
Di UKS Queen langsung mengambil air mineral gelas yang di sediakan oleh UKS dan meminum obat yang ada di saku nya.
Obat tersebut untuk penghilang rasa sakit dan menjaga stamina yang di miliki oleh Queen.
Setelah Queen meminum obat – nya Queen segera pergi ke brankar UKS dan tidur untuk menghilangkan rasa sakit kepala nya.
Queen juga harus menyiapkan diri nya untuk menghadapi pertanyaan – pertanyaan yang akan keluar dari keluarga nya nanti jika diri nya di tanya oleh mereka.
Diri nya merasa tidak nyaman karena telah merahasiakan penyakit nya dari keluarga – nya.
Diri nya hanya tidak mau orang – orang yang di kasihi – nya mengkhawatirkan diri nya.
Tanpa di ketahui oleh Queen, Bian dari tadi mengikuti ke mana saja Queen pergi.
Bian tahu bahwa ada yang tidak beres dengan Queen.
Bahkan, Bian juga melihat Queen yang mengeluarkan darah nya pada hidung nya.
Setelah memastikan Queen berada didalam UKS Bian memutuskan untuk kembali ke kantin dan membelikan bubur untuk Queen agar dapat di makan saat diri nya terbangun nanti.
Teman – teman Fabian dan Queen bingung melihat tingkah Queen dan tingkah Fabian yang mengikuti Queen tanpa kata.
Mereka juga bingung melihat Fabian kembali, tapi tak menghampiri mereka.
Mereka juga bingung melihat Bian kembali sendiri tanpa ada nya Queen.
__ADS_1
Bahkan pergi ke arah stand penjual makanan bubur dan membeli bubur serta teh hangat yang di bungkus rapi.
Teman – teman nya segera menghampiri Fabian.
Deril : apa yang terjadi Bi ?
Fabian : …. (hanya menggerakkan bahu nya)
Vano : Untuk siapa bubur nya?
Arga : Untuk gue ya?
Arga yang mau mengambil bubur di tangan Fabian langsung di tangkis oleh Deril.
Arga hanya mengaduhkan tangan yang tertangkis Deril, walaupun sebenar nya pukuluan tersebut pelan.
Fabian : Iya.
Felisha : Loh emang Queen sakit? Sakit apa? (cecar Felisha)
Fabian : Entah, tapi sewaktu gue ngikutin dia. Gue lihat dia mimisan
Semua yang tahu langsung terhenyak karena penuturan Fabian.
Mereka tidak sadar bahwa Queen mungkin selama ini menahan kesakitan nya sendiri.
__ADS_1
Renata dan Felisha langsung menangis dalam diam mereka.
Mereka berdua menganggap sahabat macam apa karena tak mengetahui hal penting apa yang telah terjadi pada sahabat mereka.
Lalu, akhir nya mereka semua bersama – sama mengikuti Fabian untuk melihat Queen ada di UKS.
Mereka juga akhir nya sadar bahwa mereka sudah terlalu lama berada di kantin.
Di saat mereka sudah masuk di UKS ternyata mereka tak melihat ada nya Queen.
Mereka bingung, tapi kebingungan mereka terjawab setelah HP Vano berbunyi dan orang yang mereka cari itulah yang menelfon Vano.
Setelah menerima telfon Vano memutuskan untuk me – loudspeaker hp nya, supaya teman – teman nya mendengarkan apa saja yang di katakan oleh Queen.
Queen : bang gue balik dulu, ada hal penting yang harus gue selesai - kan di suatu tempat, nanti gue balik nya agak sore an
Vano : Princess memang mau kemana?
Queen : Ketemu teman sebentar bang.
Renata : gue sama Feli nanti nginep di rumah lo ya Queen. Jadi, lo harus balik ke rumah.
Queen : iya, Rere ke sayangan – nya Queen. Ya udah gue matiin dulu ya.
Wah semua nya bingung dengan Queen. Semua mengkhawatirkan keadaan Queen.
__ADS_1
Tbc