
Setelah acara Barbeque selesai dan acara bebas juga sudah
selesai mereka semua memutuskan untuk melanjutkan acara dengan berkumpul saja di dalam ruang
keluarga, karena hari sudah semakin malam dan mereka semua sudah lelah juga.
Mereka berkumpul sambil menikmati camilan dan minuman yang
di siapkan oleh maid atau assistant rumah tangga di mansion tersebut, yang
mungkin jumlah nya banyak dikarenakan ada tugas masing – masing atau
mengerjakan ruangan mansion masing – masing dan berbeda – beda tugas nya.
Kebanyakan hanya berbincang dan bermain gadged nya, begitu
pula Queen yang merasakan sakit kepala nya yang amat dasyat dan Queen
mengeluarkan darah segar nya melalui hidung nya atau mimisan dan itu diketahui
Renata yang langsung berlari mendekati Queen.
Renata membersihkan darah yang terus mengalir dari hidung
Queen yang tidak bisa berhenti menetes itu, Renata pun langsung menelfon dokter
David, anggota Black Rose yang juga bekerja sebagai dokter pribadi yang
menangani Queen.
Feliha pun cepat cepat mengambil tissue baru untuk
membersihkan darah Queen dan meminta Samantha untuk mengambilkan es batu yang
dengan segera Samantha berlari secepat mungkin kea rah dapur untuk mengambil es
__ADS_1
batu sesuai permintaan Felisha.
Semua orang yang ada di sana sangat khawatir dengan keadaan
Queen yang tiba – tiba mimisan dan mereka sangat bingung sebenarnya Queen ini
sakit apa? Bukan nya kemarin dia bilang hanya kelelahan dan sekarang dirinya
mimisan yang tidak berhenti – henti.
Renata segera menidurkan Queen di sofa dan meminta mereka
menjaga Queen, Renata akan pergi ke kamar Queen untuk mengambil obat nya yang
selalu di bawa oleh Queen di dalam tas nya untuk berjaga – jaga kalau sewaktu –
waktu kejadian ini terjadi lagi.
Renata segera berlari ke arah lift untuk naik e lantai tiga
dan segera dengan keadaan yang tergesa – gesa menekan tombol supaya cepat
menekan angka tiga dimana dirinya dan Queen menempati salah satu kamar disana.
Kali ini Renata mengumpat, kenapa dirinya tinggal di rumah
sebesar ini yang susah baginya untuk mengambil secara emergency untuk Queen
seseorang yang sangat di sayangi nya seperti saudara, setelah sampai di kamar
dirinya segera mengambil obat Queen yang ada di laci meja nakas.
Renata mengambil nya dan segera turun dan di lantai bawah
setelah Renata sampai di samping Queen dengan nafas yang tersengal – sengal
__ADS_1
dirinya segera meminta semua nya untuk memberi nya sebuah ruang untuk berada di
sisi Queen.
Renata mengambil satu butir obat Queen dan meminumkan nya,
semua orang bingung obat apa yang telah di minumkan Renata kepada Queen hingga
setengah jam kemudian dokter David pun datang dan segera memeriksa keadaan
Queen yang telah terbaring lemas di atas sofa yang nyaman itu.
Semua orang memberi nya ruangan untuk dokter david memeriksa
Queen dengan hati berdebar dan harap – harap cemas, semoga saja Queen tidak apa
– apa dan tidak terjadi apapun terhadap Queen yang sangat mereka sayangi.
.
.
Apakah Queen akan terselamatkan ataukah sebalik nya? Apakah
dokter david akan memberitahukan keadaan Queen yang sebenarnya atau tidak dan
memberi kabar baik atau buruk?
Note :
Semua orang menginginkan suatu harapan, harapan dimana
mereka sealu di limpahi umur yang panjang, di limpahi kasih sayang dan rejeki
yang banyak. Akan tetapi, tidak semua keinginan kita tidak akan bisa sesuai hal
__ADS_1
yang kita mau
TBC