
Deril pun di pindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan
sedangkan Queen akan tetap berada di ruang ICU karena kondisi nya masih kritis
dan belum tahu bagaimana nanti, kondisi nya akan naik atau pun turun yang
secara umum tidak menentu.
Deril sedih karena mereka di pisahkan ruang juga, entah
kenapa dirinya merasa akan kehilangan Queen untuk selamanya dan membuat dia
lebih proktektif kepada adik semata wayang nya yang sangat di sayangi nya, Vano
dan Varo mengetahui semua nya.
Abang twins nya sangat tahu betapa besar kasih sayang nya
Deril kepada adik nya, apalagi mereka sudah lama terpisah, jadi mereka sangat
paham kasih sayang yang tak pernah tersalurkan di karenakan harus terpisah oleh
jarak dan sebuah kondisi dimana mereka tak saling kenal karena suatu masalah.
Tatapan mata dari seorang Deril penuh dengan kerinduan yang
sangat jelas dan nyata, tatapan yang mendambakan adik nya, dunia pun akan
sangat iri kepada Queen yang cantik, kaya, dan sangat di sayangi oleh banyak
orang.
Semua ingin berada di posisi Queen yang sangat beruntung
itu, tapi mereka tidak akan pernah tahu betapa besar luka yang ada pada Queen
dan seberapa besar usaha keras yang dilakukan oleh Queen untuk Queen membangun
nya.
Semua orang hanya mampu melihat Queen di saat dia sudah berjaya
__ADS_1
dan menikmati hasil kerja keras nya yang dia mulai dari nol tanpa bantuan siapa
pun itu termasuk omma dan oppa nya, dulu sewaktu ada di amrik Queen pernah
bertemu seseorang yang kata – kata nya sangat aneh dan itu sangat di fikirkan
oleh Queen hingga pada saat nya dia mendapat penglihatan tentang dirinya tentang
kata – kata orang tersebut.
Queen sadar kata – kata itulah yang akan terjadi pada nya
nanti dan Queen juga sadar bahwa orang itu bukan orang sembarangan seperti dirinya,
orang tersebut pasti tahu jalan nasib seperti dirinya meskipun mereka tak boleh
melangkahi jalan tersebut.
Orang asing : Son I see there will be great things from the
radiance of your eyes. can i see your hands? (nak aku melihat akan ada hal
besar dari pancaran sinar mata yang kau miliki. apakah aku boleh melihat kedua
Queen : Do you see something in my life later? and please look
at my hand. (Apakah kau melihat sesuatu di kehidupan ku kelak nanti? dan
silahkan anda melihat tangan saya.)
Orang itu melihat tangan Queen sambil menatap pancaran bola
mata yang di alirkan oleh Queen dan orang itu mengangguk – anggukkan kepala nya
pertanda bahwa semua yang di lihat nya adalah sebuah kebenaran yang tak bisa di
bantah karena itu takdir tuhan.
Orang asing : Miss, I hope we can meet again and this is my
ID card, there is my address and cellphone number. I hope you contact me asap
__ADS_1
at least this month. (nona saya harap kita bisa bertemu kembali dan ini adalah
kartu tanda pengenal saya, disana terdapat alamat dan nomor ponsel saya. saya
harap, anda menghungi saya secepatnya setidaknya dalam dalam bulan ini.)
Queen : well I'll try, then excuse me first (baik akan saya
usahakan, kalau begitu saya permisi dahulu)
Queen pergi bersama dengan angin yang mengikuti nya pergi menuju
pergi bersama dengan sebuah harapan baru.
Note :
Ø Cara terbaik untuk menghargai pekerjaan adalah membayangkan
dirimu tanpa pekerjaan.
Ø Kemalasan tidak lebih dari kebiasaan istirahat sebelum kamu
lelah.
Ø Kebanyakan orang bekerja cukup keras untuk tidak dipecat dan
dibayar cukup uang untuk tidak berhenti
Ø One conversation with someone wise equal in
value to learn by reading a book a month (Satu percakapan bersama orang bijak sama nilainya dengan
belajar sebulan dengan membaca buku)
Ø Each person has his own destiny; the only
imperative is to follow, accept it, wherever fate led him (Setiap orang memiliki takdirnya sendiri;
satusatunya keharusan adalah mengikutinya, menerimanya, kemana pun takdir itu
menuntunnya)
__ADS_1
Tbc