
Hal tersebut jelas membuat Queen geram, duo abang nya dan teman – teman nya menyadari ke geraman Queen.
Akhir nya memutuskan untuk membolos sekolah dan pergi dari sekolah yang di ikuti teman - teman nya dan menuju ke cafe milik Queen.
Setelah berada di cafe milik Queen semua pegawai yang mengetahui pemilik mereka datang segera menyapa dan menundukkan hormat kepala nya.
Teman – teman nya semua bingung kecuali Renata dan Felisha yang nota bene, tahu seluk beluk siapa Queen dan atas kepemilikan yang dimiliki oleh Queen.
Semua teman - teman nya memutuskan untuk menginterogerasi Queen kecuali Renata dan Felisha.
Queen yang mendapatkan pelototan tajam hanya mengedikan bahu nya acuh tak acuh.
Setelah duduk dan memesan makanan mereka bertanya “Kenapa mereka hormat pada kamu dek seakan – akan kamu adalah pemilik cafe ini?”tanya Vano dengan curiga.
“memang milik gue bang Vano”Queen tidak berbohong hanya saja dia tidak menjelaskan bahwa cafe ini adalah cabang milik BC Corporation.
“Lalu siapa kamu yang sebenarnya?” tanya Arga kepo.
__ADS_1
“aku Bianca Queenna Alexander bang Arga, adik dari Vano dan Varo Alexander” Arga hanya berdecih karena jawaban nya tak sesuai keinginan nya.
“Apakah kamu adikku yang hilang dan Princess nya abang yang di fitnah dengan cabe – cabe an rawit itu?” tanya Deril dan membuat twins, renata dan Felisha ter bahak - bahak.
“akhir nya lo sadar juga bang Deril Hernandez” jawab Queen dengan dengusan nya.
"Sampai kapan lo mau jawab perasaan gue Queen?” teman – teman nya langsung melotot menatap Fabian dengan horor.
Pasal nya kulkas berjalan selama ini yang mereka kenal sangat enggan berdekatan dengan seorang gadis mana pun dan sekarang sebuah kejutan.
“Dek apa yang akan lo lakuin sekarang, setelah Deril tahu bahwa lo adik kandung nya yang telah lama hilang” tanya Vano yang tak mengindahkan pertanyaan fabian.
“maafin aku bang Deril, aku nggak bisa pulang ke rumah Hernandez lagi. Selama sampah kecil itu masih bersinggasana di rumah.
Apalagi aku tahu minggu depan dia akan masuk sekolah AHS” jawab Queen dengan lesu.
Teman – teman nya hanya melongo tak percaya bahwa Queen tahu bahwa Amanda akan bersekolah di AHS.
__ADS_1
Sedangkan, Deril yang nota bene satu atap tak mengetahui tentang perihal tersebut.
Tanpa disangka – sangka Deril langsung memeluk Queen, “apa yang abang harus lakuin untuk ke kamu dek. Untuk menebus dosa – dosa abang dan keluarga abang untuk kamu”.
Semua yang menatap terharu melihat kerinduan seorang Deril kepada Queen.
Kerinduan seorang kakak kepada adik kesayangan nya.
“Tidak ada bang hanya cukup kamu bantuin aku membuat kebusukan Amanda terbongkar dan mengembalikan kepada habitat nya”.
Mereka menyusun sebuah rencana, yang ide nya dari Queen dan akan dilakukan setelah satu minggu Amanda masuk sekolah ke AHS.
Setelah hari makin sore mereka akhir nya memutuskan untuk pulang ke rumah masing – masing dan mereka berjanji akan berkumpul di rumah keluarga Alexander hari ini.
Sebelum pulang Queen dan Renata menyempatkan diri untuk ke markas untuk meminta Donny memilih beberapa anggota yang terlatih lebih tepat nya lima belas orang untuk di susup kan menjadi mata - mata ke dalam sekolah dan harus siap bersekolah besok bebarengan dengan Felisha.
Tbc
__ADS_1