
Di saat itulah Deril sadar bahwa dirinya sangat tidak bisa
kehilangan adik nya Queen lagi, dulu dia sudah pernah kehilangan sekali adik
nya karena kesalah pahaman dan dirinya pasti kali ini jika dirinya sampai
kehilangan adik nya kembali dirinya bisa menggila.
Baginya Queen adalah nyawa kedua nya setelah nyawa dirinya
sendiri, nafas Queen adalah nafas nya dan detak jantung Queen adalah sebagian
detak jantung milik Queen, semua nya membuat dia bingung di antara dua sisi,
yaitu dimana sekarang dirinya berada dan dirinya tak ingin kehilangan Queen.
Banyak sekali pikiran yang sangatberkecamuk di dalam pikiran
dan di dalam benak Deril, tapi semua itu sirna sewaktu Queen mengatakan ‘tidak
ada apa – apa bang jangan difikirkan’ kalimat itulah yang menjadi sebuah kekuatan
tersendiri bagi Deril dan membuat nya dirinya lebih nyaman dengan menatap
senyuman yang menghiasi wajah cantik milik Queen.
Queen : waktu nya dirimu kembali ke tempat seharusnya dirimu
berada bang, karena tempatmu
Deril : Bagaimana denganmu dek? Kamu ikut abang kan?
Quuen : (hanya
tersenyum samar) pergilah, ikuti arah sinar itu berada, di sanalah pintu pulang
terbuka karena semuanya menunggu mu dan
jangan khawatirkan diriku
Deril pun dengan terpaksa mengikuti permintaan Queen
walaupun hati nya sangat berat, dirinya sebenarnya tidak rela untuk
__ADS_1
meninggalkan Queen sendiri, dirinya sangat merindukan Queen apalagi tadi dirinya
melihat Queen yang antara bahagia dan murung tapi terlihat lebih sehat dengan
keadaan nya yang di bandingkan sebelumnya.
Deril berjalan perlahan kea rah sinar yang sangat terang
sesuai instruksi dari Queen yang sebenarnya dia sendiri ada dimana dan dia
sangat bingung sebenarnya bingung akan segala hal, tapi dirinya tetap patuh
dengan keinginan Queen yang sangat membingunkan baginya.
Berjalan perlahan – lahan dan semakin mendekat matanya
semakin silau untuk melihat apa yang terjadi dan dia sudah berada di rumah
sakit dan berada di ruang perawatan nya yang di sebelah nya ada Queen juga yang
masih dalam kondisi masih belum sadarkan dirinya.
Lalu dia berfikir lalu yang berbicara dengan nya tadi,
pembicaraan antara orang dewasa yaitu para orang tua nya.
Daddy Hernandez : kita harus bersabar sayang, meskipun kedua
anak kita dalam keadaan kritis seenggaknya mereka masih memiliki kesempatan
untuk kita bersama
Mommy Hernandez : aku tahu, tapi daddy tahu bahwa kita masih
memiliki dosa kepada kedua anak kita yang daddy tahu sendiri kan..
Daddy Hernandez : aku tahu, tapi kita bisa berbuat apa
selain menunggu dan berdoa
Mommy Alex : kita hanya bisa menyerahkan hasil nya pada sang
pencipta kak
__ADS_1
Ucapan mommy dari keluarga Alexander menyadarkan kedua orang
tua dari Hernandez, lalu tanpa di duga Deril pun menangis bahwa dia sadar
inilah yang di maksud oleh Queen tadi, hingga dirinya merasa ada yang menarik dan
roh nya tertarik kembali ke dalam tubuh nya dan itu membuat Deril memberikan
respon secara perlahan – lahan pada tubuh nya.
Note :
Ø Tidak ada orang yang dpt menyakitimu, kecuali
mereka yang benar2 kau peduli, atau mereka yang tidak benar-benar peduli padamu
Ø Terlalu berharap akan menyakitimu, namun itu
bukan alasan tuk menyesali diri. Ingat, sahabat selalu ada untukmu
Ø Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan tak kan pernah sia-sia,
kebaikan akan berbalas kebaikan
Ø Harapan itu seperti jalan di dalam hutan. Di sana tak pernah ada
jalan. Tapi jika banyak orang menjalaninya, jalan itu menjadi ada
Ø Miliki hati yang tak pernah membenci, senyuman yang tak pernah
menyakiti dan kasih sayang yang tak pernah berakhir
Ø Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu, bersiaplah tuk
masa depan, berikan yang terbaik untuk hari ini
Ø Maafkan diri sendiri, jangan menyesali kesalahan, maaf itu mengobati
hati dan mendamaikan diri
Ø Mereka yang terus hidup penuh dengan kekerasan hati akan membawa
kedalam kehidupan yang tidak mensejahterakan
__ADS_1
Tbc