
Queen yang membaca pikiran Gladys langsung tersenyum miring.
"Kenapa lo takut? Hahahhaa (tawa mengerikan) ... Sabar dulu. Sebelum giliran lo untuk mati, bagaimana kita bunuh dan kita sayat sang ketua Black Bones yang sekaligus adalah temen ranjang lo nona Glasys" ucapan Queen membuat seisi kelas kaget.
Mereka tidak menyangka bahwa Gladys berdandan menor tapi bersikap manis adalah seorang ******.
Sama hal nya dengan para orang tua yang hadir di sekolah tersebut.
"Van, Mom, Dad and guys kok kayak nya suara Queen Devil itu mirip seseorang yang kita kenal ya" ucap Varo dengan wajah bingung nya.
"Mirip suara princess kita deh Var. Tapi, kan nggak mungkin incess kita seorang mafia sama anak kodok aja dia lompat" timpal Vano.
"Tapi, aneh juga incess kita nggak keliatan sama pacar kita berdua deh Var" balas Deril.
"Entahlah, gue juga bingung" jawab Varo.
Kedua orang tua nya yang mendengarkan malah kwatir dengan ucapan anak - anak nya.
Queen tau mereka bingung lalu segera melakukan hal yang sama kepada ketua Black Bones seperti yang dilakukan kepada tangan kanan Black Bones Andra dan meletakkan di kotak yang berbeda.
__ADS_1
"Untuk lo Gladys Herlambang, gue nggak akan membunuh lo seperti dua orang itu. Akan tetapi, gue punya hukuman yang pantas buat lo. Tapi, itu nanti dan untuk saat ini kamu harus aku simpan di ruang penyiksaan" setelah berkata seperti itu Queen segera menyuntikkan obat tidur kepada Gladys.
Setelah Gladys di rasa sudah tidak sadarkan diri, Queen memrintahkan membersihkan seluruh area sekolah sampai bersih dan membawa gladys di ruang penyiksaan seperti yang di janjikan nya.
Lalu Queen segera memberi kode kepada kedua sohib nya itu untuk mengikuti mereka ke ruang rahasia yang di masuki oleh Queen tadi.
Dua orang tersebut hanya terperangah dan segera masuk sebelum orang lain mengetahui.
Setelah itu mereka pergi ke kantin untuk makan dan lupa mengabari abang - abang nya beserta kawan - kawan nya.
Mereka juga ke kantin untuk menghilangkan jejak bahwa mereka adalah seorang mafia.
Karena kedua abang twins nya menjewer telinga Queen dan mencubit pipi gembul milik Queen yang halus.
Berbeda dengan Bian hanya menatap nya dengan dingin dan datar.
Karena Bian merasa curiga dan kesal terhadap Queen yang menghilang secara tiba - tiba.
Banyak hal yang ingin di tanya kan kepada Queen Pacar nya.
__ADS_1
Tapi, diri nya tak sanggup terlalu memberikan tekanan pertanyaan terhadap Queen.
Diri nya hanya mampu melihat Queen saat ini dengan tenang dan membuat Queen menjelaskan kenaoa dia menghilang tadi.
Diri nya sangat dan sangat meng khawatir kan keaadan nya dan keselamatan nya.
Diri nya sangat takut kehilangan Queen untuk ke dua kali nya setelah dulu diri nya dan Queen berpisah karena kesalah pahaman di keluarga Queen.
Kesalah pahaman tersebut membuat Queen terusir dari rumah dan diri nya kehilangan jejak Queen.
Meskipun diri nya sudah menggunakan jasa detektif dan mafia yang tersohor untuk mencari keberadaan Queen.
Hingga pada akhir nya sekarang mereka bertemu dan menjadi sepasang kekasih yang saling menyanyangi.
Kira - kira kenapa ya abang twins marah? Lalu apakah Queen dihukum?
Next episode ya...
Tbc
__ADS_1