
Samantha pun masuk ke kamar nya yang sekamar dengan Felisha
dan di sebelah kamar nya adalah kamar Queen dan Renata, berbeda dengan para
lelaki yang kamar nya ada di depan mereka dan semua kamar anak remaja ada di
lantai tiga, orang tua kamar nya ada di lantai dua.
Begitu memasuki kamar nya Samantha terperangah karena
memiliki kemewahan yang tidak di duga oleh nya, Felisha hanya mengedikkan bahu
nya dan merebahkan tubuh nya di ranjang Queen size nya yang empuk, akan tetapi
setelah itu Felisha masuk ke ruang kerja nya yang tidak boleh di masuki oleh
Samantha.
Felisha menyimpan barang – barang berharga nya di ruangan
tersebut, bukan berarti tidak percaya pada Samantha, dirinya hanya perlu
privasi dengan orang baru sama seperti Queen dan Renatayang membutuhkan ruangan
privasi, Samantha juga di berikan ruang privasi untuk menyimpan barang – barang
nya.
Meskipun mereka sekamar ataupun satu ruangan, akan tetapi
mereka memiliki batas privasi tersendiri, setelah Felisha dan Samantha
menyimpan barang – barang berharga nya, akhir nya mereka bergantian untuk
membersihkan diri dan mengganti baju mereka setelah itu makan sore bersama
__ADS_1
sambil berkumpul dan melakukan pesta taman barbeque an.
Mereka sangat menikmati nya dan saling bercanda ria, akan
tetapi Queen duduk sendirian di pojok dekat kolam sambil melamunkan pandangan
nya dengan nanar, untuk saat ini Queen memang sangat membutuhkan suatu
keheningan yang memang sangat mengganggu pikiran nya.
Di saat Queen sedang melamun, Samantha yang sadar pun
akhirnya mendekati Queen dan bertanya ada apa, Queen hanya menggelengkan kepala
nya saja tanpa mau repot – repot menjawab pertayaan nya dan itu tak luput dari
pandangan Renata.
Renata pun mendekati Samantha dan Queen, dirinya tahu bahwa
Samantha untuk tak mengganggu waktu sendiri Queen yang sangat dibutuhkan nya,
kebutuhan untuk ketenangan saat ini.
Menurut Queen, Renata, dan Felisha selama hidup ini adalah
suatu Quality time yang memang di peruntukkan hanya untuk mencapai puncak
keberhasilan belajar, bekerja dan bertarung adalah makanan mereka setiap waktu
tanpa henti.
Mereka bertiga bagaikan dictator atau seperti layak nya robot,
meskipun dalam keadaan sakit pun mereka akan tetap bekerja dan bertarung tanpa
__ADS_1
henti sampai titik darah penghabisan, maka dari itulah mereka layak nya tiga
bersaudara yang tak pernah terpisah satu sama lain nya..
Susah dan senang mereka selalu bersama, selama ini Queen
sebagai pundak semua sahabat – sahabat nya yang sedih atau apapun itu,
sedangkan untuk dirinya sendiri selalu memendam perasaan nya sendiri bukan tak
ingin berbagi kepada sahabat nya, tapi dia mengungkapkan semua perasaan nya
dengan cara lain yang membuat nya sekarang menjadi kebanggaan orang tua nya dan
orang yang mengasihi nya.
Samantha yang paham pun hanya menganggukkan kepala nya dan
kembali untuk membakarkan ikan untuk Queen supaya tidak sakit, setidaknya untuk
membalas kebaikan Queen, Samantha berjanji tidak akan mengecewakan Queen yang
menurut nya baik.
Note :
Kalian tahu bahwa kebanyakan air susu di balas dengan air
tuba atau yang kita tahu kebaikan dengan kejahatan, tapi ingat jangan sampai
kejahatan kau balas dengan kejahatan juga tapi balaslah dengan kebaikan serta
doa, karena karma dunia pasti akan berlaku untuk kita semua.
Tbc
__ADS_1