
Setelah di sekolah bian dan kawan - kawan mengantarkan Queen dan kawan kawan untuk ke kelas mereka.
Di saat pelajaran matematika kelas Queen guru nya memberikan latihan soal kepada siswa dan siswi untuk mengerjakan 50 soal.
Anak - anak lain pada bekerja sama untuk menyelesaikan soal - soal tersebut.
Berbeda dengan Queen dan Renata yang masih tenang di bangku mereka.
Latihan soal yang memiliki 50 butir soal tersebut sangat mudah bagi Queen dan kawan - kawan.
Hanya butuh waktu 30 menit pekerjaan Queen selesai dan mengumpulkan nya di depan yang di susul oleh Renata.
Teman - teman sekelas nya hanya menganga dengan ke jeniusan kedua orang tersebut.
Queen segera pergi ke ruangan nya untuk mengecek data - data perusahaan yang di ikuti oleh Renata.
Renata hanya membantu mengecek keadaan markas mafia nya.
Ternyata di saat bersamaan bel istirahat berbunyi dengan sangat kencang dan memekakan telinga.
Queen ke kantin di ikuti oleh Renata, mereka melihat Twins dan kawan kawan serta Felisha di meja pojok dekat jendela.
__ADS_1
Bangku tersebut adalah tempat permanent bagi most wanted boys dan most wanted girl.
Teman - teman nya pun tahu dan tak ingin mencari masalah dengan mereka.
Sempat sedikit wajah Queen kaget karena ada siswi kekurangan bahan yang bergelayut manja pada lengan Bian.
Renata yang melihat, apa yang di lihat oleh Queen segera menarik Queen untuk mendekat.
"eeehhheemmm... Lo siapa?" tanya Renata dengan nada dingin sambil menunjuk gadis terong - terong an yang menjijikan dengan busana kurang bahan dan make up yang sangat menor.
"Lo nanya Gue? Gue Gladys Hermawan orang terkaya nomer 15 se indonesia dan tunangan nya Bian yang di jodohin oleh grandma nya? Lo siapa sok banget sih" jawab gadis Itu.
Queen cuek - cuek aja sambil menyeruput minuman Deril dan abang twins nya.
Sedangkan, cewek tersebut yang bernama Gladys sangat geram dan hendak menampar Renata.
Tapi, sebelum sampai di pipi nya, renata sudah menendang tulang kering tersebut hingga kesakitan.
"Bahagia hati gue punya cewek jago beladiri, jadi dia bisa lindungi diri sendiri" ucapan Varo yang mendapat sorakan dari teman - teman nya.
Sedangkan, Bian dan Queen saling menatap sampai wanita penggangu tersebut dengan sengaja menyiram tubuh Queen dengan jus.
__ADS_1
Semua orang yang ada di kantin panik karena melihat kenekatan gadis tersebut.
Queen yang menahan amarah dari tadi tidak sengaja menggenggam gelas dengan begitu kuat sehingga gelas tersebut pecah dan tangan Queen berdara.
Deril dan twins sangat kwatir dengan Queen, terutama Bian.
Karena bagaimana pun ini juga salah nya yang membiarkan cabe tersebut mengganggu nya.
Tapi, semua lebih kaget saat Queen langsung berdiri dan memilih meninggalkan teman - teman nya dan pergi ke sesuatu tempat untuk menenangkan diri nya.
Queen tidak ingin lepas kontrol kali ini atau orang tersebut dalam bahaya.
Alther ego tersebut yang ada di diri Queen memiliki sisi jahat yang sangat permanent.
Queen tahu ini bukab saat nya untuk membuat lawan nya menjadi takluk akan diri nya.
Ada saat nya diri nya akan bertindak nanti.
Kemanakah Queen pergi? Dimana kah kamu Queen? Kita kwatir padamu
Tbc
__ADS_1