
Abang twins nya juga tahu bahwa adik mereka akan membuka penyamaran mereka karena ini hari terakhir mereka menjadi nerd.
Sedangkan, Deril dan Fabian ingin membela Queen dan Renata malah ditahan oleh Vano dan Varo sambil membisikkan sesuatu yang membuat mereka terdiam.
“Diam saja, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan. Cukup lihat saja, kita akan membantu jika mereka sudah meminta tolong ke kita. Pesan dari mereka” Deril dan Fabian cukup bingung dengan kalimat terakhir 2V.
“Heh wanita rendahan kamu denger nggak sih kita ngomong apa?”.
“Udahlah Mil mereka kan sampah, mereka itu hanya tau mendesah. Ya nggak Ca?”.
“Of Course mereka itu hanya taunya ngangkang sama om – om lalu mendesah mil”, tanpa aba – aba Mila menjambak dan menampar Renata.
“Apa lo sampah? Nggak terima lo kalo temen lo gue jambak dan tampar dia? Jangan – jangan sih ya gue curiga ibu lo juga seorang sampah kan ya” hina Mila yang membuat Vano dan Varo juga merasakan Geram.
Lebih Geraman Queen karena sudah menghina orang yang dia sayangi.
Sudah cukup dia bersabar kali ini meladeni hina – hinaan Mila , Caca dan Linda.
__ADS_1
Tanpa di aba – aba Queen langsung menggebrak meja dan tanpa di duga oleh semua orang.
Termasuk duo abang nya, Arga, Deril dan Fabian meja yang mereka tempati terbelah menjadi dua dan menjadi tragis.
Dengan Queen menatap Mila cs dengan sangat mengerikan, semua penghuni kampus jauh lebih takut kepada Queen.
Renata dia sudah berdiri dan hanya terkekeh melihat Queen marah ‘Habis kalian bangunin singa betina kelaperan sih’ batin Renata.
Queen hanya melirik Renata dengan sinis.
Mila cs menelan ludah nya kala mendengarkan ucapan –ucapan Queen.
Lalu tanpa di duga - duga oleh semua orang Queen dan Renata langsung membalas Mila cs, membalas perlakuan – lakuan mereka selama ini kepada Queen dan Renata.
Mulai menyiram minuman, makanan, menjambak dan menampar bahkan memukuli mereka dengan tak berperasaan.
Mereka baru berhenti setelah duo abang nya memeluk dua wanita itu secara bergantian.
__ADS_1
Sambil mengatakan ‘sudah sayang cukup. Sudah cukup yang mereka dapat selama ini’.
Lalu Queen memberikan kode kepada duo abang nya untuk membantu membawa mereka ke tengah lapangan dan berteriak “ WOI KALIAN MAU SURPRISE DAN PESTA BURUAN KE LAPANGAN” Teriak 2V.
Lalu Arga menarik Linda, Deril membawa Caca, dan Fabian membawa Mila untuk ke tengah lapangan.
Di lapangan sudah berkumpul semua murid, semua pegawai sekolah entah bagian kantin, guru, tata usaha, bk, bahkan kepala sekolah daddy Mila dan wakil kepala sekolah pun ada.
Kepala sekolah pun menghampiri Vano cs yang termasuk anak pemilik sekolah dan anak donatur terbesar disekolah.
"Maaf apa yang terjadi tuan muda kepada anak saya? Kenapa babak belur dan berantakan?”.
“tanyakan pada dua gadis nerd itu, apa yang telah di perbuat kepada putri mu dan kedua teman nya. Lalu apa sebab nya”jawab Deril dengan dingin.
Sebenar nya dirinya malas untuk beramah tamah, tapi ya sudahlah mungkin ini sudah akhir riwayat nya.
Tbc
__ADS_1