereka pun menuruti kemauan Queen itu.
Mereka tidak bisa memberontak untuk permintaan Queen, mereka hanya bisa menuruti keingian Queen hingga sampai sarapan datang untuk memakan sarapan yang di bawakan oleh perawat untuk di makan oleh Queen.
__ADS_1
Queen pun langsung memakan makanan nya sendiri dalam diam dan tak menghiraukan tatapan – tatapan membunuh dari semua orang karena masih tak terima dengan keputusan Queen yang tak ingin di damping oleh siapa pun.
Hingga akhirnya Queen selesai makanan pun dan Queen memanggil Renata untuk berbicara dan hanya ingin berbicara kepada Renata, tapi mereka tetap bersikeras untuk berada di ruangan Queen untuk tetap ingin tahu apa saja yang akan di bicarakan oleh mereka berdua.
Setelah itu, Queen membiarkan mereka tetap disana dan stay di ruangan itu, akan tetapi Queen punya ide untuk berbicara kepada Renata dalam bahasa lain nya dan di angguki oleh Renata dan di setujui oleh nya.
Queen : Renata, ¿cómo está la oficina? (renata, bagaimana kantor ?)
Renata : bien señorita, ¿hay algo más que le moleste? (baik - baik saja nona, apakah ada hal lain yang mengganggumu?)
Queen : Nada, es solo que creo que debes estar cansada de hacer tantos trabajos. (tidak ada, hanya saja aku berfikir kamu pasti kelelahan mengurus beberapa pekerjaan yang begitu banyak.)
Queen : Está bien, perdóname, ¿ahora qué pasa con la sede? (baiklah maafkan aku, sekarang bagaimana dengan markas?)
Renata : No hay problemas serios, señorita, solo algunos problemas menores y se acabó para la hermana de Donni.( tidak ada masalah serius nona, hanya beberapa masalah kecil dan itu sudah selesai di tangani kakak donni.)
Queen : Está bien, quería llamar a Gerry y espero que puedas distraerlos de estar en la misma habitación. Necesito privacidad (baiklah, aku ingin menelefon Gerry dan ku harapkan kau bisa mengalihkan perhatian mereka untuk tidak berada dalam satu ruangan. aku butuh privasi)
Renata : De acuerdo, señoras, denme un poco de tiempo para engañarlas y su teléfono inteligente está en el cajón. pero lo metí debajo de tu almohada antes. (baik nona, berikan saya waktu untuk mengecoh mereka dan ponsel pintar anda ada di laci. tapi, sudah saya selipkan di bawah bantal anda tadi.)
__ADS_1
Queen : bien y gracias te amo (baiklah dan terima kasih, aku sayang padamu.)
Mereka semua bingung dengan percakapan Queen dan Renata, terutama keluarga nya Queen, karena selama ini yang diketahui hanya menguasai dua bahasa saja , tapi ternyata bahasa lain dari ekspetasi selain bahasa Indonesia dan bahasa inggris mereka juga menguasai bahasa spanyol.
Mereka semua sangat tidak menyangka mempunyai anak, sahabat, dan adik yang sangat sangat pintar dan jenius hanya selama ini yang mereka ketahui adalah seorang gadis dengan karakter stay cool, sadis, konyol dan jahil yang memang sudah bikin emosi semua orang.
Tapi, di balik itu semua ternyata Queen menyimpan sebuah rahasia besar yang sangat di luar perkiraan mereka dan hal – hal misteri tentang Queen mulai terungkap secara perlahan – lahan tentang siapa Queen dan bagaimana karakter sebenarnya.
Hal ini, membuat mereka semua semakin kagum dan membuat mereka semakin menyanyangi diri Queen yang sangat istimewa, hanya saja mereka tetap tak mengetahui sisi gelap Queen dan bagaimana iblis di dalam Queen yang mungkin membuat mereka semua membenci nya.
.
Aku tak tahu apakah mereka akan membenciku atau tidak, aku menjalani hidup ku sesuai yang aku rasakan dan bagaimana dunia menghukum atas dosa – dosa ku. Aku juga hanya menjalankan bagaimana dunia mempermainkan hidup ku ini, aku sangat lelah dengan hidup ini yang tidak beraturan dan tak aku mengerti. aku hanya mampu untuk berusaha saja dan bertahan untuk saat ini.
Note :
Bersyukurlah tentang semua hal yang ada pada dirimu, yakinlah pada dirimu dan percayakan hidupmu pada tuhan dan dunia serta diri sendiri. Satu hal yang harus kalian ingat jangan balas kejahatan dengan kejahatan, tapi balaslah kejahatan dengan kebaikan, karena itu akan membuat hidupmu merasa lebih tentram.
Tbc
__ADS_1