
Queen berdehem sebentar lalu menatap abang twins nya Varo dan Vano serta menatap kakak kandung nya Deril.
Mereka bertiga Varo, Vano, dan Deril yang Akhir nya paham dengan rencana Queen segera mulai beraksi.
Pertama - tama Felisha mengajak Deril pergi dan berpamitan kepada teman - teman nya untuk ke toilet.
Tapi, yang Sebenar nya Felisha Sudah menginstruksikan anggota untuk mengamankan semua teman - teman nya yang ada di sekolah, guru, staff Dan kepala sekolah untuk melindungi diri di lantai dua karena akan ada nya bahaya yang menanti.
Lalu di susul dengan Renata dan Varo yang menggiring teman - teman nya dan mengajak para penjaga kantin yang ada di kantin untuk ke lantai dua dengan alasan mereka akan menunjukkan sesuatu peetunjukkan yang sangat menyenangkan.
Lalu yang di kantin tinggalah Arga, Vano, Bian, Queen, dan Gladys.
Sebenar nya Gladys agak curiga kenapa suasana kantin jadi aneh.
Tapi, tak di sangka Gladys juga masih ingin cari gara - gara kepada Queen.
Gladys sengaja menyenggol gelas yang disebelah tangan Queen.
Gelas tersebut berisi teh hangat yang masih terisi agak panas mengenai Queen.
__ADS_1
Tangan Queen yang putih bagaikan pualam tampak memerah.
Gladys yang tau tangan nya agak memerah tersenyum senang.
Sedangkan, Vano dan Arga hanya bisa menahan amarah.
Karena sesungguh nya mereka tau Queen takkan tinggal diam.
Berbeda dengan Bian hendak marah dan ingin membuat perhitungan kepada Gladys.
Kemarahan Bian di hentikan oleh Vano dan Arga, serta membisikkan sesuatu yang membuat Gladys ingin tau.
Lalu tanpa di sangka - sangka Queen menutup mata nya sebentar dan merubah bola mata nya yang awal nya biru menjadi merah darah.
Dengan senyuman smirk yang mengerikan, Queen dengan kekuatan yang tak di tahan - tahan akhir nya menjambak rambut Gladys dan menyeret nya ke lantai.
"Kenapa lo lukain Queen?" Ucap Alter Ego Queen.
Gladys kaget dengan perkataan Queen, kenapa seolah - olah bukan Queen yang berbicara.
__ADS_1
"Hahahaha... Lo tanya siapa gue?" tawa yang berat dan mengerikan dari Queen.
Dengan susah payah Gladys menganggukan kepala, karena sejujur nya Gladys mulai takut dengan aura yang di keluarkan oleh Queen.
"Kenalin gue Lexi dan lo tega - tega nya membuat orang yang gue sayang terluka" suara Lexi sang alter ego nampak mendominasi kantin. Tanpa di sangka - sangka Queen menarik tangan Gladys dengan keras, yang membuat tangan nya agak memerah.
Sedangkan, Arga dan Bian di tarik Vano ke lantai dua karena mendapat pesan dari Renata dan Felisha untuk keamanan mereka.
Mereka menceritakan bahwa Gladys anggota mafia dan baru di beritahukan ke mereka berdua tadi pagi saat sarapan pagi.
Di lain tempat anggota BR sudah berganti pakaian dan untuk pasukan inti menutup wajah mereka dengan topeng yang di desain khusus oleh Queen dan Renata.
Di saat sudah di lapangan yang di tonton banyak orang dari lantai 2 dan lantai 2 juga tiba - tiba tertutup oleh kaca bening tembus pandang dan anti peluru.
Renata dan Felisha muncul dengan seringaian jahat mereka dan tentu saja wajah mereka sudah tertutup topeng.
Queen pun berjalan mundur pelan - pelan ke belakang dan membiarkan ke dua teman - teman nya bermain - main terlebih dahulu.
Kira - kira kemana pergi nya Queen ya?
__ADS_1
Tbc