I Love My Queen

I Love My Queen
COLLAPS QUEEN


__ADS_3

Setelah acara Barbeque selesai dan acara bebas juga sudah


selesai mereka semua memutuskan untuk melanjutkan acara  dengan berkumpul saja di dalam ruang


keluarga, karena hari sudah semakin malam dan mereka semua sudah lelah juga.


Mereka berkumpul sambil menikmati camilan dan minuman yang


di siapkan oleh maid atau assistant rumah tangga di mansion tersebut, yang


mungkin jumlah nya banyak dikarenakan ada tugas masing – masing atau


mengerjakan ruangan mansion masing – masing dan berbeda – beda tugas nya.


Kebanyakan hanya berbincang dan bermain gadged nya, begitu


pula Queen yang merasakan sakit kepala nya yang amat dasyat dan Queen


mengeluarkan darah segar nya melalui hidung nya atau mimisan dan itu diketahui


Renata yang langsung berlari mendekati Queen.


Renata membersihkan darah yang terus mengalir dari hidung


Queen yang tidak bisa berhenti menetes itu, Renata pun langsung menelfon dokter


David, anggota Black Rose yang juga bekerja sebagai dokter pribadi yang


menangani Queen.


Feliha pun cepat cepat mengambil tissue baru untuk


membersihkan darah Queen dan meminta Samantha untuk mengambilkan es batu yang


dengan segera Samantha berlari secepat mungkin kea rah dapur untuk mengambil es

__ADS_1


batu sesuai permintaan Felisha.


Semua orang yang ada di sana sangat khawatir dengan keadaan


Queen yang tiba – tiba mimisan dan mereka sangat bingung sebenarnya Queen ini


sakit apa? Bukan nya kemarin dia bilang hanya kelelahan dan sekarang dirinya


mimisan yang tidak berhenti – henti.


Renata segera menidurkan Queen di sofa dan meminta mereka


menjaga Queen, Renata akan pergi ke kamar Queen untuk mengambil obat nya yang


selalu di bawa oleh Queen di dalam tas nya untuk berjaga – jaga kalau sewaktu –


waktu kejadian ini terjadi lagi.


Renata segera berlari ke arah lift untuk naik e lantai tiga


dan segera dengan keadaan yang tergesa – gesa menekan tombol supaya cepat


menekan angka tiga dimana dirinya dan Queen menempati salah satu kamar disana.


Kali ini Renata mengumpat, kenapa dirinya tinggal di rumah


sebesar ini yang susah baginya untuk mengambil secara emergency untuk Queen


seseorang yang sangat di sayangi nya seperti saudara, setelah sampai di kamar


dirinya segera mengambil obat Queen yang ada di laci meja nakas.


Renata mengambil nya dan segera turun dan di lantai bawah


setelah Renata sampai di samping Queen dengan nafas yang tersengal – sengal

__ADS_1


dirinya segera meminta semua nya untuk memberi nya sebuah ruang untuk berada di


sisi Queen.


Renata mengambil satu butir obat Queen dan meminumkan nya,


semua orang bingung obat apa yang telah di minumkan Renata kepada Queen hingga


setengah jam kemudian dokter David pun datang dan segera memeriksa keadaan


Queen yang telah terbaring lemas di atas sofa yang nyaman itu.


Semua orang memberi nya ruangan untuk dokter david memeriksa


Queen dengan hati berdebar dan harap – harap cemas, semoga saja Queen tidak apa


– apa dan tidak terjadi apapun terhadap Queen yang sangat mereka sayangi.


.


.


Apakah Queen akan terselamatkan ataukah sebalik nya? Apakah


dokter david akan memberitahukan keadaan Queen yang sebenarnya atau tidak dan


memberi kabar baik atau buruk?


Note :


Semua orang menginginkan suatu harapan, harapan dimana


mereka sealu di limpahi umur yang panjang, di limpahi kasih sayang dan rejeki


yang banyak. Akan tetapi, tidak semua keinginan kita tidak akan bisa sesuai hal

__ADS_1


yang kita mau


TBC


__ADS_2