I Love My Queen

I Love My Queen
PERHATIANNYA FABIAN


__ADS_3

Queen pun di tidur kan oleh Bian di brangkar rumah sakit,


lalu dengan keadaan muka yang cemberut Queen memanyunkan bibir nya yang mungil


itu, karena jengah terhadap kelakuan yang dilakukan Fabian seenaknya yang


meminta nya untuk tetap di kamar dan posesif terhadap nya.


Queen memang sangat bahagia jika Fabian posesif padanya,


hanya saja dirinya sangat bosan berada di kamar terus, ya walaupun kamar


tersebut menyediakan balkon yang membuat mata sejuk untuk memandang siapa pun


dan pasti banyak yang menafsirkan di dalam nya bukan rumah sakit tapi


apartement.


Fabian dudukdi sebelah Queen lalu mengelus rambut Queen


dengan sayang, lalu mengupaskan buah – buahan yang di bawa nya tadi, memisahkan


dari kulit buah nya dan memotong nya kecil – kecil dan di letakkan di piring


kecil untuk memudahkan Queen memakan nya.


Setelah buah – buahan di potong kecil – kecil, hampir saja


ingin langsung comot untuk langsung di makan, akan tetapi di tahan Fabian dan Fabian


yang menyuapi Queen dengan pelan – pelan dan memastikan Queen mengunyah makanan


atau buah tersebut benar – benar lembut dan mudah di telan.


Renata pun yang memperhatikan raut wajah Queen yang memang

__ADS_1


sudah masam hanya mampu terkekeh karena wajah Queen sangat imut seperti itu dan


itu sangat membuat Renata gemas dengan Queen, lalu Renata meletakkan pekerjaan


nya dan menghampiri Queen di sisi lain nya Queen yang masih kosong.


Setelah Renata berada di sisi Queen, Renata mencubit pipi


gembul milik Queen dan di hadiah kan oleh tatapan tajam dari Queen, tapi tidak


mempan terahadap Renata yang udah kebal terhadap tatapan Queen yang tajam dan


mematikan tersebut.


Renata memeluk Queen dari samping dan menghirup aroma khas


milik Queen yang sangat di rindukan nya, entah mengapa Renata ingin mendekap


tubuh Queen malam ini, dirinya merasakan sangat rindu terhadap Queen entah


kenapa.


akan tetapi rasa yang ada di dalam diri Renata yang tetap merindukan Queen dari


segalanya, serta rasa yang dimiliki oleh Queen itu sangatlah besar, layak nya


seperti saudara kembar tapi berbeda.


Rasa saling melengkapi, melindungi, saling tolong menolong,


dan rasa saling bahu membahu sangat kuat di antara mereka dan itu sudah


terbangun dari mereka semenjak kecil dan tidak perlu di ragukan kembali bahwa


mereka sudah membentuk rasa saling solidaritas yang kokoh dan sangat sulit

__ADS_1


untuk di hancurkan oleh pihak manapun.


Renata : Kenapa masih cemberut?


Queen : Istirahat total


Mungkin bagi orang lain akan kebingungan akan jawaban Queen


yang super singkat tapi itu tak berlaku bagi Renata yang sudah sangat hafal


bagaimana Queen.


Renata : ya sudah nggak apa – apa sih kan enak istirahat kana


da aku yang setia menemanimu


Tapi di dalam hati Renata menyuarakan “aku tahu kamu pasti


bosan dan ingin mengerjakan pekerjaanmu, tapi pasti semua orang akan


melarangmu, tenang saja aku akan membawa berkas – berkas itu dan kamu bis


mengerjakan nya sewaktu tidak ada orang” perkataan Renata di dengar oleh Queen.


Ternyata sahabat nya ini sangat mengerti dirinya dan


keinginana nya, Queen pun menyembunyikan senyuman nya dengan begitu Fabian tak


akan menyadari arti senyuman nya itu.


Note :


Aku memilikimu sebagai sahabat sebagai saudaraku adalah


suatu anugrah terindah dan jika kalian juga memiliki nya harap jaga dan

__ADS_1


sayangilah.


Tbc


__ADS_2